Ikan ulat adalah salah satu ikan paling misterius di dunia, bisa hidup tanpa makan selama satu setengah tahun; bisa naik sungai menuju air terjun Niagara Amerika; dalam perjalanan panjang dari daratan Tiongkok ke dasar laut Mariana untuk bertelur, tidak makan sama sekali. Ikan ulat adalah ikan langka tradisional, di Tiongkok dan banyak wilayah di dunia sejak zaman dahulu dianggap sebagai makanan bergizi, penyembuh, pengobat penyakit, dan makanan cantik. Di Taiwan, Hari Chongyang dijadikan Hari Makan Ikan Ulat, untuk menyampaikan bahwa ikan ulat adalah simbol panjang umur, makan ikan ulat dapat meningkatkan kesehatan dan panjang umur. Orang Jepang biasa makan nasi panggang ikan ulat hangat di musim dingin untuk mengusir dingin dan menjaga energi prima. Ikan ulat dapat menguatkan otak, menghilangkan kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh darah dan jaringan di sekitarnya, meningkatkan kekuatan tubuh dan vitalitas, serta merawat kulit dan kecantikan, menguatkan tubuh dan mengusir dingin. Semua ensiklopedia obat kuno seperti "Zhangzhong Miaoyao", "Shenghui Fang", "Bencao Gangmu", dan "Honcho Shokukan" Jepang mencatat manfaat terapi makanan ajaib ikan ulat: mengisi kekurangan, menghangatkan usus, mengusir angin, menetralisir racun, merawat kulit, menyembuhkan penyakit angin, mengobati kaki basah, nyeri sendi karena angin lembab di pinggang dan punggung, mengobati borok ganas, mengobati penyakit paru-paru dan kelemahan fisik, menghangatkan pinggul dan lutut, membangkitkan kekuatan seksual; mengobati anak-anak yang kurus dan lemah, wanita dengan gangguan keputihan. Menurut "Jishen Lu": di Gunung Jinshan, ada seseorang yang menderita penyakit paru-paru (tuberkulosis), saling menular, banyak yang mati, sehingga korban ditinggalkan di tepi sungai untuk menghindari bahaya. Seorang nelayan melihatnya, ternyata seorang wanita yang masih hidup, membawanya ke kapal, memberinya makan ikan ulat setiap hari, perlahan sembuh, lalu menjadi istri nelayan tersebut. Kandungan nutrisi ikan ulat jauh lebih tinggi daripada ikan nila, ayam, sapi, dan telur burung merpati, kandungan vitamin, mineral, dan elemen jejak jauh melampaui hewan darat. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa ikan ulat adalah salah satu ikan dengan kandungan EPA dan DHA tertinggi, tidak hanya dapat menurunkan lipid darah, mencegah aterosklerosis, mencegah trombosis, tetapi juga menyediakan nutrisi penting bagi otak. DHA dapat membantu perkembangan otak remaja, meningkatkan daya ingat, serta membantu pencegahan penurunan fungsi otak dan demensia pada lansia. Setiap 100 gram ikan ulat mengandung DHA setara dengan 10 pil minyak ikan laut dalam mahal Amerika Serikat, sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Para ahli medis juga menemukan bahwa ikan ulat mengandung komponen bermanfaat dari minyak ikan dan minyak nabati, menjadi makanan ideal untuk memenuhi asam lemak dan asam amino esensial tubuh. Kandungan seng (emas otak), asam lemak tak jenuh tinggi, dan vitamin E dalam ikan ulat sangat tinggi, dapat mencegah penuaan dan aterosklerosis, sehingga memiliki efek perawatan kulit dan kecantikan, menjadi makanan alami dan efektif bagi wanita.
|