Pemilihan cabai harus disesuaikan dengan wilayah Saat ini, rasa pedas telah menjadi bagian penting dari makanan di kalangan penduduk utara. Lihat saja banyak restoran Sichuan dan restoran Thailand yang memiliki tingkat kepedasan berbeda-beda. Namun para ahli memperingatkan bahwa orang utara yang suka pedas berisiko merusak mata. Jenis tubuh berbeda, konsumsi cabai pun berbeda Karena perbedaan iklim antara utara dan selatan, tubuh manusia juga berbeda. Misalnya, sistem pencernaan penduduk utara lebih kuat, sedangkan penduduk selatan lebih lemah. Menurut Dr. Zhao Zhifu, kepala Departemen Psikosomatik Rumah Sakit Guang'anmen Akademi TCM Tiongkok, penduduk utara memiliki tubuh panas di dalam, dingin di luar, sementara penduduk selatan memiliki tubuh dingin di dalam, panas di luar. Bagi mata, yang paling tidak tahan adalah panas di dalam yang ditambah panas di luar. Sehingga konsumsi cabai tanpa batas dapat langsung merusak mata: pertama, menyebabkan sensasi terbakar pada mata, pembuluh darah mata membengkak, menyebabkan penglihatan kabur. Jika terus-menerus terpapar iritasi pedas, dapat mempercepat munculnya konjungtivitis, arteriosklerosis retina, mata kering, dan penurunan penglihatan yang biasanya muncul pada usia lanjut. Lalu, siapa yang sebaiknya tidak makan cabai? Dr. Zhao menyarankan: orang yang wajah merah, telinga merah, sembelit, urine kuning, mata merah, jangan makan cabai. Orang yang temperamen mudah marah juga sebaiknya tidak makan cabai. Orang dari selatan yang datang ke utara, karena pengaruh perubahan iklim dan lingkungan, tubuh mereka secara bertahap berubah, maka harus mengubah kebiasaan makan cabai.
|