Depresi adalah gangguan mental yang umum, insiden pada wanita dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada pria, dan penderita sangat menderita. Berikut ini disajikan empat terapi mandiri: Terapi Olahraga Mengolahraga dapat memberi perasaan ringan dan kontrol diri, bermanfaat mengatasi perasaan kesepian yang umum dialami penderita depresi. Namun olahraga harus dilakukan dengan intensitas, durasi, dan frekuensi tertentu agar efeknya maksimal. Sebagai contoh, latihan senam kebugaran yang mencakup berlari, melompat tali, dansa kebugaran, minimal dilakukan 3 kali seminggu, masing-masing sesi 15–20 menit. Berjalan kaki juga dapat memberi efek yang sama seperti berlari; para ahli merekomendasikan setiap hari berjalan 1500 meter, dan usahakan selesai dalam waktu 15 menit. Kemudian secara bertahap tingkatkan jarak hingga mencapai 4500 meter dalam waktu 45 menit. Saat mulai olahraga, harus mendapat izin dokter. Terapi Gizi Banyak dokter meyakini bahwa vitamin dan asam amino dalam makanan memiliki pengaruh penting terhadap kesehatan mental manusia. Beberapa ahli berpendapat bahwa defisiensi zat gizi tunggal pada penderita kecemasan bisa menyebabkan depresi, sehingga mereka menyarankan agar orang banyak mengonsumsi makanan kaya vitamin B, seperti biji-bijian utuh dan ikan. Mereka juga menyarankan pasien mengonsumsi dosis tertentu vitamin B kompleks. Menurut mereka, vitamin-vitamin ini merupakan jenis vitamin yang sering kurang dikonsumsi. Terapi Mental Penderita depresi biasanya melihat dunia dan dirinya sendiri dengan kacamata hitam. Untuk mengubah pandangan salah ini, pusat medis jiwa Los Angeles, Gary Emmer, mengusulkan metode "Tiga A", yaitu sadar, jawab, aksi. Karena ketiga kata tersebut dimulai dengan huruf A, maka dinamai demikian. Sadar: Pertama, akui bahwa Anda sedang mengalami gangguan mental depresi; kedua, perhatikan perubahan emosi, perubahan perilaku dan gerak tubuh, perbedaan persepsi dan reaksi fisik. Jawab: Latih diri untuk mengidentifikasi dan mencatat setiap kesalahan saat muncul. Tuliskan gagasan salah Anda, kemudian tulis jawaban yang lebih realistis. Tujuannya adalah menguji gagasan Anda dalam praktik. Setelah selesai, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah ini benar?" Lalu tanyakan: "Bagaimana jika dilihat dari sudut pandang lain?" Aksi: Jika merasa tidak diperhatikan, ubah cara Anda; jika tidak nyaman dalam pekerjaan, ikuti kursus untuk meningkatkan keterampilan teknis, atau cari pekerjaan baru. Jadwalkan lebih banyak aktivitas agar kehidupan Anda lebih teratur. Terapi Sosial Studi menunjukkan bahwa orang yang pandai bersosialisasi jauh lebih bahagia dibandingkan yang suka menyendiri. Sebuah lembaga penelitian kesehatan mental di Amerika baru-baru ini meluncurkan kampanye dengan slogan "Teman adalah Obat". Mereka percaya dukungan sosial bahkan bisa memperpanjang usia hidup.
|