Dalam lingkungan cuaca dingin, ada orang yang berpakaian tipis tetapi tetap segar, penuh energi, bahkan orang tua di atas usia 60 tahun masih berenang di sungai musim dingin. Ada juga yang masih muda tapi sangat takut dingin, begitu musim dingin tiba, tubuhnya dibungkus rapat-rapat, tetapi tangan dan kaki tetap dingin, bahkan gemetar. Orang yang sangat takut dingin, terutama lansia, memiliki daya tahan imun dan kekebalan tubuh yang menurun, sangat rentan terkena pilek, dan sering mengalami gejala seperti kepala berat, nyeri bahu dan lengan, lelah, pusing, sakit pinggang, dll. Dalam kedokteran Tiongkok, "Qi Yang lemah menyebabkan rasa dingin dari luar." Artinya, tubuh yang kekurangan Qi Yang, darah dan Qi tidak cukup, Qi pertahanan tidak kuat, tidak bisa menghangatkan otot untuk menahan serangan dingin dari luar, sehingga mudah merasa dingin. Studi modern menunjukkan bahwa jenis tubuh Qi Yang lemah terkait dengan defisiensi zat besi, hipotensi, tubuh kurus, dan fungsi tiroid yang rendah. Penderita yang takut dingin lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria. Karena otot wanita umumnya tidak sekuat pria, sedangkan otot adalah sumber utama pembentukan panas. Selain itu, menstruasi wanita sering menyebabkan kehilangan zat besi. Selain itu, kadar estrogen wanita menurun selama masa menopause, dan estrogen memengaruhi stabilitas fungsi saraf dan pembuluh darah, sehingga menyebabkan sirkulasi darah buruk, menyebabkan tangan dan kaki atau seluruh tubuh merasa dingin. Rekomendasi: Apakah minum alkohol dan makan hotpot bisa membuat tubuh terasa hangat? Makanan Pengganti Bagaimana mengubah kondisi tubuh Qi Yang lemah dan menghilangkan rasa dingin? Utamanya harus melalui penyesuaian diet dan latihan tahan dingin. Pertama, perlu memperhatikan perubahan jenis makanan, memberi "panas" bagi orang yang kekurangan panas. Saat musim dingin, makan daging kambing, daging anjing, dan makanan lain yang memiliki efek memperkuat ginjal dan menghangatkan tubuh, serta cabai, udang kering, kacang walnut, sangat membantu meningkatkan daya tahan terhadap dingin. Daging kambing rasanya manis, bersifat hangat, mengandung lemak, protein, karbohidrat, serta mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, bisa menghangatkan tubuh, memperkuat tubuh, menguatkan ginjal dan hati, membuka nafsu makan dan memperkuat limpa—merupakan makanan hangat yang kaya nutrisi di musim dingin. Daging anjing rasanya manis, bersifat hangat, bisa menguatkan Qi tengah, memperkuat ginjal dan menghangatkan tubuh, menenangkan limpa dan lima organ, memperkuat pinggul dan lutut, menghangatkan bagian bawah tubuh, mengandung protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, sangat bermanfaat bagi pasien yang tangan dan kaki dingin, nyeri pinggang dan lutut, tubuh lemah. Seperti pepatah mengatakan: "Setelah makan daging anjing, tubuh terasa hangat, tidak perlu selimut untuk melewati musim dingin," "Setelah minum sup daging anjing, musim dingin bisa dilewati tanpa selimut." Selain itu, cabai mengandung capsaicin, bisa merangsang nafsu makan, meningkatkan pencernaan, membuat detak jantung cepat, memperbesar pembuluh darah kecil di permukaan tubuh, meningkatkan aliran darah ke permukaan tubuh. Makan cabai secara moderat di musim dingin membuat tubuh terasa hangat dan nyaman, serta mencegah kerusakan oleh dingin dan lembab pada sendi dan otot. Kandungan protein, kalsium, fosfor, zat besi dalam udang kering lebih tinggi daripada daging, telur, susu, memiliki fungsi memperkuat ginjal, membangkitkan vitalitas, memperkuat limpa dan lambung, mengalirkan darah—paling cocok untuk pasien musim dingin dengan limpa dan ginjal lemah, impotensi, nyeri pinggang. Kacang walnut mengandung lemak lebih dari 40%, sebagian besar asam lemak tak jenuh, bisa menurunkan kolesterol, mencegah aterosklerosis dan hipertensi. Fosfolipid yang kaya dalam kacang walnut merupakan bahan penting pembentuk sel tubuh, bisa meningkatkan aktivitas sel, mempercepat fungsi pembentukan darah, meningkatkan nafsu makan. Selain itu, kacang walnut mengandung karbohidrat yang cukup, menghasilkan panas tinggi, bisa meningkatkan produksi panas tubuh, menjaga tubuh tetap hangat. Olahraga Olahraga yang tepat tidak hanya memperkuat otot yang menghasilkan panas, memperbaiki sekresi hormon, mempercepat metabolisme, tetapi juga membantu mengirim panas ke seluruh bagian tubuh. Olahraga harus disesuaikan dengan usia, kondisi tubuh, dan kondisi lingkungan, pilih aktivitas yang sesuai. Selain itu, rutin mencuci muka, mencuci hidung, dan menggosok tubuh dengan air dingin setiap hari, serta melakukan latihan "musim semi berpakaian tebal, musim gugur berpakaian tipis" secara moderat, dapat meningkatkan kemampuan tubuh menahan dingin. Latihan tahan dingin sebaiknya dimulai dari akhir musim panas hingga awal musim gugur, harus dilakukan secara konsisten dan bertahap. Untuk menahan dingin, perlu memperhatikan penyesuaian pakaian, terutama kehangatan kepala, punggung, dan kaki. Setiap malam sebelum tidur, harus mandi kaki dengan air hangat. Prinsip berpakaian adalah "atasan agak tipis, bawahan tebal, pakaian dan sepatu harus longgar, kering, hangat, dan memiliki daya isolasi yang baik." Hindari pakaian terlalu ketat agar tidak mengganggu sirkulasi darah. Latihan Bagi pasien lanjut usia dan lemah yang merasa dingin karena Qi Yang lemah, bisa juga menggunakan pengobatan herbal. Obat-obatan seperti Ginger kering, Cinnamon, Radix Aconiti Praeparata, Xianlingpi, dan Rusa yang menghangatkan limpa, memperkuat ginjal, dan memperkuat Yang paling sering digunakan. Bagi pasien yang sering merasa dingin dan mudah terkena pilek, bisa menggunakan formula Bu Zhong Yi Qi Tang yang terdiri dari Ginseng, Huangqi, Danggui, Chenpi, Shengma, Chaihu, Bai Zhu, Zhi Gancao, ditambah Fang Feng, Ginger kering, yang memiliki efek menguatkan Qi dan Yang, meningkatkan fungsi imun, mengurangi frekuensi pilek. Perlu ditekankan khusus: menggunakan minum alkohol untuk menahan dingin adalah mitos umum. Karena alkohol menghasilkan panas sangat sedikit, sensasi hangat setelah minum alkohol disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah oleh alkohol, yang menyebabkan panas tubuh yang sebelumnya tersimpan terlepas. Setelah efek alkohol hilang, panas tubuh yang tersimpan terlepas ke luar, sehingga kemampuan menahan dingin justru menurun, sering menyebabkan kulit berjerawat, yang disebut "dingin setelah minum alkohol".
|