Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan TCM / Minum Bubur Nasi Tidak Mudah Terkena FluSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Minum Bubur Nasi Tidak Mudah Terkena Flu

Setiap masuk musim dingin, jumlah orang yang terkena flu semakin banyak. Flu ini umumnya disebabkan oleh angin dingin, para ahli menyarankan agar sering mengonsumsi bubur, terutama bubur dengan bahan khusus yang memiliki efek terapi makanan, dapat membantu mencegah dan mengobati flu.
Profesor Gan Aiping dari Departemen Kombinasi Rumah Sakit TCM Hubei menyatakan bahwa udara musim dingin relatif dingin, terutama perbedaan suhu antara siang dan malam besar, jika tidak berhati-hati bisa menyebabkan flu. Flu musim dingin jarang tipe panas, umumnya disebabkan oleh angin dingin, ditandai dengan demam, menggigil, tidak berkeringat, dsb. Bagi lansia, jika tidak menjaga pencegahan flu atau tidak segera mengobati jika terkena flu, dampaknya sangat besar, bisa menurunkan daya tahan tubuh dan memperparah penyakit lain seperti bronkitis kronis, hipertensi, penyakit jantung.
Profesor Gan menyarankan agar saat terkena flu musim dingin, lebih banyak makan bubur hangat, karena dapat membantu mengeluarkan keringat, menghilangkan panas, mengusir angin dingin, dan mempercepat pemulihan flu. Selain itu, setelah flu, nafsu makan menurun, sistem pencernaan lemah, minum bubur dapat membantu penyerapan. Selain itu, beberapa obat memiliki iritasi kuat terhadap lambung, minum bubur dapat melindungi membran lendir lambung.
Menurutnya, bubur musim dingin paling baik menggunakan beras. Karena beras bersifat manis dan netral, memiliki fungsi menenangkan lambung, mengisi kekurangan limpa, memperkuat otot dan tulang, serta menyelaraskan lima organ internal. Sedangkan beras lain seperti millet, millet liar, dan beras ketan tidak cocok untuk konsumsi musim dingin karena bersifat manis dan agak dingin.
Di samping itu, saat membuat bubur bisa menambahkan bahan khusus dengan efek terapi makanan. Profesor Gan merekomendasikan beberapa jenis bubur berikut:
Bubur Jahe dan Daun Balsem: jahe adalah senjata terbaik melawan demam, bersin, batuk, dan dahak, juga bahan obat TCM yang umum digunakan, memiliki efek menghilangkan dahak, mengusir dingin, mengisi qi, menghilangkan jerawat, dan mengatasi sesak napas; daun balsem juga memiliki efek mengusir angin dingin, bisa didapat di toko obat biasa. Cara membuat: ambil daun balsem 10 gram, jahe 3 iris, masukkan ke bubur putih yang sudah matang, biarkan mendidih sekali lagi baru bisa dikonsumsi.
Bubur Jahe dan Kurma: efeknya mirip dengan bubur jahe dan daun balsem. Cara membuat: masukkan beras ke dalam wajan, panggang sebentar, lalu tambahkan air, aduk rata dengan sendok, masukkan kurma dan irisan jahe, rebus perlahan hingga matang, tambahkan sedikit garam. Harap dicatat bahwa kedua bubur ini memiliki efek hangat yang kuat, tidak cocok untuk anak-anak, orang dengan mata merah parah, atau penderita wasir.
Bubur Almond: sekitar 20 butir almond (tanpa kulit), beras 50 gram. Proses: rebus beras terlebih dahulu, saat hampir matang tambahkan almond, lanjutkan merebus hingga matang, lalu tambahkan sedikit gula atau garam. Bubur ini dapat menghentikan batuk, mengatasi sesak napas, menghilangkan dahak, dan melembabkan.
Bubur Fangfeng: Fangfeng (dapat dibeli di toko obat) 15 gram, batang bawang putih 2 batang, jahe 3 iris, beras 50 gram. Rebus beras hingga matang, saat hampir matang tambahkan Fangfeng, bawang putih, dan jahe, tambahkan garam secukupnya. Bubur ini dapat membersihkan panas, mengusir angin, menghilangkan rasa sakit, cocok untuk gejala flu angin dingin seperti menggigil, demam, nyeri sendi, hidung tersumbat, suara serak, perut berbunyi, diare.
Profesor Gan juga menekankan, saat minum bubur perhatikan suhunya, jangan terlalu panas agar tidak merusak selaput lendir, jangan terlalu dingin agar tidak mengurangi efektivitasnya.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]