Yang Lain
Perawatan Kesehatan TCM
Qian Weizhang, rektor Universitas Shanghai yang telah berusia lebih dari sembilan puluh tahun dan merupakan anggota Akademi Sains Tiongkok, benar-benar sosok legendaris. Pada era 1960-an, ia bersama Qian Xuesen dan Qian Sanqiang diberi julukan "Tiga Qian" oleh Perdana Menteri Zhou Enlai karena pencapaian luar biasa dalam bidang sains; ia juga merupakan rektor universitas tertua yang masih aktif di Tiongkok saat ini.
Sejak masa kuliah, Qian Weizhang selama puluhan tahun konsisten menjalani olahraga. Sekarang, meski sudah tua, beliau tetap konsisten dalam rutinitas olahraga harian. Ia berkata: "Tidak boleh menghabiskan 'modal tubuh' yang sudah tua."
Pada usia tujuh puluhan, Qian Weizhang biasa berlari jarak jauh sebagai bentuk olahraga. Kini usianya mencapai sembilan puluh tahun, meskipun lari jarak jauh sudah kurang sesuai, tetapi beliau tetap "menetapkan" dirinya untuk berjalan minimal tiga ribu langkah setiap hari.
Dengan bantuan olahraga rutin, Qian Weizhang selalu menjaga kondisi tubuh dan pikiran yang sehat. Belakangan ini, Universitas Shanghai menyelenggarakan pertandingan sepak bola mahasiswa "Piala Qian Weizhang" untuk merayakan ulang tahun ke-90-nya. Qian Weizhang secara langsung merancang dan menulis aturan kompetisi pertandingan sepak bola tersebut, serta menyumbang dana untuk membuat piala pertandingan. Pada acara penutupan, beliau dengan antusias memberikan hadiah kepada mahasiswa, lalu berbicara lebih dari satu jam tentang sepak bola dan olahraga.
Soal rahasia panjang umur, Qian Weizhang menilai bahwa suplemen, perawatan makanan, dan faktor genetik hanyalah pendukung. Ia percaya bahwa kunci utama panjang umur adalah diri sendiri.
Pertama, panjang umur butuh percaya diri
Menurut penelitian ilmiah, usia manusia bisa mencapai 150 tahun. Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang hanya hidup hingga di bawah 90 tahun. Potensi umur manusia sangat besar, dan dapat dieksplorasi dari faktor bawaan maupun pengembangan diri. Untuk mencapainya, yang pertama harus dilakukan adalah memiliki kepercayaan diri. Ada orang yang salah didiagnosis kanker di rumah sakit, karena kehilangan kepercayaan diri, mental runtuh, padahal sebenarnya tidak sakit parah, namun akhirnya meninggal. Sebaliknya, ada orang yang didiagnosis penyakit parah tapi tetap tenang, menerima kenyataan, dan terus melawan penyakit, akhirnya berhasil hidup lebih lama. Kekuatan kepercayaan diri adalah sumber penting bagi panjang umur.
Kedua, panjang umur butuh meyakinkan diri sendiri
Bulan pun punya fase gelap dan cerah, manusia pun punya nasib baik dan buruk. Kegagalan dalam hidup pasti membawa goncangan emosional, jika tidak dikendalikan bisa mempersingkat umur. Banyak orang terjebak dalam pergolakan emosional hingga akhirnya memilih bunuh diri. Tragedi mereka terjadi karena tidak bisa meyakinkan diri sendiri. Harus belajar meyakinkan diri: tidak marah meski rugi, sadari filosofi "keberuntungan bisa berubah menjadi malapetaka, malapetaka bisa berubah menjadi keberuntungan". Saat sulit, terus mengatur suasana hati, benar-benar menguasai takdir diri sendiri. Dengan begitu, dasar psikologis untuk panjang umur telah terbangun.
Ketiga, panjang umur butuh menemukan diri sendiri
Manusia mudah menemukan dunia dan orang lain, tetapi sering kali mengabaikan dirinya sendiri. Dalam hidup terdapat potensi besar yang perlu kita temukan. Seseorang yang mampu menemukan dirinya sendiri akan terus menyesuaikan, mengubah, dan memperbarui diri, sehingga bisa berkembang, tumbuh, dan memperkuat diri. Dengan begitu, bisa mengatasi kesulitan, mengatasi penyakit, dan akhirnya meraih panjang umur.
Keempat, panjang umur butuh mengalahkan diri sendiri
Meniru orang lain, mengabaikan peran sosial diri sendiri—ini adalah kekurangan umum. Hanya dengan mengalahkan diri sendiri, seseorang bisa tetap tenang meski bunga mekar atau layu, awan bergerak atau berhenti, bisa menghadapi tantangan, penderitaan, dan nasib buruk dengan kekuatan hidup yang tangguh, lalu bernyanyi dengan penuh semangat: "Aku benar-benar ingin hidup lima ratus tahun lagi!"
Qian Weizhang akhirnya berkata: Olahraga harus dilakukan secara konsisten, karena olahraga adalah bagian penting dari kehidupan. Ia memberikan kekuatan mental yang tak tergoyahkan. Seseorang yang memiliki kehidupan yang utuh akan lebih rajin belajar, berinovasi, punya energi untuk mencapai tujuan, dan dapat memberikan kontribusi bagi negara.
,,,resep tradisional, kumpulan resep tradisional" />Yang Lain
Perawatan Kesehatan TCM
Qian Weizhang, rektor Universitas Shanghai yang telah berusia lebih dari sembilan puluh tahun dan merupakan anggota Akademi Sains Tiongkok, benar-benar sosok legendaris. Pada era 1960-an, ia bersama Qian Xuesen dan Qian Sanqiang diberi julukan "Tiga Qian" oleh Perdana Menteri Zhou Enlai karena pencapaian luar biasa dalam bidang sains; ia juga merupakan rektor universitas tertua yang masih aktif di Tiongkok saat ini.
Sejak masa kuliah, Qian Weizhang selama puluhan tahun konsisten menjalani olahraga. Sekarang, meski sudah tua, beliau tetap konsisten dalam rutinitas olahraga harian. Ia berkata: "Tidak boleh menghabiskan 'modal tubuh' yang sudah tua."
Pada usia tujuh puluhan, Qian Weizhang biasa berlari jarak jauh sebagai bentuk olahraga. Kini usianya mencapai sembilan puluh tahun, meskipun lari jarak jauh sudah kurang sesuai, tetapi beliau tetap "menetapkan" dirinya untuk berjalan minimal tiga ribu langkah setiap hari.
Dengan bantuan olahraga rutin, Qian Weizhang selalu menjaga kondisi tubuh dan pikiran yang sehat. Belakangan ini, Universitas Shanghai menyelenggarakan pertandingan sepak bola mahasiswa "Piala Qian Weizhang" untuk merayakan ulang tahun ke-90-nya. Qian Weizhang secara langsung merancang dan menulis aturan kompetisi pertandingan sepak bola tersebut, serta menyumbang dana untuk membuat piala pertandingan. Pada acara penutupan, beliau dengan antusias memberikan hadiah kepada mahasiswa, lalu berbicara lebih dari satu jam tentang sepak bola dan olahraga.
Soal rahasia panjang umur, Qian Weizhang menilai bahwa suplemen, perawatan makanan, dan faktor genetik hanyalah pendukung. Ia percaya bahwa kunci utama panjang umur adalah diri sendiri.
Pertama, panjang umur butuh percaya diri
Menurut penelitian ilmiah, usia manusia bisa mencapai 150 tahun. Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang hanya hidup hingga di bawah 90 tahun. Potensi umur manusia sangat besar, dan dapat dieksplorasi dari faktor bawaan maupun pengembangan diri. Untuk mencapainya, yang pertama harus dilakukan adalah memiliki kepercayaan diri. Ada orang yang salah didiagnosis kanker di rumah sakit, karena kehilangan kepercayaan diri, mental runtuh, padahal sebenarnya tidak sakit parah, namun akhirnya meninggal. Sebaliknya, ada orang yang didiagnosis penyakit parah tapi tetap tenang, menerima kenyataan, dan terus melawan penyakit, akhirnya berhasil hidup lebih lama. Kekuatan kepercayaan diri adalah sumber penting bagi panjang umur.
Kedua, panjang umur butuh meyakinkan diri sendiri
Bulan pun punya fase gelap dan cerah, manusia pun punya nasib baik dan buruk. Kegagalan dalam hidup pasti membawa goncangan emosional, jika tidak dikendalikan bisa mempersingkat umur. Banyak orang terjebak dalam pergolakan emosional hingga akhirnya memilih bunuh diri. Tragedi mereka terjadi karena tidak bisa meyakinkan diri sendiri. Harus belajar meyakinkan diri: tidak marah meski rugi, sadari filosofi "keberuntungan bisa berubah menjadi malapetaka, malapetaka bisa berubah menjadi keberuntungan". Saat sulit, terus mengatur suasana hati, benar-benar menguasai takdir diri sendiri. Dengan begitu, dasar psikologis untuk panjang umur telah terbangun.
Ketiga, panjang umur butuh menemukan diri sendiri
Manusia mudah menemukan dunia dan orang lain, tetapi sering kali mengabaikan dirinya sendiri. Dalam hidup terdapat potensi besar yang perlu kita temukan. Seseorang yang mampu menemukan dirinya sendiri akan terus menyesuaikan, mengubah, dan memperbarui diri, sehingga bisa berkembang, tumbuh, dan memperkuat diri. Dengan begitu, bisa mengatasi kesulitan, mengatasi penyakit, dan akhirnya meraih panjang umur.
Keempat, panjang umur butuh mengalahkan diri sendiri
Meniru orang lain, mengabaikan peran sosial diri sendiri—ini adalah kekurangan umum. Hanya dengan mengalahkan diri sendiri, seseorang bisa tetap tenang meski bunga mekar atau layu, awan bergerak atau berhenti, bisa menghadapi tantangan, penderitaan, dan nasib buruk dengan kekuatan hidup yang tangguh, lalu bernyanyi dengan penuh semangat: "Aku benar-benar ingin hidup lima ratus tahun lagi!"
Qian Weizhang akhirnya berkata: Olahraga harus dilakukan secara konsisten, karena olahraga adalah bagian penting dari kehidupan. Ia memberikan kekuatan mental yang tak tergoyahkan. Seseorang yang memiliki kehidupan yang utuh akan lebih rajin belajar, berinovasi, punya energi untuk mencapai tujuan, dan dapat memberikan kontribusi bagi negara.
informasi resep detail, termasuk komposisi, cara penggunaan dan khasiat" />
Bahasa: 简体中文 | 繁體中文 | 日本語 | 한국어 | Tiếng Việt | ภาษาไทย | Bahasa Indonesia | Bahasa Melayu | Filipino
|
| Beranda → Resep Tradisional → Resep Herbal Tiongkok | Tambahkan ke bookmark |
Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:
| Pencarian Resep Tradisional Tiongkok | ||||
| Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya | ||||
| Resep Tradisional / / / Qian Weizhang: Panjang Umur Melalui "Empat Sendiri" Yang Lain Perawatan Kesehatan TCM Qian Weizhang, rektor Universitas Shanghai yang telah berusia lebih dari sembilan puluh tahun dan merupakan anggota Akademi Sains Tiongkok, benar-benar sosok legendaris. Pada era 1960-an, ia bersama Qian Xuesen dan Qian Sanqiang diberi julukan "Tiga Qian" oleh Perdana Menteri Zhou Enlai karena pencapaian luar biasa dalam bidang sains; ia juga merupakan rektor universitas tertua yang masih aktif di Tiongkok saat ini. Sejak masa kuliah, Qian Weizhang selama puluhan tahun konsisten menjalani olahraga. Sekarang, meski sudah tua, beliau tetap konsisten dalam rutinitas olahraga harian. Ia berkata: "Tidak boleh menghabiskan 'modal tubuh' yang sudah tua." Pada usia tujuh puluhan, Qian Weizhang biasa berlari jarak jauh sebagai bentuk olahraga. Kini usianya mencapai sembilan puluh tahun, meskipun lari jarak jauh sudah kurang sesuai, tetapi beliau tetap "menetapkan" dirinya untuk berjalan minimal tiga ribu langkah setiap hari. Dengan bantuan olahraga rutin, Qian Weizhang selalu menjaga kondisi tubuh dan pikiran yang sehat. Belakangan ini, Universitas Shanghai menyelenggarakan pertandingan sepak bola mahasiswa "Piala Qian Weizhang" untuk merayakan ulang tahun ke-90-nya. Qian Weizhang secara langsung merancang dan menulis aturan kompetisi pertandingan sepak bola tersebut, serta menyumbang dana untuk membuat piala pertandingan. Pada acara penutupan, beliau dengan antusias memberikan hadiah kepada mahasiswa, lalu berbicara lebih dari satu jam tentang sepak bola dan olahraga. Soal rahasia panjang umur, Qian Weizhang menilai bahwa suplemen, perawatan makanan, dan faktor genetik hanyalah pendukung. Ia percaya bahwa kunci utama panjang umur adalah diri sendiri. Pertama, panjang umur butuh percaya diri Menurut penelitian ilmiah, usia manusia bisa mencapai 150 tahun. Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang hanya hidup hingga di bawah 90 tahun. Potensi umur manusia sangat besar, dan dapat dieksplorasi dari faktor bawaan maupun pengembangan diri. Untuk mencapainya, yang pertama harus dilakukan adalah memiliki kepercayaan diri. Ada orang yang salah didiagnosis kanker di rumah sakit, karena kehilangan kepercayaan diri, mental runtuh, padahal sebenarnya tidak sakit parah, namun akhirnya meninggal. Sebaliknya, ada orang yang didiagnosis penyakit parah tapi tetap tenang, menerima kenyataan, dan terus melawan penyakit, akhirnya berhasil hidup lebih lama. Kekuatan kepercayaan diri adalah sumber penting bagi panjang umur. Kedua, panjang umur butuh meyakinkan diri sendiri Bulan pun punya fase gelap dan cerah, manusia pun punya nasib baik dan buruk. Kegagalan dalam hidup pasti membawa goncangan emosional, jika tidak dikendalikan bisa mempersingkat umur. Banyak orang terjebak dalam pergolakan emosional hingga akhirnya memilih bunuh diri. Tragedi mereka terjadi karena tidak bisa meyakinkan diri sendiri. Harus belajar meyakinkan diri: tidak marah meski rugi, sadari filosofi "keberuntungan bisa berubah menjadi malapetaka, malapetaka bisa berubah menjadi keberuntungan". Saat sulit, terus mengatur suasana hati, benar-benar menguasai takdir diri sendiri. Dengan begitu, dasar psikologis untuk panjang umur telah terbangun. Ketiga, panjang umur butuh menemukan diri sendiri Manusia mudah menemukan dunia dan orang lain, tetapi sering kali mengabaikan dirinya sendiri. Dalam hidup terdapat potensi besar yang perlu kita temukan. Seseorang yang mampu menemukan dirinya sendiri akan terus menyesuaikan, mengubah, dan memperbarui diri, sehingga bisa berkembang, tumbuh, dan memperkuat diri. Dengan begitu, bisa mengatasi kesulitan, mengatasi penyakit, dan akhirnya meraih panjang umur. Keempat, panjang umur butuh mengalahkan diri sendiri Meniru orang lain, mengabaikan peran sosial diri sendiri—ini adalah kekurangan umum. Hanya dengan mengalahkan diri sendiri, seseorang bisa tetap tenang meski bunga mekar atau layu, awan bergerak atau berhenti, bisa menghadapi tantangan, penderitaan, dan nasib buruk dengan kekuatan hidup yang tangguh, lalu bernyanyi dengan penuh semangat: "Aku benar-benar ingin hidup lima ratus tahun lagi!" Qian Weizhang akhirnya berkata: Olahraga harus dilakukan secara konsisten, karena olahraga adalah bagian penting dari kehidupan. Ia memberikan kekuatan mental yang tak tergoyahkan. Seseorang yang memiliki kehidupan yang utuh akan lebih rajin belajar, berinovasi, punya energi untuk mencapai tujuan, dan dapat memberikan kontribusi bagi negara. | Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya |
Qian Weizhang: Panjang Umur Melalui "Empat Sendiri" | |
Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami
Email: [email protected]