Orang kuno menganggap bahwa perbaikan diri dan perawatan kesehatan saling terkait, menyatu dalam satu kesatuan, dan banyak pandangan bermanfaat yang layak ditiru. Pertama, "Bicara Tiga", yaitu "Tiga Larangan". Konfusius berkata: "Pada masa muda, darah dan energi belum stabil, larang dalam hal nafsu seksual; pada masa dewasa, darah dan energi sedang kuat, larang dalam hal pertikaian; pada masa tua, darah dan energi sudah lemah, larang dalam hal keinginan mendapatkan." Di antara ini, gagasan "larang keinginan pada usia tua" sangat layak dipikirkan oleh orang tua. "Keinginan" berarti "mendapatkan, memiliki" keuntungan. Orang tua yang telah melalui berbagai pengalaman, paham bahwa "tidak bawa apa-apa saat lahir, tidak bawa apa-apa saat mati, kehidupan hanyalah proses", lebih harus menghargai kesehatan. Kedua, "Kata Empat". Yang pertama adalah metode olahraga kuno yang diciptakan oleh dokter Tiongkok kuno, yaitu meniru gerakan empat hewan: harimau, rusa, beruang, monyet, untuk memperkuat tubuh. Ini adalah metode olahraga primitif dari zaman kuno, awal dari perkembangan seni bela diri dan senam modern. Hua Tuo berkata: "Bila tubuh bergerak, energi makanan tercerna, aliran darah lancar, penyakit tidak muncul, seperti poros yang tidak rusak." Ia menempatkan olahraga di urutan pertama dalam perawatan kesehatan. Yang kedua adalah konsep "Empat Kerusakan" dalam kedokteran Tiongkok, yaitu "kerusakan hati karena kelelahan mental, kerusakan limpa karena makan berlebihan, kerusakan paru karena kelelahan energi, kerusakan ginjal karena kelelahan vitalitas". Ini menasihati orang untuk menjaga "keselarasan" dalam kehidupan kerja, memiliki ritme dan keseimbangan. Selain itu, struktur makanan harus ilmiah dan seimbang, perlu istirahat yang cukup, agar dapat mencapai tujuan perbaikan diri, kesehatan, dan panjang umur.
|