Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan TCM / Menjaga Keseimbangan Hubungan Seksual untuk Memperpanjang UmurSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Menjaga Keseimbangan Hubungan Seksual untuk Memperpanjang Umur

Menjaga Keseimbangan Hubungan Seksual untuk Memperpanjang Umur
Orang kuno berkata: "Hubungan seksual dapat menciptakan kehidupan, tetapi juga dapat membunuh. Seperti air dan api, jika diketahui cara menggunakannya, maka bisa menjaga kesehatan; jika tidak, akan langsung menyebabkan kematian." Artinya, hubungan seksual tidak boleh dilarang sama sekali, namun juga tidak boleh berlebihan. Mengendalikan hasrat seksual demi memperpanjang umur merupakan ciri khas utama dari ilmu pengobatan tradisional Tiongkok. Mengendalikan hasrat tidak hanya dapat melindungi sperma, tetapi juga menjaga jiwa, sehingga bermanfaat bagi kesehatan dan panjang umur. Para ahli medis dan praktisi perawatan kesehatan di berbagai era sejarah Tiongkok memiliki banyak teori dan metode spesifik dalam hal ini, yang hingga kini masih memiliki nilai praktis yang tinggi.
Mengendalikan Hasrat dengan Cara yang Benar
Dalam kedokteran Tiongkok, cairan esensi (jing), energi (qi), dan jiwa (shen) adalah zat dasar pembentuk tubuh manusia, serta dasar materi yang menopang aktivitas kehidupan. Mengendalikan hasrat adalah bagian penting dari menjaga esensi dan memperkuat tubuh. Dalam *Lei Jing·Volume Satu* disebutkan: "Orang yang pandai merawat diri pasti harus menjaga esensinya. Jika esensi penuh, maka energi akan kuat; jika energi kuat, maka jiwa akan utuh; jika jiwa utuh, tubuh akan sehat; jika tubuh sehat, penyakit akan sedikit; jika jiwa dan energi kuat, bahkan saat tua pun akan semakin kuat, semua ini berawal dari esensi." Hal ini menunjukkan bahwa esensi adalah dasar tubuh manusia dalam melawan penyakit dan mencapai panjang umur. Oleh karena itu, orang yang merawat diri harus mengendalikan hasratnya. Mengendalikan hasrat tidak hanya dapat melindungi esensi, tetapi juga menjaga jiwa, membuat jiwa menjadi segar, sehingga bermanfaat bagi kesehatan dan panjang umur.
Kunci mengendalikan hasrat terletak pada hati yang tenang dan pikiran yang sederhana, agar tidak muncul pikiran jahat secara sembarangan, yaitu "keinginan dan hasrat tidak dapat merusak mata, dan pikiran sesat tidak dapat membingungkan hati." Kedokteran Tiongkok percaya bahwa hati adalah pemimpin tubuh, sumber jiwa dan kecerdasan, memiliki kemampuan menyimpan jiwa, menerima dan memproses berbagai hal. Hati yang tenang berarti seluruh tubuh tenang; hati yang bergerak berarti lima organ dalam dan enam organ kosong bergoyang. Jika hati tergoda, api hasrat akan membara dalam tubuh; jika hubungan seksual berlebihan, esensi Yin akan terkuras diam-diam. Dengan demikian, hati yang tenang dan pikiran sederhana dapat mengendalikan hubungan seksual sekaligus mencegah pengurasan esensi Yin. Berdasarkan data survei yang tersedia, baik dalam maupun luar negeri, banyak orang tua yang hidup panjang biasanya memiliki kehidupan seksual yang terkendali. Ini sangat menunjukkan makna pentingnya mengendalikan hasrat bagi kesehatan dan panjang umur.
Menjaga Keseimbangan dalam Hubungan Seksual
Hubungan seksual adalah fenomena fisiologis normal, tetapi tidak boleh dilakukan tanpa batas atau tanpa kendali. Kedokteran Tiongkok menekankan bahwa kebiasaan berhubungan seksual berlebihan yang menyebabkan kerusakan fungsi seksual lebih awal merupakan tanda pendek umur. Umpamanya dikatakan: "Kebiasaan berhubungan seksual berlebihan membuat seseorang cepat menua," dan "Pekerjaan seksual yang berlebihan mempercepat kematian." Orang yang kekurangan ginjal akibat hubungan seksual berlebihan sering mengalami gejala seperti nyeri pinggang dan lutut, pusing, telinga berdenging, lupa, lemah, wajah kusam, dan pikiran lambat; pria mengalami impotensi dan ejakulasi dini, wanita mengalami gangguan menstruasi. Terlalu sering terlibat dalam hubungan seksual justru bertentangan dengan fisiologi dan psikologi normal, sering kali merupakan kondisi patologis, bukan gangguan mental, melainkan kecenderungan ekstrem terhadap seksualitas, yang sangat merugikan kesehatan tubuh.
Tentang jumlah frekuensi hubungan seksual yang ideal per minggu atau per bulan, harus ditentukan berdasarkan usia dan kondisi pribadi. Mayoritas dokter berpendapat bahwa bagi kaum muda dewasa yang emosionalnya mudah terpicu dan darah serta qi-nya kuat, melakukan hubungan seksual 1–2 kali per minggu secara normal dan terkendali tidak akan merusak kesehatan, bahkan dapat mencapai kepuasan dan kebahagiaan seksual. Bagi lansia, fungsi fisiologis secara bertahap menurun, gairah seksual juga menjadi lebih redup, sehingga perlu lebih banyak mengendalikan hasrat. Prinsip mengukur apakah hubungan seksual terlalu sering adalah tidak merasa lelah pada hari berikutnya setelah berhubungan. Jika merasa lesu, lelah, dan tidak bersemangat, maka sebaiknya jarak antar hubungan seksual diperpanjang, agar tidak terjadi kelebihan aktivitas seksual yang merusak tubuh dan pekerjaan. Dalam *Qianjin Yaofang·Bab Perbaikan Hubungan Seksual*, Sun Simiao menyatakan: "Bagi orang berusia dua puluh tahun, boleh berhubungan seksual setiap empat hari sekali; usia tiga puluh tahun, setiap delapan hari sekali; usia empat puluh tahun, setiap enam belas hari sekali; usia lima puluh tahun, setiap dua puluh hari sekali; usia enam puluh tahun, tutupkan sperma dan jangan keluarkan, jika fisik masih kuat, boleh berhubungan satu kali per bulan." Di sini, "satu kali keluarkan" berarti sekali mengeluarkan sperma. Meskipun jumlah hubungan seksual yang ditentukan oleh orang-orang kuno tidak perlu diikuti secara ketat, satu hal yang pasti adalah bahwa seiring bertambahnya usia, frekuensi hubungan seksual harus berkurang secara bertahap.
Pernikahan pada Usia yang Sesuai
"Laki-laki besar harus menikah, perempuan besar harus menikah." Ini adalah perasaan alami manusia dan aturan umum zaman dahulu. Namun, pada usia berapa sebaiknya pasangan muda menikah? Dari sudut pandang perawatan kesehatan, usia nikah yang ideal menurut orang-orang kuno adalah "pria menikah pada usia tiga puluh tahun, perempuan menikah pada usia dua puluh tahun." Kedokteran Tiongkok percaya bahwa sperma laki-laki dan darah perempuan adalah inti kehidupan manusia. Jika pria menikah terlalu dini, maka akan merusak esensi dan qi; jika perempuan menikah terlalu dini, maka akan merusak darah. Kerusakan esensi dan darah akan membahayakan kesehatan mental dan fisik, menyebabkan berbagai penyakit. Wan Quan dari Dinasti Ming berkata: "Saat ini, anak muda sudah berusia kurang dari delapan belas tahun, tetapi sudah berhubungan seksual dengan perempuan untuk mengeluarkan esensinya, sehingga esensi belum cukup telah keluar lebih dulu, menyebabkan lima organ dalam tidak sempurna, dan suatu hari nanti akan mengalami penyakit yang sulit disembuhkan." "Di usia muda, qi dan darah masih kuat dan mudah tumpah; pada masa inilah, dengan hasrat yang kuat dan keinginan terhadap kecantikan muda, dorongan hasrat menjadi dominan, sehingga hubungan seksual dilakukan tanpa batas, seperti bunga di taman yang mekar terlalu dini pasti akan layu lebih cepat, apalagi bagi mereka yang bawaan tubuhnya lemah!" Semua ini menunjukkan bahwa menikah pada usia yang tepat adalah tindakan efektif untuk mengendalikan hasrat dan memperlambat penuaan.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]