Saat musim bunga mekar, kita pergi untuk menikmati "bunga". Bulan maret tiba, bunga-bunga bermekaran. Wanita-wanita yang peduli penampilan dan gaya hidup modern, mengapa tidak memanfaatkan musim semi ini untuk mencium aroma bunga, merasakan romansa dan keindahan yang dibawa oleh bunga dalam mulut? Dalam pikiran banyak orang, bunga hanya untuk dipandang, tak terpikir untuk dimakan. Padahal, beberapa tahun lalu sudah sangat populer di negara-negara Eropa dan Amerika untuk mengonsumsi bunga, bahkan di Jepang, makan bunga telah menjadi konsumsi kelas atas.
Karena teknologi di negara-negara tersebut lebih maju, bunga makanan yang dibudidayakan secara buatan dapat diproduksi dalam jumlah besar, sehingga makan bunga pun menjadi tren konsumsi yang semakin umum. Di Tiongkok, saat ini jumlah bunga makanan yang dibudidayakan secara khusus masih terbatas, namun di beberapa daerah terdapat banyak bunga liar yang dapat dimakan. Bunga-bunga ini tidak hanya indah dan harum, tetapi juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Misalnya, bunga chrysanthemum yang dikenal sebagai "bunga panjang umur", memiliki efek signifikan dalam melunakkan pembuluh darah arteri, membantu memperlambat penuaan fungsi tubuh; sedangkan bunga lili dikenal sebagai "ahli kecantikan", sering dikonsumsi dapat melembutkan kulit dan meningkatkan sirkulasi darah, membuat kulit wajah halus dan bersih... Saat ini, masakan berbahan bunga yang dibuat dari bunga-bunga ini pasti akan menjadi favorit. Chrysanthemum congee: Telah lama digunakan oleh para ahli medis, dinilai sebagai produk terbaik dalam "Shen Nong Ben Cao Jing", dengan catatan bahwa "konsumsi jangka panjang bermanfaat bagi sirkulasi darah dan qi, menjaga warna wajah, ringan tubuh, dan tahan tua." Bunga chrysanthemum kering ditumbuk hingga halus, campurkan 50–100 gram beras putih untuk membuat bubur, ketika bubur hampir matang tambahkan 10–15 gram bunga chrysanthemum, rebus lagi hingga mendidih. Aroma chrysanthemum yang segar dapat menyegarkan pikiran, meningkatkan kesadaran, membersihkan hati dan mata, serta membersihkan panas dan racun. Lotus congee: Campurkan 15 gram bunga teratai dengan beras dan air, rebus hingga menjadi bubur. Bunga teratai dapat menghilangkan lembab, sangat cocok dikonsumsi saat cuaca musim semi lembap, sehingga minum lotus congee dapat membantu memperkuat limpa, menghentikan diare, mempercantik kulit, menghilangkan bintik hitam, menghilangkan lembab dan mengurangi panas. Congee bunga hehuan: Memiliki manfaat kuat untuk memperkuat tubuh, menenangkan, menenangkan jiwa, dan mempercantik kulit, juga merupakan obat utama untuk mengobati kelemahan saraf. Untuk membuatnya, gunakan 30 gram bunga hehuan kering (50 gram jika segar), 100 gram beras putih, gula merah secukupnya, tambahkan air 500 gram, rebus hingga bubur kental. Minum hangat sebelum tidur. Congee bunga hehuan rasanya manis dan enak, sering dikonsumsi dapat menenangkan jiwa, mempercantik kulit, membuat tubuh segar, dan memperpanjang usia. Congee brokoli: Brokoli mengandung berbagai vitamin, karotenoid, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi, yang membantu meningkatkan kemampuan hati dalam detoksifikasi, mempromosikan pertumbuhan dan perkembangan, serta membuat kulit halus. Untuk membuatnya, ambil 50 gram brokoli segar (10 gram jika kering), 50–100 gram beras putih, gula merah secukupnya, tambahkan air 500 gram, rebus perlahan hingga bubur kental, lalu tambahkan minyak brokoli hingga permukaan terlihat minyak. Konsumsi pagi dan sore hari. Congee brokoli memiliki rasa manis dan segar, memberikan efek melembutkan kulit. Teh winter jasmine dan tanaman labu: Saat merebus sup labu, tambahkan sedikit bunga winter jasmine. Bunga winter jasmine dapat menghilangkan kelelahan, menenangkan suasana hati, dan mencegah flu. Dalam pengobatan TCM, winter jasmine diyakini bisa menghilangkan panas, menghilangkan lembab, memperkuat limpa, menghentikan diare, menenangkan jiwa, dan menghilangkan kegelisahan. Bagi mereka yang sering mengalami panas dalam atau nafsu makan buruk, disarankan mengonsumsi lebih banyak bunga winter jasmine. Sup gula bunga starlet: Ambil sedikit bunga starlet, rebus dengan air, tambahkan gula batu hingga larut. Bunga starlet dapat mencegah flu dan mengobati radang tenggorokan, memiliki fungsi membersihkan panas, menghilangkan dahak, melancarkan otot dan sendi. Minum rutin dapat membersihkan panas dan racun, menghilangkan angin dan lembab. Makanan dari bunga lili: Bunga lili memiliki nilai gizi yang tinggi, sejak zaman kuno telah menjadi bahan makanan yang baik. Ada banyak cara mengolah bunga lili, bisa dimasak sebagai lauk, dimasukkan ke dalam nasi, melalui metode menggoreng, menggoreng, memasak, mengukus, merebus, menghasilkan lebih dari 30 jenis hidangan berkualitas tinggi dan menengah, di antaranya yang paling mahal adalah lili salju, lili berlapis madu, dan sup lili berlapis gula. Penting dicatat bahwa bunga-bunga ini bisa dibeli di toko teh. Makan "bunga" di musim semi benar-benar modis dan sehat.
|