“Kamu datang untuk apa?” “Asam urat!” “Asam urat? Itu karena kamu makan tidak ilmiah, jadi kamu terkena asam urat!” “...Lalu saya harus bagaimana?” “Kamu harus makan lebih sedikit… makan lebih banyak…” Ini adalah percakapan yang saya dengar di ruang tunggu klinik internal. Apakah asam urat benar-benar disebabkan oleh “makan terlalu enak”? Ringkasan Asam Urat: Sejak manusia muncul di bumi, asam urat sudah ada. Sekitar tahun 1270-an, para dokter Eropa mulai menggunakan kata "asam urat", dalam bahasa Inggris disebut gout. Artinya adalah "pengendapan" atau "akumulasi". Saat itu, penyakit asam urat belum diketahui secara jelas. Dianggap bahwa suatu racun tertentu mengendap di sendi dan jaringan subkutan, menyebabkan artritis dan penyakit asam urat. Asam urat seperti namanya, seolah-olah hanya perlu angin berhembus saja sudah terasa sakit; tetapi dari sudut pandang lain, penyakit ini datang cepat dan pergi cepat, sehingga disebut asam urat. Karena banyak tokoh sejarah terkenal dari Barat seperti raja dan panglima perang menderita asam urat, maka asam urat juga disebut "penyakit kemewahan", nama lainnya adalah "penyakit bangsawan". Saat asam urat muncul, rasa sakitnya menyerang sendi anggota tubuh, seperti gigitan harimau, sehingga dinamai "Baihu Lijie Feng" (Angin Sendi Harimau Putih). Dengan gaya hidup modern yang menekankan makanan lezat dan mencari makanan enak, asam urat kini bukan lagi hak eksklusif para bangsawan, bahkan penduduk biasa pun bisa terkena asam urat. Asam urat disebabkan oleh gangguan metabolisme purin akibat faktor genetik atau akuisisi, menyebabkan peningkatan asam urat dalam darah. Ini adalah kumpulan penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin jangka panjang dan peningkatan asam urat dalam darah. Karakteristik klinis meliputi hiperurisemia, serangan arthritis asam urat berulang, jika tidak diobati, proses penyakit berlangsung lama, progresif, disertai komplikasi seperti hipertensi, hiperlipidemia, penyakit jantung koroner, diabetes melitus, batu ginjal. Jika terjadi kerusakan ginjal akibat asam urat, bisa muncul nitrogenemia yang jelas, berkembang menjadi gagal ginjal dan uremia. Jika terjadi batu saluran kemih, risiko aterosklerosis dan penyakit jantung koroner meningkat, mengancam nyawa penderita asam urat, sehingga asam urat adalah penyakit sistemik yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin. Karena apa asam urat muncul? Asam urat umumnya muncul di tengah malam. Alasannya: siang hari aktivitas besar, cairan menumpuk di rongga sendi, malam hari cairan dalam rongga sendi diserap kembali; penyerapan air lebih cepat daripada asam urat, sehingga konsentrasi asam urat di sendi meningkat, menyebabkan serangan. Produksi asam urat Asam urat adalah limbah hasil metabolisme tubuh kita, purin adalah bahan awalnya. Purin dibagi menjadi: Endogen: karbon dari karbohidrat tiga nutrisi utama menyediakan, purin menyediakan nitrogen, sintesis sendiri; degradasi sel. Ekogen: berasal dari protein nukleat dalam makanan, dapat dibedakan menjadi sumber nabati dan hewani. Klasifikasi Makanan untuk Asam Urat Kategori pertama: fase akut, 0–25 mg purin/100g. Susu, telur, sayuran, buah-buahan, biji-bijian, umbi-umbian, teripang, kulit cumi-cumi. Kategori kedua: cocok bagi mereka yang pernah mengalami serangan akut, 25–150 mg purin/100g. Dada ayam, ikan, tahu, beberapa sayuran dan buah-buahan, daging sapi tanpa lemak. Kategori ketiga: cocok bagi mereka yang belum pernah mengalami serangan, hati, usus, ikan mackerel, ikan belida, kacang berkecambah, kaldu kental, ragi, bubuk ayam. Perkenalan tiga resep panganan sederhana dan efektif Sup Jobi dan Kurma: Ambil 50 gram jobi, 5 buah kurma, rebus menjadi sup, minum air rebusannya dan makan jobi serta kurma. Membantu meredakan nyeri sendi. Minuman Jagung: Ambil 100 gram jagung atau batang, akar, daun jagung, rebus menjadi minuman teh, minum secara rutin membantu mengeluarkan asam urat. Salad Walnut: 250 gram daging walnut, 100 gram akar talas. Rendam daging walnut dalam air matang yang mengandung garam 10 gram selama 5 menit, lalu keluarkan, masukkan ke microwave selama 3 menit, lalu haluskan dengan penggiling, campurkan dengan bubuk akar talas yang sudah dipanggang, ambil 30 gram setiap kali, minum dengan air panas. Konsumsi rutin membantu memperkuat tubuh dan mengatur metabolisme. Perhatian tentang kandungan purin dalam makanan bagi penderita asam urat Serangan asam urat sering terkait dengan makan berlebihan. Karena makanan lezat biasanya mengandung purin tinggi, purin tinggi akhirnya terurai menjadi asam urat tinggi dalam darah. Oleh karena itu, menyesuaikan komposisi makanan adalah langkah penting dalam mencegah serangan asam urat. Penderita asam urat harus menghindari makanan purin sedang, dan tidak boleh makan makanan purin tinggi. Hal ini dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah, mencegah pembentukan kristal asam urat, sehingga jaringan sendi terhindar dari kerusakan. Secara umum, makanan dibagi menjadi tiga kategori: purin tinggi, purin sedang, dan purin rendah. Makanan dengan kandungan purin kurang dari 50 mg per 100 gram: biji-bijian: beras, gandum, millet, jagung, kentang, ubi jalar, mie, spaghetti; telur: telur ayam, telur bebek, telur balado; susu: susu, keju, es krim; minuman: soda, cokelat, kakao, kopi, susu kedelai, jus buah, teh, madu, jelly; serta berbagai buah-buahan, sayuran, dan lemak. Makanan dengan kandungan purin 50–150 mg per 100 gram: daging: ayam, babi, sapi, domba, ikan, udang, kepiting; kacang-kacangan: kedelai hitam, kacang hijau, kacang merah, kacang polong, kacang buncis, tahu, tofu, jamur kancing, jamur tiram, kacang mete, wijen. Makanan dengan kandungan purin 150–500 mg per 100 gram: Daun kacang panjang, kacang hijau muda, asparagus, brokoli, rumput laut, jamur shiitake, ikan hiu, ikan hiu, ikan kod, ikan belida, organ hewan, kerang, kerang kering, ikan sarden, kerang, tiram, ikan kembung, kaldu ayam, kaldu daging, dll. Makanan dengan kandungan purin lebih dari 500 mg per 100 gram: ikan kering kecil, kulit ikan hiu, ragi, dll. Apakah makan tiga kali sehari atau makan lebih sering lebih baik bagi penderita asam urat? Sejak manusia mulai meneliti asam urat, para ilmuwan terus berusaha mencari frekuensi makan ideal—mengganti makan tiga kali sehari yang cukup dan penuh dengan makanan ringan dan sering. Metode ini memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan produksi dan kenaikan asam urat dalam darah secara signifikan, mengurangi kebutuhan obat penurun asam urat harian, serta menurunkan kadar kolesterol darah. Manfaat ini mungkin disebabkan oleh penyerapan lambung yang lambat dan terus-menerus terhadap makanan, sehingga mempersingkat waktu tubuh dalam keadaan "perut kosong" yang memengaruhi metabolisme dan regulasi asam urat. Di samping itu, meningkatkan frekuensi makan harian dan mengurangi jumlah makanan per kali juga dapat mengurangi rasa lapar, sehingga mengurangi total asupan kalori harian. Kini telah dilakukan penelitian tentang makan 6 kali atau bahkan 8 kali sehari. Selain itu, bisa juga mengonsumsi obat asam urat seperti allopurinol, yang dapat memperlambat penyerapan makanan, mencapai efek yang sama seperti makan sedikit tapi sering. Namun, perlu dicatat bahwa meningkatkan frekuensi makan tidak cocok untuk semua orang. Jika Anda bisa mengontrol asam urat dengan baik dan berat badan sudah sesuai, tidak perlu menggunakan metode yang rumit ini. Kembali mengingatkan: 1. Hindari makan berlebihan; 2. Minum obat sesuai jadwal; 3. Lakukan olahraga yang sesuai; 4. Kunjungi dokter secara rutin; 5. Menurunkan berat badan melalui olahraga adalah prioritas utama! Catatan Penting untuk Diet Asam Urat 1. Saat memasak, hindari minyak berlebih, gunakan metode seperti kukus, rebus, rendam, atau acar. 2. Kurangi konsumsi makanan tinggi lemak. 3. Minum cukup air. 4. Hindari alkohol. Sup Penguat: Bungkus Teh untuk Artritis Rematik Bahan: 20 gram akar angelica, 15 gram radix rehmanniae, 20 gram akar peony, 15 gram akar ligusticum, 15 gram ramuan sanghuang, 20 gram akar wind vine, 20 gram akar wide tendon, 20 gram akar stone vine, 10 gram akar dodder, 20 gram ramuan taxillus, 15 gram astragalus, 15 gram herba wulingxian. Cara membuat: 1. Siapkan periuk tanah untuk rebusan obat; 2. Cuci bersih bahan obat; 3. Semua bahan tambahkan air 5 mangkuk, rebus perlahan hingga tersisa 1 mangkuk; 4. Minum setelah makan, 3 kali seminggu. Keterangan fungsi: Meningkatkan peredaran darah, menguatkan darah, menghilangkan angin dan lembab, melancarkan otot dan saraf, mengurangi peradangan dan nyeri. Indikasi: Artritis rematik, artritis migrasi, kelumpuhan anggota tubuh. Khasiat bahan: Akarkar, radix rehmanniae, akar peony, dan astragalus semuanya adalah bahan yang menguatkan darah dan meredakan stagnasi; ramuan sanghuang, akar wind vine, akar wide tendon, akar stone vine adalah bahan yang menguatkan darah, menghilangkan angin, melancarkan otot dan saraf; akar dodder, ramuan taxillus, herba wulingxian adalah bahan yang menghilangkan angin dan lembab, mengurangi nyeri sendi. (Jumlah ini untuk satu orang dewasa.)
|