Apakah Anda merasa sibuk sejak pagi hari, sampai kepala pusing dan lesu? Apakah Anda mudah marah terhadap rekan kerja? Mungkin Anda perlu melakukan olahraga sejenak di tengah kesibukan. Menurut laporan situs MSNBC Amerika Serikat, peneliti Inggris menemukan bahwa olahraga saat bekerja tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengurangi stres kerja. Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Jim McKenna dari Departemen Olahraga dan Kesehatan di Universitas Leeds. Peneliti memilih 200 karyawan dari sebuah universitas, perusahaan komputer, dan perusahaan asuransi jiwa, yang boleh memilih untuk berolahraga atau tidak selama waktu istirahat, lalu mengisi kuesioner untuk meneliti hubungan antara olahraga dengan performa kerja dan suasana hati. Hasilnya, 60% responden mengatakan bahwa jika mereka berolahraga di waktu istirahat suatu hari, kemampuan manajemen waktu, kecerdasan, dan kemampuan menyelesaikan tugas tepat waktu meningkat, serta efisiensi kerja keseluruhan meningkat 15%. Temuan ini baru-baru ini disampaikan dalam pertemuan American College of Sports Medicine. Manfaat olahraga terhadap produktivitas tidak bergantung pada intensitas atau durasi olahraga. Selama penelitian, peserta bebas memilih olahraga favorit mereka, sebagian besar memilih olahraga 30–60 menit setelah makan siang, baik yoga, olahraga aerobik, latihan kekuatan, maupun basket, semuanya memberikan efek yang sama. Peserta juga memberi skor suasana hati di pagi dan sore hari. Seperti yang diperkirakan Profesor McKenna, olahraga dapat memperbaiki suasana hati. Dalam diskusi kelompok, banyak peserta mengatakan olahraga membantu mereka menghadapi tantangan dan tekanan kerja dengan lebih baik. "Setelah olahraga, sikap terhadap diri sendiri dan pekerjaan menjadi lebih sabar, lebih jarang marah, dan lebih sedikit berseru kepada rekan kerja atau melempar telepon." Setelah olahraga, juga lebih jarang muncul gejala "kelelahan siang hari". Selain itu, orang-orang yang berolahraga di waktu istirahat merasa lebih puas dengan pekerjaan mereka saat pulang ke rumah. Para ahli kesehatan publik menekankan bahwa mengintegrasikan olahraga ke dalam rutinitas kerja sangat bermanfaat bagi kesehatan. Gerakan singkat, bahkan hanya berjalan cepat beberapa menit di siang hari atau naik tangga alih-alih naik lift, sudah memberikan manfaat. McKenna berharap temuannya bisa mendorong perusahaan menyediakan kesempatan olahraga bagi karyawan, seperti mengundang pelatih yoga untuk mengajar di ruang rapat atau membangun fasilitas gym lengkap. "Hal ini tidak hanya meningkatkan semangat karyawan, tetapi juga mengurangi kerugian akibat cuti sakit."
|