Apakah penderita diabetes boleh makan buah? Diabetes adalah penyakit umum pada orang tua, jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan komplikasi. Metode pengobatan biasanya menggabungkan diet, olahraga, dan obat-obatan, di mana terapi diet merupakan dasar dari semua metode. Untuk diabetes ringan, cukup menggunakan terapi diet untuk mengendalikan penyakit. Prinsip dasar terapi diet adalah menyesuaikan total kalori yang dibutuhkan berdasarkan berat badan dan tingkat aktivitas pasien, lalu mengatur makanan harian secara rasional. Hindari makanan tinggi gula, kurangi makanan tinggi lemak dan pati, utamakan sayur dan biji-bijian, serta tambahkan sejumlah protein berkualitas tinggi seperti daging tanpa lemak, susu, telur, dan produk kedelai. Karena semua buah mengandung gula, maka apakah boleh makan buah? Tidak boleh sepenuhnya menghindari buah, karena buah mengandung vitamin, serat, dan mineral yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. Gula dalam buah terdiri dari glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Fruktosa dalam metabolisme tidak memerlukan insulin, sehingga setelah gula darah terkontrol, penderita diabetes tidak harus menolak semua buah secara umum. Lebih lanjut, kandungan gula dalam buah berbeda-beda, sehingga tidak boleh dianggap sama. Buah dengan kandungan gula di bawah 10 gram per 100 gram: plum muda, semangka, melon, santan kelapa, jeruk, lemon, anggur, persik, plum, aprikot, nangka, nanas, stroberi, tebu, kelapa, ceri, zaitun. Penderita diabetes boleh memilih buah-buah ini. Buah dengan kandungan gula 11–20 gram: pisang, delima, jeruk bali, jeruk, apel, pir, lici, mangga. Harus dipilih dengan hati-hati. Buah dengan kandungan gula di atas 20 gram: kurma, buah merah, terutama kurma kering, kurma manis, kue persik, kismis, kurma kering, anggur kering, dan lain-lain. Kandungan gula sangat tinggi, sehingga dilarang dikonsumsi. Banyak sayuran yang bisa dimakan seperti buah, seperti tomat, mentimun, labu. Per 100 gram, kandungan gula di bawah 5 gram, kaya vitamin, bisa digunakan sebagai pengganti buah, cocok untuk penderita diabetes, dan layak dipromosikan. Di samping itu, perlu menyesuaikan porsi makan, jangan kaku. Semangka mengandung gula 4%, pir mengandung gula 12%, pisang mengandung gula 20%. Meskipun semangka mengandung gula sedikit, jika dimakan 500 gram, setara dengan 100 gram pisang atau 170 gram pir, sehingga porsinya tidak boleh berlebihan. Cara makan buah juga penting: jangan langsung makan setelah makan, bisa dimakan di antara waktu makan atau sebelum tidur. Lebih baik mencoba secara bertahap, yaitu ukur kadar gula urin 2 jam setelah makan. Jika gula urin naik, harus mengurangi porsi; jika gula urin tetap tinggi meskipun mengurangi buah, maka perlu mengurangi porsi makanan pokok.
|