Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang panjang, kacang ercis, dan kacang tanjung termasuk sayuran kacang. Banyak orang hanya tahu bahwa kacang-kacangan ini mengandung protein berkualitas tinggi dan asam lemak tak jenuh (lemak baik), serta mineral dan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan sayuran lain, namun tidak tahu bahwa mereka juga memiliki nilai farmakologis penting. Dalam perspektif kedokteran tradisional Tiongkok, kacang-kacangan memiliki sifat netral dan fungsi menghilangkan kelembaban serta memperkuat limpa, sangat cocok bagi orang dengan limpa lemah. Namun, tergantung jenisnya, manfaat terapi makanan mereka juga berbeda. Kacang Polong: Biasanya dikonsumsi di musim panas dan gugur. Dapat membantu mengatasi gejala seperti nafsu makan menurun, diare, muntah, dan keputihan pada wanita yang disebabkan oleh kelemahan limpa. Pasien diabetes yang mengalami kelemahan limpa sering merasa mulut kering, oleh karena itu sebaiknya sering mengonsumsi kacang polong. Wanita dapat menggiling kacang polong menjadi bubuk, minum 6–12 gram per kali, dengan arak beras atau air hangat, untuk mengurangi keputihan berlebih. Kacang Panjang: Rasanya manis, bersifat hangat, memiliki fungsi menghangatkan limpa dan lambung, menurunkan gas, memperkuat ginjal, serta memperkuat vitalitas. Cocok untuk gejala seperti stagnasi qi, bersendawa, sesak dada, dan nyeri punggung. Kacang panjang muda bisa dimasak atau dibuat acar, rasanya enak dan memiliki efek pemanasan; kacang panjang tua sangat efektif mengatasi bersendawa. Kacang Tanjung: Juga dikenal sebagai kacang panjang. Selain memiliki fungsi memperkuat limpa dan lambung, yang paling penting adalah dapat memperkuat ginjal. Li Shizhen pernah memuji kacang tanjung karena "mengatur fungsi internal, memperkuat vitalitas, memperkuat ginjal dan lambung, menyeimbangkan lima organ, menyesuaikan qi dan darah, serta memproduksi cairan tubuh." Istilah "qi dan darah" dalam istilah Tiongkok merujuk pada qi dan darah, ketika keduanya seimbang, dapat memastikan kualitas tidur yang baik. Selain itu, mengonsumsi kacang tanjung secara rutin juga dapat mengatasi muntah dan bersendawa. Anak-anak yang mengalami akumulasi makanan dan perut kembung dapat mengunyah kacang tanjung segar secara perlahan, yang dapat membantu mengurangi gejala. Kacang Ercis: Rasanya manis, bersifat netral, konsumsi rutin dapat memperkuat qi dan darah, serta membantu buang air kecil. Cocok untuk gejala seperti nafsu makan menurun dan perut kembung akibat kelemahan limpa. Ibu menyusui yang mengonsumsinya juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
|