Mungkin kita semua pernah mengalami pusing, setelah mengeliminasi faktor penyakit tertentu, banyak orang bingung mengapa mereka mengalami pusing? Dokter Wang Linpeng, kepala Departemen Akupunktur Rumah Sakit Akupunktur Beijing, menjelaskan dari sudut pandang TCM bahwa kebiasaan buruk adalah penyebab utama pusing. Yang pertama adalah makanan, Anda mungkin tidak menyangka bahwa mengonsumsi makanan berlemak berlebihan dapat menyebabkan pusing. Ini karena makanan berlemak berat (gaoliang houwei) mudah merusak limpa dan lambung. Soal fungsi limpa dan lambung, menurut TCM, seharusnya qi yang bersih naik, qi yang kotor turun; jika makan terlalu berlemak, fungsi normal metabolisme akan rusak. Selain itu, makanan berlemak berat juga mudah menyebabkan produksi dahak dan kelembapan, yang merupakan faktor penyebab pusing. Yang kedua, karena ritme hidup yang cepat, banyak orang, terutama kaum muda, terbiasa begadang dalam waktu lama, ini juga salah satu penyebab pusing siang hari. Istilah "gan yang shang rao" menggambarkan pusing akibat tidak tidur cukup di malam hari, menyebabkan ketidakseimbangan yin-yang. Selain itu, orang yang sudah defisiensi yin, jika begadang, saat tubuh seharusnya istirahat, otak masih aktif, juga mudah mengalami pusing. Dalam TCM, hati memiliki fungsi utama mengatur aliran qi, erat kaitannya dengan qi, darah, dan yin-yang. Jika fungsi hati tidak normal, akan menyebabkan pusing. Soal hati, TCM juga memiliki istilah "gan yang shang kang"—yang terutama terlihat dari sisi emosi. Jika seseorang emosinya buruk, marah, maka gan yang shang kang, fungsi tidak normal, pusing pun tidak heran. Di samping itu, emosi murung dan lesu juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan aliran qi, menyebabkan pusing dan penglihatan kabur. Oleh karena itu, untuk menghindari pusing yang mengganggu, harus mulai dari menghilangkan kebiasaan buruk dan menjaga suasana hati yang baik. Dokter Wang menyimpulkan bahwa pusing hanyalah gejala, dan dibagi menjadi dua jenis: gejala nyata dan gejala lemah. Gejala seperti gan yang shang kang dan stagnasi qi termasuk gejala nyata. Orang-orang yang mudah marah sebaiknya minum teh chrysanthemum dan sup kedelai hijau secara rutin. Dalam hal buah-buahan, bisa memilih semangka, pir, dsb., yang membantu menurunkan panas. Sayuran yang disarankan: bayam, sawi, dll. Sedangkan untuk penderita pusing akibat defisiensi qi atau defisiensi darah (banyak wanita), disarankan makan lebih banyak kacang tanah, biji goji, ginseng, dan ayam hitam. Untuk penderita pusing kronis, dokter Wang memberikan resep herbal: Sup Talas dan Buah Shanzhuyu: Ambil 60 gram talas, 30 gram radix rehmanniae, 15 gram buah shanzhuyu, 100 gram beras, rebus dan makan. Sup Ayam Hitam dan Gandum Job's Tears: Ambil 1 ekor ayam hitam, 50 gram gandum job's tears, rebus dengan air. Selain itu, bisa juga rebus 500 gram daging ayam dan 50 gram polygonum multiflorum, konsumsi secara rutin. Sup Kurma dan Ketan: Ambil 10 buah kurma, 30 gram biji goji, ketan secukupnya, sedikit gula merah, rebus menjadi sup, konsumsi secara rutin.
|