Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan TCM / Sepuluh Larangan Minum TehSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Sepuluh Larangan Minum Teh

Sepuluh Larangan Minum Teh
1. Hindari minum teh saat perut kosong; sejak zaman kuno di Tiongkok sudah ada prinsip "tidak minum teh saat perut kosong". Minum teh saat perut kosong membuat sifat teh masuk ke paru-paru, merusak lambung dan usus. Minum teh sebelum makan saat perut kosong akan mengencerkan air liur dan getah lambung, membuat nafsu makan berkurang dan fungsi pencernaan protein menjadi menurun.
2. Hindari minum teh yang sudah disimpan semalam; jika air teh disimpan terlalu lama, vitamin akan perlahan hilang, senyawa polifenol dan senyawa aromatik lemak dalam teh teroksidasi dan terurai, warna teh berubah, menjadi amis, dan menghasilkan zat berbahaya bagi kesehatan. Vitamin C, vitamin P, dan asam amino dalam teh juga berkurang karena oksidasi. Selain itu, protein dan karbohidrat dalam teh bekas menjadi nutrisi bagi bakteri dan jamur, sehingga teh bekas mudah tumbuh jamur dan membahayakan tubuh.
3. Hindari minum teh dingin; teh dingin memiliki efek stagnasi dingin dan akumulasi dahak.
4. Hindari minum teh panas; teh yang terlalu panas akan memberi rangsangan lebih kuat pada tenggorokan, kerongkongan, dan lambung. Minum teh panas secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ tersebut. Suhu teh yang ideal adalah di bawah 56°C. Menurut penelitian para ahli, orang yang rutin minum minuman di atas 65°C lebih sering mengalami kerusakan pada dinding lambung.
5. Hindari minum obat dengan air teh; tanin dalam teh mudah bereaksi dengan komponen obat membentuk endapan, mengurangi efek obat, kadang-kadang menyebabkan efek samping. Obat-obatan seperti soda kue, obat tidur, atropin, kuinin, ferrous sulfate, ferrous carbonate, ammonium citrate besi, sirup suplemen glukosa, dan aluminium hidroksida tidak boleh dikonsumsi dengan air teh.
6. Hindari menyeduh teh terlalu banyak kali; elemen beracun mikro dalam teh akan keluar lebih banyak pada penyeduhan berulang, berbahaya bagi tubuh. Berdasarkan pengujian, teh pertama mengandung 50% zat larut, teh kedua 30%, teh ketiga 10%, sedangkan teh keempat hanya 1%-3%, dan jika diseduh lebih lanjut, zat berbahaya mulai terlarut.
7. Hindari teh yang sudah rusak; dalam proses pengeringan, teh bisa menjadi gosong atau tercemar bau asap tebal jika suhu api terlalu tinggi atau asap arang terlalu kuat. Asap batu bara dan arang kayu menghasilkan benzo[a]pyrene yang dapat mencemari teh. Benzo[a]pyrene adalah zat karsinogenik. Teh yang rusak atau berjamur mengandung berbagai jamur dan toksin, sangat berbahaya bagi tubuh. Minum teh yang berjamur dapat menyebabkan gejala seperti sakit perut, diare, pusing, bahkan mengancam jiwa.
8. Hindari minum teh sebelum tidur; komponen seperti thein dalam teh memiliki efek mempercepat detak jantung, merangsang saraf, dan meningkatkan aktivitas otot jantung, sehingga minum teh sebelum tidur dapat menyebabkan susah tidur.
9. Hindari minum teh segera setelah makan; tanin dalam teh membentuk protein tanin dengan protein makanan, menyebabkan pengendapan, mengganggu penyerapan protein oleh tubuh.
10. Hindari minum teh terlalu pekat; teh pekat mengandung kafein dan thein dalam jumlah besar, memiliki rangsangan kuat terhadap tubuh, dapat menyebabkan kegugupan berlebihan, sakit kepala, susah tidur, bahkan mungkin mengalami "keracunan teh".

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]