Dapur Tiongkok terus mengembangkan resep makanan sehat dan menu baru, sementara restoran cepat saji barat mengambil jalur berbeda dengan memperkenalkan sup dan bubur penyembuhan. Menjelang akhir tahun dan musim dingin, restoran-restoran di Beijing mulai fokus pada tema "penyembuhan", menarik pelanggan dengan strategi "penyembuhan". Berdasarkan informasi, restoran abad tua Hanlin Tan, yang fokus pada kesehatan sejak berdiri, setelah meluncurkan hidangan legendaris seperti ikan pari rebus kelas atas, "Xiang Man Tan", dan "Lohhan Du", baru-baru ini resmi menghadirkan kembali hidangan legendaris yang sempat hilang selama beberapa generasi: "hidangan berbahan daging rusa" dan "hidangan kulit lidah". Pemilik restoran Liu Weiping mengatakan bahwa banyak pelanggan saat makan sering bertanya apa yang paling "penyembuhan", dan jawabannya adalah "daging rusa" yang paling baik untuk penyembuhan, sementara "kulit lidah" mencerminkan konsep "vegetarian", menyegarkan tubuh dan menenangkan panas, sesuatu yang sulit dicapai oleh hidangan umum lainnya. Restoran baru di Beijing, Ting Liu Xuan, juga mengatakan bahwa mereka menyajikan menu berdasarkan 24 musim, dan seiring datangnya musim dingin untuk penyembuhan, mereka meluncurkan menu baru seperti ikan pari dengan cili winter dan lainnya, serta sedang merancang menu "makanan Tahun Baru" dari tanggal 23 bulan Desember hingga 15 Januari. Selain itu, wartawan juga mengetahui bahwa penjualan menu penyembuhan di banyak perusahaan kuliner Beijing meningkat, seperti Fo Tiao Qiang dan sup Hong Kong yang menjadi pilihan wajib bagi banyak pelanggan. Menurut sumber industri, restoran sup dan bubur penyembuhan di jalan makanan terkenal seperti Guixi, menjadi tempat paling ramai dalam waktu dekat. Sejalan dengan restoran Tiongkok yang gencar mempromosikan menu penyembuhan, raksasa restoran cepat saji seperti KFC dan McDonald's juga menyesuaikan diri dengan tren. KFC meluncurkan bubur dan sup penyembuhan, sementara McDonald's meluncurkan sarapan sehat, dan kedua raksasa ini secara bersamaan menampilkan informasi diet sehat di bawah baki makanan. Selain restoran umum yang menarik pelanggan dengan promosi penyembuhan, tempat-tempat bisnis yang biasanya tidak terlalu responsif terhadap konsumen pun mulai mempelajari pola makan penyembuhan. Di He Yuan Business Club di Baiyun Guan, mereka meluncurkan hidangan seperti "sup ayam ginjal", "sup kepala kerang dengan cili winter", dll. Selain itu, hotel-hotel bintang lima seperti China Grand Hotel baru-baru ini juga meluncurkan menu baru seperti "ayam rebus dengan jamur boletus", "ayam hitam rebus dengan ginseng dan huai shan", dll. Namun, pakar dari Asosiasi Masakan Tiongkok menyatakan bahwa akhir tahun dan awal tahun merupakan musim puncak penjualan kuliner, dan restoran mengikuti kebutuhan konsumen untuk menarik perhatian dan mendapatkan omzet tinggi di musim puncak. Pakar diet menyarankan konsumen untuk mengubah kebiasaan lama makan banyak daging dan ikan berlemak untuk penyembuhan, mengingat perkembangan sosial dan kenaikan standar hidup.
|