Musim panas adalah waktu favorit bagi banyak orang untuk berkumpul di tempat makan laut. Namun, setelah makan kerang atau kerang mutiara, beberapa orang mengalami gejala seperti diare dan muntah. Badan Kesehatan Hong Kong baru-baru ini mengingatkan agar waspada karena kerang sangat rentan terkontaminasi oleh toksin alga, yang dapat menyebabkan keracunan berbeda tingkatan, sehingga harus lebih berhati-hati. Perhatian: Risiko keracunan saat makan kerang Para ahli menjelaskan bahwa toksin alga umumnya terdapat dalam tumbuhan alga laut, sedangkan kerang sebagian besar adalah organisme filter yang mengonsumsi alga sebagai makanan. Jika alga yang dikonsumsi mengandung racun, racun tersebut akan terakumulasi di jaringan tubuh kerang, terutama bagian organ dalam. Orang yang mengonsumsi kerang yang terkontaminasi toksin alga akan mengalami keracunan. Keracunan kerang dibagi menjadi empat jenis utama: keracunan kerang paralitik, keracunan kerang diare, keracunan saraf kerang, dan keracunan kerang yang menyebabkan hilang ingatan. Gejalanya termasuk sensasi kesemutan, mati rasa, ruam, demam, muntah, diare, kram perut, perubahan sensasi dingin-panas, detak jantung lambat, dan pembesaran pupil. Gejala biasanya muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah konsumsi. Badan Kesehatan Hong Kong menyarankan langkah-langkah berikut untuk mencegah keracunan kerang: pertama, beli hanya dari tempat terpercaya, hindari makan di warung pinggir jalan. Kedua, jangan makan terlalu banyak sekaligus; saat makan, hanya makan bagian daging bulat di tengah kerang, yaitu otot ekstensor; hindari bagian pinggiran yang berwarna hitam karena itu biasanya organ dalam, alat kelamin, dan telur kerang. Ketiga, pastikan proses memasak benar-benar matang; meskipun suhu mendidih tidak dapat menghilangkan semua toksin tahan panas, tetapi dapat mengurangi risiko infeksi mikroba secara signifikan. Keempat, anak-anak, pasien, dan lansia lebih rentan terhadap gejala keracunan jika mengonsumsi kerang beracun, sehingga sebaiknya menghindari atau mengonsumsi dalam jumlah sedikit. Ahli menekankan: Jika setelah makan kerang muncul gejala keracunan, segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk diagnosis, dan simpan sisa makanan untuk pemeriksaan dan investigasi oleh petugas terkait.
|