Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Obat Makanan / / Olahraga Tak Henti, Diet Tak BerhentiSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Olahraga Tak Henti, Diet Tak Berhenti

Dengan meningkatnya standar hidup dan berkurangnya aktivitas fisik, jumlah orang gemuk di kalangan profesional muda semakin meningkat. Obesitas tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, olahraga diet sudah menjadi keharusan.
Meskipun ada banyak pendapat dan cara berbeda tentang diet, praktik menunjukkan bahwa kunci utama diet adalah olahraga. Saat ini, para ahli percaya bahwa untuk menurunkan berat badan, pertama-tama harus mengontrol pola makan, kedua meningkatkan aktivitas fisik, yaitu mengurangi asupan kalori atau berusaha membakar kalori dalam tubuh.
Secara umum, membatasi makanan dan mengurangi asupan karbohidrat dan lemak secara moderat hanya efektif bagi penderita obesitas ringan. Bagi penderita obesitas berat, perlu menggabungkan pembatasan makanan yang ketat dengan olahraga intensif agar bisa menurunkan berat badan. Oleh karena itu, dalam membuat rencana olahraga diet, perlu memperhatikan intensitas olahraga dan memilih jenis olahraga yang sesuai.
Dari sudut pandang konsumsi energi, olahraga dengan intensitas sedang (seperti lari jarak jauh) bisa dilakukan dalam waktu lama, sehingga total konsumsi energi menjadi lebih besar. Selain glukosa, lemak juga menjadi sumber energi utama dalam olahraga intensitas sedang. Berdasarkan prinsip ini, olahraga yang berlangsung lama dengan intensitas sedang memberikan efek diet terbaik.
Rencana diet olahraga yang diajukan oleh Pusat Medis Olahraga Universitas Aichi Jepang adalah: intensitas olahraga antara 40% hingga 60% dari maksimal aktivitas; setiap sesi olahraga selama 2,5 jam, menghabiskan energi 1004,5 hingga 1255,7 kilojoule (240 hingga 300 kilokalori); olahraga minimal 3 kali seminggu. Ada yang berpendapat bahwa rumus menghitung detak jantung optimal untuk diet adalah: (220 – usia – detak jantung istirahat) ÷ 2 + detak jantung istirahat.
Jenis olahraga harus memilih olahraga aerobik yang melibatkan seluruh tubuh dan daya tahan, seperti berjalan jauh, lari santai, bersepeda, dan berenang; olahraga statis seperti alat peregangan otot untuk melatih kekuatan otot dan daya tahan otot; serta senam pemanasan dan pendinginan. Penting untuk terus mengganti jenis olahraga agar tidak bosan. Namun, bagi penderita hipertensi dan penyakit jantung koroner, jangan melakukan olahraga isometrik (statik), agar tidak menyebabkan detak jantung terlalu cepat dan tekanan darah naik.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]