Setelah bekerja seharian, sekali pijatan yang cukup kuat akan membuat badan segar dan pikiran jernih. Karena alasan itulah, orang-orang berbondong-bondong membeli kursi pijat di toko-toko. Kini, jenis kursi pijat lebih beragam dibanding beberapa tahun lalu, harga pun bervariasi: kursi pijat impor termahal mencapai 16.000 yuan, sementara kursi lokal murah bisa seharga 2.000–3.000 yuan. Apakah duduk di kursi pijat benar-benar memberikan efek pijat? Jurnalis meminta Dr. Ding Quanmao, Wakil Direktur Departemen Pijat Rumah Sakit Guang'anmen Akademi TCM Tiongkok, menjawab pertanyaan konsumen. Dr. Ding berpendapat bahwa prinsip kursi pijat adalah menggunakan gaya rol mekanik dan tekanan mekanik untuk melakukan pijat. Pijat manual dapat membuka meridian, melancarkan peredaran darah dan qi, menjaga keseimbangan yin-yang tubuh, sehingga setelah pijat terasa otot rileks, sendi lebih fleksibel, pikiran segar, dan lelah berkurang, yang penting bagi kesehatan tubuh. Bagi orang sehat, pijat manual dapat meningkatkan daya tahan alami tubuh dan memberikan efek kesehatan. Namun, pijat mekanik kursi pijat berbeda dari pijat manual: meskipun memiliki beberapa titik sentuh, tidak bisa menentukan titik, menekan titik, atau melakukan gerakan seperti pijat manual, hanya meniru gerakan "memijat" dan "meremas". Oleh karena itu, kursi pijat hanya bisa mengurangi kelelahan dan mengurangi ketidaknyamanan, memberikan efek relaksasi, tanpa efek terapeutik, dan kekuatan pijat sulit dikontrol—terlalu lembut tidak efektif, terlalu keras bisa menyebabkan nyeri otot. Di samping itu, ada beberapa orang yang tidak cocok menggunakan kursi pijat: pertama, penderita jantung, hipertensi, dan osteoporosis. Karena pijat dapat mempercepat sirkulasi darah, bisa memicu serangan pada penderita jantung dan hipertensi; sedangkan penderita osteoporosis, karena defisiensi kalsium, tulang menjadi rapuh, pijat terlalu keras bisa menyebabkan patah tulang. Kedua, mereka yang memiliki luka kulit terbuka, bisul, perdarahan, tuberkulosis, atau tumor. Ketiga, orang yang lapar, kenyang, mabuk, atau sangat lelah. Dr. Ding juga menyampaikan catatan penting lainnya: pertama, rilekskan pikiran dan tubuh, selain fokus mental, hati harus tenang, tubuh tidak boleh tegang. Kedua, sesuaikan kekuatan pijat kursi, karena terlalu lembut tidak memberi stimulasi yang cukup, terlalu keras menyebabkan kelelahan dan merusak kulit; kekuatan dan jumlah sesi harus bertahap, dari ringan ke berat. Ketiga, atur waktu pijat, idealnya 20 menit per sesi, terbaik dilakukan pagi dan malam hari, misalnya setelah bangun tidur dan sebelum tidur. Selain itu, Dr. Ding menekankan bahwa memilih kursi pijat paling penting adalah menyesuaikan dengan kondisi tubuh sendiri, mempertimbangkan karakteristik produk produsen, sesuai dengan individu.
|