Saat ini semakin banyak orang tua yang menargetkan usia 90 atau 100 tahun. Bagaimana menjalani masa tua yang sehat menjadi topik yang banyak dibicarakan. Saya kini berusia 85 tahun, pendengaran, penglihatan, dan ingatan saya masih baik, tekanan darah normal, berat badan tetap stabil di 52–53 kg, dan setiap hari bisa tidur nyenyak selama 6 jam. Teman-teman sebaya dan anak-anak saya selalu berkata saya tampak seperti baru berusia 70 tahun, saya tentu senang. Banyak yang menanyakan rahasia kesehatan saya, bahkan menyangka saya minum ramuan warisan keluarga. Saya selalu tertawa: saya bukan dewa, meskipun jika benar ada resep abadi untuk awet muda, saya pasti ingin berbagi dengan semua orang tua dan menengah usia. Tentu saja ini hanya bercanda. Dunia tidak memiliki ramuan ajaib untuk kekal muda. Namun, perawatan kesehatan adalah ilmu. Kedokteran Tiongkok tradisional menekankan bahwa penyakit tidak muncul secara terpisah; perlu menangani akar penyebabnya, bukan hanya gejala. Saya percaya, seperti dalam diagnosis penyakit yang harus berdasarkan identifikasi individu, perawatan kesehatan juga harus berbasis pada kondisi bawaan pribadi, menggunakan pendekatan yang bijak. Berikut beberapa prinsip perawatan diri saya yang ingin saya bagikan. Pertama, tersenyumlah terhadap kehidupan. Orang seusia saya pasti pernah mengalami berbagai lika-liku. Saat menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan, belajarlah untuk menghadapinya dengan bijak. Saya sendiri cenderung optimis dan gemar olahraga. Dulu saya main basket dan tenis dengan cukup baik, juga suka menyanyi dan menari, jadi selalu aktif di acara perayaan kantor. Olahraga tidak hanya menjaga vitalitas tubuh, tetapi juga membantu menjalin hubungan sosial yang harmonis. Semua orang merasa saya ramah dan mudah diajak bicara, bahkan anak muda pun suka berinteraksi dengan saya. Berinteraksi dengan berbagai usia membantu agar tidak terputus dari perkembangan zaman, dan ini adalah satu-satunya jalan menuju awet muda. Kedua, perhatikan pola makan. Saya hampir tidak mengonsumsi suplemen apapun. Produk nutrisi yang diklaim "ajaib" di iklan, saya tidak pernah mencoba. Satu-satunya pengecualian adalah ginseng Amerika yang dibawa putra saya dari Amerika, karena saya merasa memiliki efek melembabkan, jadi saya makan sedikit sebagai pengecualian. Osteoporosis adalah masalah besar bagi orang tua. Karena saya pernah menjalani operasi pada satu kaki, saya harus lebih waspada, jadi saya rutin mengonsumsi vitamin kompleks. Dibandingkan dengan suplemen obat, saya lebih memilih suplemen makanan. Saya makan makanan yang cenderung ringan, tidak suka makanan goreng atau panggang yang mudah menyebabkan panas dalam. Selain itu, tidak ada pantangan khusus, namun tetap harus menghindari makan berlebihan jika suka. Bagi yang memiliki kondisi baik, bisa mencoba membuat suplemen makanan sendiri, misalnya orang dengan kekurangan darah dan qi bisa makan sup daging domba dengan ginseng, orang dengan limpa lemah bisa makan ubi jalar, dll. Asalkan sesuai kondisi dan dilakukan secara konsisten, tidak sulit mengatur pencernaan. "Makanan adalah yang utama", makan dengan baik, nutrisi terpenuhi, maka tubuh akan sehat. Ketiga, atur ritme kerja dan istirahat dengan seimbang. Studi medis menunjukkan bahwa tubuh manusia adalah mesin kompleks yang sangat besar, dan jika salah satu "komponen" rusak, tubuh akan memberi sinyal peringatan. Oleh karena itu, kita harus pandai "mendengarkan" sinyal tersebut, mencegah masalah kecil menjadi besar, agar tidak melewatkan kesempatan terbaik untuk penanganan. Saya orang yang tidak bisa diam, sering ikut serta dalam kegiatan amal dan kegiatan sosial. Saya selalu mengingatkan diri sendiri untuk tidak terlalu lelah. Pemeriksaan ginekologi tidak bisa diselesaikan dengan cepat, harus mendengar dan bertanya, jadi saya tetap hanya melayani 20 pasien per sesi. Jika lelah di siang hari atau ada masalah batin, untuk menjaga kualitas tidur, saya biasa mandi kaki sebelum tidur, dengan air sedikit lebih hangat, mandi selama 15–20 menit agar tekanan darah turun. Saya juga suka melakukan perjalanan wisata untuk menikmati pemandangan alam yang indah, namun karena usia, saya biasanya memilih rute pendek seperti Suzhou, Hangzhou, Nanjing, hanya satu atau dua hari, lalu kembali, agar tidak mengganggu pola makan dan tidur normal. Satu hal penting khusus untuk perempuan: banyak anak muda yang meremehkan masa nifas, padahal menjaga makanan, istirahat, dan suasana hati yang baik selama sebulan ini sangat penting bagi kesehatan jangka panjang. Secara keseluruhan, saya percaya tidak ada rahasia khusus dalam perawatan kesehatan. Kunci utamanya adalah menyesuaikan sikap hidup, hidup dengan optimisme dan kelembutan, merawat diri secara perlahan. Semoga semua orang tua dan menengah usia di dunia ini sehat, damai, dan semakin muda!
|