Coba Jalan Mundur untuk Mengobati Sakit Pinggang 2004-04-02 Remaja juga tidak boleh meremehkan perawatan tulang belakang. Ahli menekankan bahwa karena beban kerja berlebihan dan kurangnya kesadaran perawatan, banyak orang muda mengalami penyakit degeneratif tulang belakang seperti orang tua, terus-menerus terganggu oleh nyeri punggung dan pinggang. Selain segera pergi ke dokter dan menghindari duduk terlalu lama dalam satu posisi, apakah ada cara lebih baik untuk mencegah dan mengobati? Belakangan ini, wartawan menginterview Profesor Dou Wenhao dari Universitas Olahraga Beijing, ahli ilmu olahraga, tentang masalah pencegahan dan pengobatan sakit pinggang yang umum pada pekerja kantor. Gerakan putaran pinggang dan jalan mundur sangat efektif untuk mengobati dan mencegah nyeri pinggang Profesor Dou mengatakan bahwa bagi orang yang duduk lama, sakit pinggang sangat umum, dengan gejala yang berubah-ubah, nyeri bertambah parah saat lelah. Meski terapi fisik bisa mengurangi nyeri, tetapi tidak bisa menghilangkan akar penyakit. Berdasarkan penelitian ilmu olahraga, gerakan putaran pinggang dan jalan mundur sangat efektif dalam mengobati dan mencegah nyeri pinggang. Gerakan putaran pinggang dilakukan sebagai berikut: Kaki agak terpisah, tangan diletakkan di belakang pinggang, berputar tubuh dengan pinggang sebagai poros. Jika nyeri terasa hebat, gerakan bisa dilakukan lebih pelan, mulai dari putaran ke kiri, lalu ke kanan. Meski sederhana, metode ini sangat efektif, disarankan untuk dicoba. Cara lain adalah terapi olahraga yang saat ini banyak dipromosikan secara internasional untuk mengobati sakit pinggang, yaitu jalan mundur. Saat jalan mundur, kaki bergantian melangkah ke belakang, memperkuat otot paha belakang dan otot punggung, meningkatkan elastisitas ligamen pinggang, memperkuat stabilitas tulang belakang, membantu pemulihan fungsi tulang, otot, dan ligamen, sehingga nyeri pinggang bisa berkurang atau bahkan hilang. Jalan mundur kini banyak digunakan untuk kebugaran, cocok juga bagi mereka yang mengalami cedera pinggang, nyeri otot pinggang, atau ketidakstabilan keseimbangan kecil. Jalan mundur mudah dilakukan dan bisa dilakukan oleh semua usia Jalan mundur harus dilakukan pagi dan sore hari, masing-masing 20–30 menit, secara bertahap. Jika nyeri pinggang sangat parah, segera melakukan latihan jalan mundur bisa memberikan efek nyeri yang baik. Pasien kronis yang konsisten melakukan jalan mundur selama dua bulan akan melihat hasil yang baik, bahkan ada yang bisa sembuh. Perlu diingatkan bahwa saat jalan mundur, persepsi ruang jadi lebih rendah, mudah terjatuh, sehingga kecepatan langkah tidak boleh terlalu cepat, usahakan berjalan stabil, pandangan mata harus lurus ke arah bawah belakang agar bisa mengarahkan gerakan. Agar aman, saat jalan mundur sebaiknya ujung kaki menggesek tanah secara bergantian. Bisa juga dilakukan secara berpasangan, satu orang berjalan maju, satu orang berjalan mundur, bergantian, saling menjaga. Profesor Dou Wenhao saat membahas kecepatan dan intensitas jalan mundur mengatakan, dia menyarankan awalnya sebaiknya 60 langkah per menit, orang sehat bisa mencapai 90–100 langkah per menit, sedangkan denyut nadi penderita nyeri pinggang sebaiknya ditingkatkan lebih dari 10 kali dibanding saat istirahat.
|