Tubuh pria kantoran sukses tampaknya lebih bernilai tinggi. Batuk-batuk masuk mobil mewah, duduk di kursi besar berkeringat deras—ini adalah ironi paling menyedihkan di dunia, dan merupakan hal yang paling dihindari oleh banyak pria kantoran. Mari dengarkan beberapa saran ahli tentang "Ilmu Perawatan Tubuh bagi Pria Kantoran": Membangun "Sindrom Petarung Akhir Pekan": "Perbedaan utama antara pria dan wanita terletak pada kecenderungan pria untuk menjalin persahabatan melalui olahraga bersama teman-teman." Setelah pekerjaan keras sepanjang minggu, baik pertandingan basket yang seru maupun golf yang lebih santai, dapat memberi relaksasi bagi segala bagian tubuh. Oleh karena itu, lakukan peregangan secara rutin; kendalikan berat badan secara ketat; ikuti kelas olahraga aerobik yang sesuai; lakukan latihan kekuatan yang efektif setiap akhir pekan. Membuat sendi lebih fleksibel: "Kebanyakan pria memiliki sendi yang kurang fleksibel." Rasa tegang sering muncul di daerah pinggul dan otot betis, yang justru menyebabkan turunnya panggul dan menyebabkan nyeri punggung. Cara mengurangi gejala ini adalah: berbaring telentang di lantai, genggam lutut kiri dengan kedua tangan, tarik lutut perlahan ke arah tubuh, tahan selama sekitar 10 detik, lalu ulangi untuk lutut kanan. Mulai dari sekali sehari, kemudian tingkatkan menjadi 2–3 kali sehari. Belajar cara mengangkat barang dengan benar: Ini tampaknya topik sepele. "Kebanyakan orang hanya membungkuk, mengambil barang, lalu langsung bangkit." Ini sangat salah karena menimbulkan tekanan berlebihan pada punggung, mudah menyebabkan nyeri tajam dan ketidaknyamanan kronis. Cara yang benar adalah membungkuk sepenuhnya, ambil barang, lalu angkat perlahan. Kurangi "perut bir" Anda: Perut yang menonjol ke depan tidak lagi terlihat gagah, malah membuat pusat gravitasi bergeser ke depan, menambah beban otot punggung, menyebabkan otot kram. Naik tangga, berenang, berjalan kaki, dan berpaga dapat membantu mengontrol dan mengurangi lingkar pinggang, sehingga pusat gravitasi kembali ke posisi normal.
|