Jalan Menuju Kesehatan Tahun memiliki lima musim: musim semi, musim panas, musim panas panjang, musim gugur, dan musim dingin—sesuai dengan lima organ: hati, jantung, limpa, paru-paru, dan ginjal. Dengan makan secara ilmiah sesuai lima musim, lima organ tubuh dapat dirawat dengan baik. Perawatan Hati (dari awal musim semi hingga awal musim panas, 4 Februari hingga 6 Mei) Pada musim semi, iklim hangat membuat aktivitas manusia meningkat, metabolisme mempercepat, kebutuhan nutrisi dalam tubuh meningkat, saatnya menjaga fungsi hati tetap aktif. Boleh: manis ringan, asam sedikit, makan makanan yang membantu energi positif seperti daun bawang kecil, tauchu, dan makanan penambah seperti kurma, lotus. Tidak boleh: lemak berat, roti glutin, kue dingin. Resep: ⑴ Sup Sawi Hijau: Rebus beras dengan air hingga mendidih, lalu rebus kecil hingga beras empuk, tambahkan 50 gram sawi hijau yang sudah dicuci dan dipotong kecil, rebus selama 10 menit. ⑵ Sup Kurma: Gunakan kurma dan beras, rebus hingga mendidih, lalu rebus kecil hingga empuk. ⑶ Sayur Bawang Bombay dan Sawi Hijau Goreng Udang: Potong bawang bombai tipis, potong sawi hijau pendek, kupas udang, panaskan minyak, tumis udang dan bawang bombai, lalu tambahkan sawi hijau, aduk hingga matang, tambahkan garam sebelum diangkat. (Bawang bombai, sawi hijau, dan wortel dikenal sebagai tiga sayuran paling kuat dalam meningkatkan fungsi seksual; hidangan ini tidak hanya meningkatkan fungsi tubuh, tetapi juga langsung memulihkan tenaga yang hilang.) Perawatan Jantung (dari awal musim panas hingga awal musim panas, 7 Mei hingga 7 Juli) Musim panas adalah periode metabolisme paling aktif dalam setahun, siang panjang, malam pendek, cuaca panas, keringat banyak, konsumsi besar, nafsu makan menurun, beban jantung meningkat dibanding musim lain. Semakin panas lingkungan luar, semakin perlu menjaga suasana hati tetap tenang, "selalu seperti es dan salju di hati". Makanan pada musim ini harus bisa menyejukkan, menghilangkan panas, dan mengurangi pembengkakan. Boleh: manis-asam segar, kurangi makanan, minyak sedikit, terbaik: kedelai hijau, semangka, plum hitam. Tidak boleh: ayam, domba, cabai kering. Resep: Teh Mentha: 2-3 helai daun mentha muda, 1 irisan jahe, siram dengan air panas, tidak hanya menyejukkan panas, tetapi juga menghilangkan angin. Perawatan Limpa (dari awal musim panas hingga awal musim gugur, 8 Juli hingga 8 Agustus) Dari awal musim panas hingga awal musim gugur selama 30 hari adalah periode paling panas dalam setahun, sering disertai kelembapan tinggi, sehingga panas dan lembap. Sayur dan buah-buahan banyak tersedia, membantu pencernaan, namun perlu menjaga limpa untuk mencegah penyakit pencernaan akibat makanan. Boleh: aroma harum untuk merangsang limpa, hindari makanan berminyak, lebih banyak makanan nabati. Tidak boleh: cabai, lemak berat. Resep: Yogurt Pisang: Giling 2 buah pisang hingga halus, campurkan sedikit susu, masukkan ke dalam lemari es dan santap saat dingin, dapat menghilangkan kelelahan dan meningkatkan energi di cuaca panas. Perawatan Paru-Paru (dari awal musim gugur hingga awal musim dingin, 9 Agustus hingga 8 November) Pada musim gugur, iklim kering, dikenal sebagai "kekeringan musim gugur", manusia mudah mengalami tenggorokan kering, hidung kering, haus. Makanan musim gugur perlu melembapkan paru-paru dan menyeimbangkan yin. Boleh: kurangi pedas, lebih banyak makanan asam-manis segar. Buah seperti jeruk, hawthorn, wijen, ketan, madu, aprikot, tebu, nanas adalah pilihan terbaik. Tidak boleh: cabai, bawang putih mentah, bawang merah. Resep: ⑴ Sup Wijen: Wijen hitam atau putih, sangrai hingga harum. Rebus beras, tambahkan wijen. ⑵ Pir Panggang dengan Bulbus Fritillaria: Potong bagian atas pir, kosongkan isi inti, masukkan bulbus fritillaria, sedikit gula pasir, rebus hingga matang, makan pir dan minum airnya. Perawatan Ginjal (dari awal musim dingin hingga awal musim semi, 9 November hingga 4 Februari tahun berikutnya) Pada musim dingin, orang mudah mengalami kekurangan ginjal, memperkuat ginjal dan menambah qi adalah hal yang paling penting pada musim ini. Boleh: makanan hangat, makanan penambah, cabai, lada, daging rebus, domba, daging sapi, panggangan, dan makanan rebus. Tidak boleh: makanan keras, dingin, kering. Resep: ⑴ Teh Jahe dan Kurma: 10 buah kurma besar, 5 iris jahe, rebus setiap malam menjadi teh, dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap dingin dan mengurangi risiko sakit. ⑵ Daging Sapi dan Talas: Talas dan daging sapi dimasak bersama, daging sapi bisa direbus atau ditumis, talas dimasukkan 30 menit sebelum diangkat. ⑶ Masakan Ikan dan Domba: Masukkan domba ke dalam kaldu ikan mas yang sudah direbus hingga empuk, lanjutkan merebus hingga domba empuk. Saat menyantap, tambahkan daun seledri, irisan bawang hijau, bubuk lada, atau bawang putih cincang.
|