Wu Wenwen, dokter spesialis, menekankan bahwa penyakit leher adalah penyakit yang didapat, sehingga harus ditekankan pencegahan, mulai dari masa remaja. Ia mengusulkan "Tujuh Cara Pencegahan Penyakit Leher": Pertama, penelitian menunjukkan bahwa orang yang menekan perasaan, tidak menunjukkan emosi, mudah cemas, rentan mengalami kelemahan saraf. Kelemahan saraf ini memengaruhi istirahat sendi dan otot, sehingga dalam jangka panjang menyebabkan nyeri di leher dan bahu. Oleh karena itu, harus selalu menjaga suasana hati yang optimis dan positif. Kedua, dalam kehidupan sehari-hari perlu menjaga postur kepala dan leher yang benar, jangan mencondongkan kepala atau mengangkat bahu, saat membaca atau menggunakan komputer harus menatap lurus ke depan, menjaga tulang belakang tetap lurus. Saat tidur, pilih bantal yang sesuai, tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah, umumnya tinggi bantal sekitar 10 cm. Jangan membaca atau menonton TV sambil berbaring. Ketiga, sebisa mungkin lebih banyak bergerak dan kurangi duduk, jika bisa berjalan, jangan naik sepeda; jika bisa naik sepeda, jangan naik mobil. Terutama bagi pengguna mobil dan pekerja kantor yang duduk lama, setiap hari harus menyisihkan waktu untuk olahraga, terutama latihan otot leher dan bahu. Bisa melakukan gerakan fleksi, ekstensi, dan rotasi kepala serta kedua lengan atas, yang tidak hanya mengurangi kelelahan, tetapi juga membuat otot menjadi lebih kuat dan elastis, mendukung stabilitas tulang belakang leher, serta meningkatkan kemampuan leher dan bahu menyesuaikan perubahan tiba-tiba. Mendaki gunung dan berenang sangat efektif untuk mencegah penyakit leher. Keempat, bagi pekerja yang sering menunduk, perlu menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat. Setiap satu jam bekerja, harus berdiri dan melakukan olahraga istirahat, menggerakkan anggota tubuh dan leher, menghilangkan kelelahan otot dan ligamen leher, mencegah cedera akibat kerja berulang. Kelima, perlu menjaga kehangatan tubuh, jangan terkena angin kipas atau AC langsung, saat naik kendaraan atau olahraga perlu melindungi leher, hindari belok tiba-tiba, rem mendadak, atau memutar leher secara tiba-tiba. Keenam, hindari minum alkohol berlebihan. Alkohol dapat mengganggu pengendapan kalsium pada tulang, menyebabkan osteoporosis dan osteomalasia, serta mempercepat degenerasi tulang leher. Ketujuh, menurut medis Tiongkok, biji walnut, buah yuzu, radix rehmanniae, wijen hitam memiliki fungsi memperkuat sumsum ginjal. Dapat dikonsumsi secara wajar dalam jumlah kecil di bawah bimbingan dokter, untuk memperkuat otot dan tulang, serta menunda proses degenerasi ginjal dan sendi.
|