Musim semi adalah awal dari empat musim. Mulai dari hari Lichun, melalui enam periode musim: Yu Shui, Jing Zhe, Chun Fen, Qing Ming, dan Gu Yu. Sejak awal musim semi, segala sesuatu bangkit kembali, alam dipenuhi semangat kehidupan yang subur. Oleh karena itu, perawatan kesehatan di musim semi harus menyesuaikan dengan karakteristik alami naiknya qi yang positif di musim semi, dengan fokus utama pada pelestarian qi yang positif. (1) Harus waspada terhadap serangan angin. Angin adalah elemen dominan di musim semi. Angin musim semi membuat cabang willow hijau, membuka bunga-bunga, dan juga membangkitkan semangat hidup manusia. Namun, angin bersifat bergerak cepat dan berubah-ubah; jika terlalu kuat, dapat merusak kesehatan. Pertama, merusak paru-paru (qi paru), menyebabkan flu, demam, batuk. Kedua, merusak organ lain, menyebabkan nyeri sendi rematik, kelumpuhan wajah, dll. Ketiga, bergabung dengan patogen lain, menyebabkan radang usus akut disertai muntah dan diare. (2) Harus menjaga kulit dan mencegah kekeringan. Kulit adalah organ terbesar tubuh manusia. Kulit sangat rentan terhadap gangguan cuaca kering di musim semi. Angin dan debu besar di musim semi, ditambah udara yang kering, mudah mengurangi kadar air pada kulit wajah, menyebabkan kulit kering, tegang, mengelupas lokal, atau muncul keriput. Air adalah agen kecantikan terbaik. Saat mencuci muka, gunakan air hangat dan dingin bergantian, yang tidak hanya membersihkan minyak wajah, tetapi juga merangsang sirkulasi darah kulit, membuat wajah lebih halus dan bersih. Di musim semi, penting untuk mengonsumsi cukup cairan, minum 2500 ml air putih setiap hari (5 liter air), minum air sebelum tidur dan setelah bangun pagi, untuk mengencerkan darah, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, jus segar, sayuran daun, dan teh adalah minuman yang sangat baik. (3) Harus tetap melakukan olahraga. Musim semi penuh dengan pohon yang tumbuh subur dan bunga-bunga indah, merupakan waktu yang tepat untuk menyerap energi alam demi melestarikan qi yang positif, sedangkan olahraga adalah cara terbaik untuk melestarikan qi yang positif, yang paling ekonomis dan mudah dilakukan adalah berjalan kaki. (4) Harus merawat hati dan menjaga kesehatan. Hati berkaitan dengan qi musim semi, semua berkaitan dengan kayu. Pertama, harus tenang secara emosional. Jika perasaan tidak lancar, marah, atau kesal, akan menyebabkan qi hati naik tinggi, tekanan darah meningkat, dan sangat rentan terhadap stroke (penyakit pembuluh darah otak). Kedua, harus mengisi air untuk mendukung kayu agar hati sehat. Hati termasuk jenis kayu, bergantung pada nutrisi dari ginjal (air). Kurangnya air ginjal menyebabkan qi hati naik tinggi, yang dapat menyebabkan hipertensi, sakit kepala, susah tidur, dll. Disarankan mengonsumsi produk yang bermanfaat bagi ginjal dan hati, seperti: Gou Qi Zi, Huang Jing, Nü Zhen Zi, Han Lian Cao, Bai He, Shu Di, Bai Shao, Gan Cao, Gou Teng, Fu Ling, rebusan air, sesuai dengan kondisi tubuh (dingin/panas, defisiensi/kelebihan), tambah atau kurangi dosis. (5) Sebaiknya makan makanan yang hangat dan bergizi. Pada musim semi, harus mengikuti prinsip dalam "Huangdi Neijing": "Musim semi dan musim panas perlu menjaga qi yang positif". Dengan demikian, makanan hangat yang memperkuat qi yang positif sebaiknya dikonsumsi secara moderat. Para dokter kuno merekomendasikan sayuran yang baik untuk menjaga qi yang positif, seperti bawang daun, bawang putih, dan bawang merah. Mengenai bawang daun, Li Shizhen dalam "Bencao Gangmu" berkata: "Daun bawang hangat, akarnya hangat, manfaatnya sama; mentah rasanya pedas dan menghilangkan darah kental, matang rasanya manis dan memperkuat tengah tubuh, merupakan sayuran hati." Konsumsi bawang daun hangat secara moderat di musim semi dapat membantu memperkuat qi tubuh, meningkatkan fungsi hati dan limpa, serta memperbaiki fungsi pencernaan. Bawang putih memiliki nilai obat lengkap, daunnya dapat menyehatkan lima organ internal dan menghilangkan edema; bagian putih bawang dapat membuka qi yang positif, mengeluarkan keringat, menghilangkan racun dan mengurangi pembengkakan; jus bawang dapat menghilangkan racun dan meredakan nyeri; akar bawang dapat digunakan untuk mengobati hemoroid dan perdarahan dubur. Bawang putih memiliki rasa pedas dan hangat, memiliki fungsi menghilangkan racun dan menghilangkan stagnasi darah, sangat efektif dalam mencegah infeksi saluran pernapasan dan saluran pencernaan di musim semi, serta membersihkan darah, bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, di musim semi dapat dimasak bubur dari buah kurma (kurma merah), huai shan, beras, millet, kacang tanah (atau kacang merah), untuk memperkuat limpa dan lambung, serta melembabkan tubuh. Di musim semi, sebaiknya makan lebih banyak sayuran dan sayuran liar seperti kacang kedelai muda, kacang hijau muda, daun ketumbar, bambu muda musim semi, bayam, seledri, sawi, dll., yang tidak hanya memberikan vitamin, mineral, dan mikroelemen, tetapi juga membantu menghilangkan panas dalam tubuh dan mengurangi kekeringan, sehingga membantu menghilangkan panas yang menumpuk. Hindari makanan berminyak, dingin, atau keras, agar tidak merusak limpa dan lambung.
|