Latihan Tiga Menit adalah metode olahraga kesehatan bagi orang dewasa yang didasarkan pada teori kedokteran relatif. Latihan Tiga Menit Pertama: Bernapas Diafragma 3 Menit Setiap Hari. Berbaring telentang, buka ikat pinggang, rilekskan seluruh tubuh, lalu tarik napas dalam-dalam, secara sadar membuat perut mengembung, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan. Setiap napas harus dalam dan lambat, semakin lama waktu tiap napas semakin baik. Latihan ini membantu mencerna makanan dan menghilangkan dahak, serta membantu tidur jika dilakukan sebelum tidur. Latihan Tiga Menit Kedua: Gerakan Kepala Rendah, yaitu setelah bangun tidur atau sebelum tidur, lakukan "Tangan Menyentuh Kaki untuk Menstabilkan Pinggang dan Ginjal": berdiri, tekuk badan ke depan dan menunduk, tangan sebisa mungkin menyentuh tanah, satu kali per detik, 60 kali dalam satu menit. Awalnya bisa dilakukan beberapa kali, dari sedikit ke banyak, dari dangkal ke dalam, akhirnya mencapai posisi telapak tangan menyentuh tanah. Gerakan ini secara bertahap meningkatkan ketahanan pembuluh darah otak, dapat mencegah stroke. Namun bagi mereka yang mengalami aterosklerosis atau penyakit jantung, harus berhati-hati saat melakukan gerakan ini untuk mencegah kecelakaan. Latihan Tiga Menit Ketiga: Mandi Air Dingin Setiap Hari. Mandi air dingin, pertama-tama harus mengatasi rasa takut angin dan dingin, awalnya bisa melakukan "mandi kering", yaitu menggosok tubuh dengan handuk kering, dari lengan, kaki ke dada, perut hingga seluruh tubuh, secara bertahap. Mandi air dingin adalah "latihan pembuluh darah" secara menyeluruh, sangat bermanfaat bagi sirkulasi mikro kulit, dapat mempercepat sirkulasi darah seluruh tubuh, mencegah penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.
|