Produk Kedelai Fermentasi yang Kaya Nutrisi Kedelai memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, sebanding dengan protein hewani. Namun, jika dikonsumsi langsung, dapat mengganggu penyerapan protein dan menyebabkan gas perut serta gangguan pencernaan. Jika diolah menjadi tahu, susu kedelai, dan produk kedelai lainnya, tidak hanya menyelesaikan masalah tersebut, tetapi juga meningkatkan penyerapan dan pemanfaatan berbagai nutrisi dalam tubuh. Produk kedelai fermentasi tradisional Tiongkok seperti saus kedelai, biji kedelai fermentasi, dan tahu fermentasi merupakan hidangan lezat yang sangat bernutrisi. Banyak orang berpikir bahwa jamur dapat membahayakan kesehatan, sehingga ragu apakah aman mengonsumsi produk kedelai fermentasi. Faktanya, produk fermentasi industri menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dan jamur murni, sehingga aman dikonsumsi. Di Tiongkok, tahu dan produk kedelai fermentasi juga ditetapkan sebagai fokus pengembangan industri produksi kedelai. Setelah kedelai difermentasi dengan jamur, melalui aktivitas mikroorganisme, berbagai zat terurai dalam proses metabolisme, menghasilkan berbagai zat gizi penting bagi tubuh seperti asam organik dan asam amino, memberikan aroma segar khas yang dapat merangsang nafsu makan dan membantu pencernaan. Vitamin B12 adalah nutrisi penting bagi tubuh, dan kandungannya cukup tinggi dalam produk kedelai fermentasi. Seperti tahu berbau amis, tahu fermentasi, saus kedelai, biji kedelai fermentasi, dan kecap, mengandung vitamin B12 dalam jumlah berbeda. Produk kedelai fermentasi tidak hanya membantu pencernaan, tetapi juga memiliki manfaat meningkatkan produksi darah, nutrisi saraf, memperlambat penuaan, meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kemampuan detoksifikasi hati, menurunkan kadar lemak darah, menghilangkan kelelahan, serta mencegah kanker. Dalam kedokteran tradisional Tiongkok, biji kedelai fermentasi (douchi) juga dijadikan obat dan digunakan secara luas.
|