Musim gugur adalah masa emas untuk perawatan nutrisi, tetapi metode perawatan yang tidak tepat tidak hanya tidak memberikan hasil yang diharapkan, bahkan bisa merusak kesehatan. Dr. Chen Bohua, kepala Departemen Pengobatan Gabungan Tiongkok-Barat di Rumah Sakit Provinsi Heilongjiang, mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut saat perawatan nutrisi musim gugur. Apa yang Harus Dimakan Saat Perawatan Nutrisi Musim Gugur Ginseng, mutiara, lotus, wijen... Dengan berbagai jenis suplemen, beberapa konsumen merasa bingung, makan apa saat perawatan nutrisi musim gugur? Chen Bohua merekomendasikan makanan berikut untuk konsumen biasa. Baihe: memiliki fungsi memperkuat paru-paru, melembabkan paru-paru, menenangkan jiwa dan pikiran, serta menghilangkan kelelahan. Lotus: dapat menghilangkan panas sisa, memperkuat tubuh. Shanyao: cocok untuk semua kalangan, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, sehat maupun sakit. Bai bian dou: bisa dimasak menjadi bubur atau direbus, membantu memperkuat limpa dan lambung, meningkatkan nafsu makan. O: bubur matang dapat memperkuat limpa dan lambung, cocok untuk perawatan nutrisi musim gugur. Daging sapi dan daging kambing: konsumsi daging sapi dan kambing di musim gugur dapat memperkuat darah dan energi vital secara hangat. Chestnut: memiliki fungsi memperkuat limpa dan lambung, memperkuat tulang dan ginjal. Kurma: dapat mengisi kekurangan yin, melembabkan tubuh, memperkuat paru-paru dan energi vital. Chen Bohua mengatakan bahwa suplemen mahal seperti ginseng dan mutiara tidak cocok untuk semua orang, suplemen ini sebaiknya dikonsumsi di bawah bimbingan dokter. Di musim gugur, sebaiknya banyak mengonsumsi makanan yang melembabkan tubuh dan menghilangkan kekeringan, seperti jamur putih, wijen, ayam hitam, paru babi, kedelai susu, madu. Rutin mengonsumsi makanan ini dapat mencegah kerusakan akibat kekeringan musim gugur. Selain itu, produk susu, kacang-kacangan, serta sayuran dan buah-buahan segar sebaiknya dikonsumsi lebih banyak, karena makanan-makanan ini kaya karbohidrat, protein, dan vitamin, merupakan suplemen yang sangat baik. Para ahli menyarankan agar lansia dan orang dengan tubuh lemah menentukan metode perawatan nutrisi berdasarkan kondisi tubuh, jangan melakukan perawatan nutrisi secara buta. Sebelum memilih makanan atau obat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter profesional. Dokter menekankan bahwa karena banyak makanan dingin dan beku dikonsumsi di musim panas, sistem pencernaan belum sepenuhnya pulih di awal musim gugur, sehingga sebaiknya menghindari makanan berminyak. Cuaca musim gugur kering, orang mudah mengalami panas dalam, oleh karena itu diet musim gugur juga harus menghindari makanan pedas seperti bawang putih, jahe, bawang merah, cabai. Empat Hal yang Harus Dihindari Saat Perawatan Nutrisi Musim Gugur Pertama, jangan berpikir lebih banyak lebih baik. Mengonsumsi suplemen dalam jumlah berlebihan pasti berbahaya. Anggapan bahwa "semakin banyak suplemen, semakin baik, bisa menyembuhkan penyakit, atau membuat sehat jika tidak sakit" adalah tidak ilmiah. Konsumsi berlebihan akan menambah beban pada limpa dan hati. Di musim panas, karena banyak minum minuman dingin dan makanan beku, banyak orang mengalami penurunan fungsi limpa dan lambung. Jika tiba-tiba melakukan perawatan nutrisi berlebihan, akan secara tiba-tiba menambah beban pada organ pencernaan yang masih lemah, sehingga organ pencernaan yang lemah tidak bisa menanggungnya, menyebabkan gangguan fungsi pencernaan. Kedua, jangan menggantikan makanan dengan obat. Pendekatan yang terlalu menekankan obat dan mengabaikan makanan adalah tidak ilmiah. Banyak makanan juga merupakan suplemen yang baik. Misalnya, makan banyak chencai dapat mengobati hipertensi; makan banyak lobak dapat membantu pencernaan, menghilangkan gas, dan mengurangi sesak dada; makan banyak shanyao dapat memperkuat limpa dan lambung. Makanan harian seperti walnut, wijen, kacang tanah, kurma, kacang polong juga merupakan pilihan bagus untuk perawatan nutrisi. Ketiga, jangan berpikir semakin mahal semakin baik. Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga suplemen yang cocok juga berbeda. Suplemen mahal seperti mutiara dan ginseng tidak cocok untuk semua orang. Setiap suplemen memiliki target dan indikasi tertentu, prinsip perawatan nutrisi harus berdasarkan kegunaan dan efektivitas, sesuaikan dengan kebutuhan—kurang apa yang perlu diisi. Keempat, jangan hanya fokus pada daging. Konsumsi daging sapi dan kambing secara moderat di musim gugur memberikan efek perawatan nutrisi yang baik. Namun setelah musim panas, karena sistem pencernaan belum pulih sepenuhnya, makanan berminyak berlebihan sulit dicerna dan diserap. Selain itu, akumulasi lemak dan gula dalam tubuh bisa memicu penyakit kardiovaskular. Dalam perawatan nutrisi, jangan abaikan sayuran, karena sayuran menyediakan berbagai vitamin dan mineral.
|