Pada musim gugur, cuaca menjadi lebih dingin, merupakan masa mudah terkena flu. Jumlah pasien yang datang ke Rumah Sakit Persahabatan Beijing untuk konsultasi akibat flu meningkat. Ahli dari Departemen Pernapasan Rumah Sakit Persahabatan menekankan bahwa karena perbedaan suhu antara pagi dan malam cukup besar, indeks flu tinggi, maka penting untuk menyesuaikan pakaian, serta menerapkan metode pencegahan flu yang efektif. Biasanya, di rongga hidung dan mulut kita terdapat berbagai jenis bakteri seperti staphylococcus, streptococcus, namun karena tubuh memiliki ketahanan tertentu, bakteri ini tidak bisa menyebabkan kerusakan. Namun saat terkena dingin, daya tahan tubuh menurun drastis, sehingga bakteri tersebut dapat masuk dan menyerang tubuh, menyebabkan penyakit. Flu umumnya dibagi menjadi dua jenis: satu adalah flu biasa, juga dikenal sebagai "sakit kepala"; yang lainnya adalah influenza, penyebabnya selain karena serangan dingin, juga karena virus tertentu atau beberapa jenis virus. Virus utama menyerang lendok saluran pernapasan, menyebabkan inflamasi, sehingga muncul berbagai gejala. Banyak orang tidak terlalu memperhatikan flu, padahal flu sangat berdampak pada kesehatan manusia. Satu kali flu dapat sangat melemahkan daya tahan tubuh, membuat mudah terinfeksi penyakit lain. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari perlu memperhatikan hal-hal berikut: Pertama, metode mencuci muka dengan air dingin dan mandi kaki dengan air hangat. Setiap pagi dan malam, terbiasa mencuci muka dengan air dingin dan mandi kaki dengan air hangat, yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, “menghalau flu di luar kulit” adalah prinsip dasarnya. Kedua, olahraga fisik. Di musim gugur dan musim dingin, lakukan jalan-jalan di luar ruangan, bermain bola, berolahraga, latihan kungfu, atau belajar pedang, agar daya tahan tubuh terhadap dingin meningkat dan mencegah terjadinya flu. Ketiga, minum teh jahe. Rebus jahe dan gula merah secukupnya menjadi air minum, dapat mencegah flu secara efektif. Keempat, terapi makanan. Prinsip diet musim gugur harus sesuai, dalam tradisi TCM dikatakan bahwa kelima rasa memiliki fungsi berbeda dan berkaitan erat dengan lima organ vital, ada istilah “kelima rasa kembali ke lima organ”. Perubahan musim memengaruhi perubahan fisiologis dan patologis tubuh, oleh karena itu, penyesuaian makanan berdasarkan kondisi, individu, lingkungan, dan waktu adalah kunci untuk menjaga pola makan ilmiah. Direktur Departemen Gizi Rumah Sakit Persahabatan, Dr. Hong, menyarankan bahwa karena cuaca musim gugur kering, pada akhir musim gugur hingga awal musim dingin dapat mengonsumsi secara tepat produk seperti jamu putih (tremella), wijen, madu, gula pasir es, pir, untuk melembabkan dan menghilangkan kekeringan. Orang tua dengan lambung dan usus lemah disarankan makan makanan hangat, lunak, dan matang. Ia khusus memberikan resep sederhana yang aman bagi lansia dan bayi untuk mencegah dan mengobati flu ringan: satu sendok makan nasi glutinous direbus menjadi bubur, tujuh akar bawang putih, tujuh irisan jahe, didihkan hingga matang, kemudian dicampur dengan setengah botol cuka, untuk mencegah flu ringan dan menjaga kesehatan.
|