Metode pengobatan makanan yang umum digunakan dalam medis Tiongkok meliputi empat jenis: metode pemeliharaan seimbang, metode pemeliharaan dingin, metode pemeliharaan hangat, dan metode pemeliharaan intensif: 1. Metode pemeliharaan seimbang memiliki dua makna: satu adalah menggunakan makanan yang tidak panas dan tidak dingin, bersifat netral, seperti sebagian besar biji-bijian, buah-buahan, sayuran, sebagian unggas, telur, daging, susu, termasuk beras ketan, jagung, kacang polong, kol, burung pipit, daging babi, susu, dll. Yang kedua adalah menggunakan makanan yang dapat menambah qi sekaligus menambah yin, atau menambah yang dan yin secara bersamaan, seperti batang tanaman talas, madu, yang tidak hanya menambah qi paru dan limpa, tetapi juga menambah yin paru dan limpa; seperti buah goji yang tidak hanya menambah yin ginjal, tetapi juga menambah yang ginjal. Makanan ini cocok untuk umum sebagai pencegahan kesehatan. 2. Metode pemeliharaan dingin menggunakan makanan yang menambah tanpa mengganggu pencernaan, bersifat netral atau agak dingin, kadang-kadang juga menggunakan makanan yang bersifat mengeluarkan (menyembuhkan kondisi berlebihan), seperti membersihkan panas lambung, mengurangi sembelit, meningkatkan penyerapan makanan, mengganti yang lama dengan yang baru, sehingga mencapai tujuan "mengurangi untuk menambah". Makanan pemeliharaan dingin yang umum terdiri dari buah-buahan dan sayuran, termasuk lobak, winter melon, semangka, millet, apel, pir, bunga kering, dll. 3. Metode pemeliharaan hangat menggunakan makanan bersifat hangat untuk menambah energi, cocok untuk mereka yang defisiensi yang atau defisiensi qi yang, seperti anggota tubuh dingin, takut dingin, lemas, lesu, buang air kecil jernih dan sering, atau edema, serta sering digunakan sebagai makanan pemeliharaan musim dingin bagi orang biasa. Makanan yang umum digunakan antara lain kacang walnut, kurma, buah longan, hati babi, ikan belut, udang laut, dll. 4. Metode pemeliharaan intensif menggunakan makanan dengan efek penambah yang kuat dan cepat memberikan hasil. Penggunaan metode ini harus mempertimbangkan kondisi tubuh, musim, dan kondisi penyakit, agar dapat mencapai tujuan penambahan tanpa menyebabkan ketidakseimbangan. Makanan pemeliharaan intensif yang umum digunakan antara lain daging domba, daging anjing, daging rusa, rahim rusa, ekor rusa, ginjal rusa, kura-kura, telapak beruang, salmon, ikan kuning, dll.
|