Musim gugur menandai datangnya masa emas untuk suplemen, namun metode suplemen yang tidak tepat justru tidak memberi hasil yang diharapkan, bahkan bisa merusak kesehatan. Apa yang harus dimakan saat suplemen musim gugur? Manfaat suplemen musim gugur Ada banyak jenis suplemen seperti ginseng, sarang burung walet, lotus, wijen... Bagi banyak konsumen, bingung harus memilih yang mana. Berikut rekomendasi untuk orang biasa: Bunga lili: memiliki efek menenangkan paru-paru, melembabkan paru-paru, menenangkan jiwa, dan menghilangkan kelelahan. Lotus: dapat menghilangkan panas musim panas, menambah kekuatan tubuh. Ubi jalar: cocok untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita, anak-anak maupun orang tua, sehat maupun sakit. Biji kacang putih: bisa dimasak menjadi bubur atau direbus, membantu memperkuat pencernaan dan menambah nafsu makan. Terung: terung matang dapat memperkuat pencernaan dan membuka nafsu makan, cocok untuk suplemen musim gugur. Daging sapi dan domba: mengonsumsi daging sapi dan domba di musim gugur dapat menghangatkan tubuh dan memperkuat darah. Alpukat: memiliki efek memperkuat limpa dan ginjal, serta memperkuat tulang. Delima: dapat melembabkan tubuh, menghilangkan kekeringan, memperkuat paru-paru dan mengisi qi. Ginseng dan sarang burung walet yang mahal tidak cocok untuk semua orang. Produk-produk ini sebaiknya dikonsumsi di bawah arahan dokter. Di musim gugur, lebih baik makan makanan yang melembabkan dan mengurangi kekeringan, seperti jamur taiwan, wijen, ayam hitam, paru babi, kedelai, madu, dll. Makan makanan ini secara rutin dapat mencegah kerusakan akibat kekeringan musim gugur. Selain itu, produk susu, kacang-kacangan, serta sayuran dan buah-buahan segar sebaiknya dikonsumsi lebih banyak, karena mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin yang kaya, merupakan suplemen yang sangat baik. Bagi orang tua dan orang dengan tubuh lemah, tentukan metode suplemen berdasarkan kondisi tubuh, jangan suplemen secara buta. Sebelum memilih makanan atau obat, sebaiknya konsultasi dengan dokter profesional. Karena banyak makanan dingin dan es selama musim panas, sistem pencernaan belum pulih sepenuhnya di awal musim gugur, sehingga tidak boleh mengonsumsi makanan terlalu berlemak. Cuaca musim gugur kering, mudah terjadi panas dalam, maka diet musim gugur harus menghindari bawang putih, jahe, bawang merah, cabai, dan makanan pedas lainnya. Perhatian dalam suplemen: "Empat Larangan" Larangan: lebih banyak lebih baik Setiap suplemen yang dikonsumsi berlebihan pasti berbahaya. Anggapan bahwa "lebih banyak suplemen, bisa menyembuhkan penyakit, bahkan tanpa penyakit bisa menjadi lebih kuat" adalah tidak ilmiah. Konsumsi berlebihan akan menambah beban pada limpa dan hati. Di musim panas, karena banyak makan es dan minuman dingin, fungsi limpa dan hati sering melemah. Jika tiba-tiba suplemen berlebihan, akan menambah beban mendadak pada organ pencernaan yang masih lemah, menyebabkan gangguan fungsi pencernaan. Larangan: menggantikan makanan dengan obat Memilih obat daripada makanan adalah tidak ilmiah. Banyak makanan juga merupakan suplemen yang baik. Misalnya, makan banyak sawi dapat mengobati hipertensi; makan banyak lobak dapat membantu pencernaan, menghilangkan gas, dan mengurangi sesak; makan banyak ubi jalar dapat memperkuat limpa dan lambung. Makanan sehari-hari seperti kenari, wijen, kacang tanah, delima, kacang polong juga merupakan suplemen yang sangat baik. Larangan: semakin mahal semakin baik Kondisi tubuh setiap orang berbeda, sehingga suplemen yang cocok juga berbeda. Produk mahal seperti sarang burung walet dan ginseng tidak selalu cocok untuk semua orang. Setiap suplemen memiliki target dan indikasi tertentu. Prinsip suplemen harus realistis dan efektif, sesuaikan dengan kebutuhan, isi yang kurang, tambah yang kurang. Larangan: hanya suplemen daging Setelah musim panas, karena limpa belum pulih sepenuhnya, makanan berlemak terlalu berat sulit dicerna dan diserap. Selain itu, penumpukan lemak dan gula dalam tubuh dapat memicu penyakit jantung dan pembuluh darah. Meskipun boleh makan daging sapi dan domba secara moderat, jangan lupakan sayuran dan buah-buahan, karena mereka menyediakan berbagai vitamin dan mineral penting.
|