Spesialis kesehatan menyarankan bahwa memberi tekanan pada organ pencernaan adalah cara efektif untuk melepaskan tubuh dan memperkuat detoksifikasi. Apa artinya memberi tekanan pada organ pencernaan? Secara sederhana, ini berarti memberi beban pada usus dan lambung melalui pijat perut dan pernapasan perut, sehingga tubuh secara pasif mengeluarkan racun yang menyebabkan penuaan dan penyakit. Pijat Perut Pijat perut telah dikenal sejak zaman kuno sebagai metode perawatan kesehatan, dan hingga kini masih digunakan dengan istilah tradisional seperti "Mo Fu" ("Pijat Perut") atau "Mo Shengmen" ("Pijat Titik Kelahiran"). Pijat perut dapat memperbaiki fungsi lima organ dalam, terutama usus dan lambung, serta menyeimbangkan sirkulasi darah dan qi tubuh. · Waktu terbaik: saat berjalan santai atau setelah tidur malam · Teknik utama: 1. Letakkan satu telapak tangan dengan telapak tangan menempel di pusar, tangan lainnya di atasnya, lalu secara perlahan dan berputar menggeser dari pusar ke seluruh perut secara searah jarum jam, sekitar 100 kali, lalu kembali ke pusar, lakukan lagi 100 kali. Kemudian ganti tangan, lakukan secara berlawanan arah jarum jam dengan cara yang sama, sekitar 100 kali. Dengan konsistensi harian, Anda akan segera merasakan perbaikan pada buang air besar dan buang air kecil. 2. Atur kekuatan, teknik harus ringan, lembut, dan seragam, namun tetap memiliki daya tembus yang cukup. Hindari menekan terlalu keras karena dapat merusak organ dalam. · Catatan penting: Untuk hasil maksimal, lakukan pijat perut setelah buang air kecil, saat perut tidak terlalu lapar maupun kenyang. Napas Perut Orang biasa menggunakan pernapasan dada, yang memiliki kekurangan utama tidak dapat menghirup udara segar secara optimal, hanya pernapasan dangkal yang hanya memanfaatkan 1/3 paru-paru, sedangkan 2/3 paru-paru lainnya terus terisi udara lama yang kotor dan tidak bermanfaat bagi tubuh. Napas perut adalah kebalikan dari pernapasan dada yang biasa digunakan, yang dapat memanfaatkan seluruh paru-paru. Selain mempercepat sirkulasi darah dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah, pernapasan perut juga membantu menghilangkan produk metabolisme tubuh. Selain itu, kontraksi dan relaksasi otot perut berfungsi seperti pijatan alami, yang membantu mempercepat gerakan lambung dan usus, memperbaiki fungsi pencernaan, mencegah sembelit kronis, serta membersihkan lingkungan dalam tubuh. · Waktu terbaik: sebelum tidur · Teknik utama: Untuk menguasai teknik napas perut yang benar, tarik napas dalam-dalam, isi perut dan paru-paru sekuat mungkin, tapi jangan berhenti, terus tarik napas hingga perut tidak bisa menampung lagi, tahan napas sekitar 4 detik, lalu hembuskan napas perlahan-lahan selama minimal 8 detik. · Catatan penting: 1. Hasil terbaik dicapai saat berbaring di tempat tidur. 2. Saat melakukan, fokuskan perhatian pada pernapasan. 3. Hembuskan napas secara perlahan, panjang, dan tidak terputus. (Reporter Xinhua: Liang Yu)
|