Menjaga Pikiran Bersih dan Minim Keinginan "Pikiran bersih dan minim keinginan" bertujuan untuk mengendalikan keinginan pribadi, membuat pikiran tetap jernih dan tenang, tidak berpikir tidak pantas. Keinginan manusia tidak terbatas. Jika pikiran pribadi terlalu banyak dan keinginan tidak pantas terlalu beragam, ketika tidak tercapai, akan timbul kecemasan, kesedihan, dan berpikir terlalu keras, hingga merusak jiwa dan menyebabkan penyakit. Mencius pernah menyatakan: "Tidak tergoyahkan hati — minim keinginan — kumpulkan pikiran", akhirnya mencapai "merawat qi besar yang lurus", tidak bersukacita karena satu keberhasilan, tidak sedih karena satu kegagalan, menjaga ketenangan batin. Sebaliknya, jika hati tidak tenang, jiwa akan gelisah, jiwa tidak tenang maka pikiran akan kacau, energi jiwa akan terkuras, energi vital pun akan rusak, dan penyakit akan masuk melalui celah. Menjaga pikiran bersih dan minim keinginan, hidup tenang dan kosong, adalah inti perawatan kesehatan aliran Taoisme. Namun, yang dimaksud "tenang dan kosong" tidak sama dengan orang yang bodoh, tidak berdaya, dan tidak berusaha. Pada masa Jin-Yuan, dokter terkenal Zhu Danxi berpendapat bahwa tubuh manusia "yin sering kekurangan, yang sering berlebihan". Untuk menjaga keseimbangan yin dan yang, dari sudut pandang perawatan mental, harus tidak mengejar keuntungan berlebihan, minim keinginan, dan menjaga perasaan tenang, untuk melindungi energi yin. Artinya, semua harus berdasarkan realitas, tidak mengejar nama dan kekayaan, tidak mengikuti perasaan, menganggap uang, jabatan, dan wanita sebagai hal yang tidak penting, dan fokuskan pikiran pada pekerjaan dan karier yang normal. Jika pikiran terbuka, hati seimbang, pekerjaan dapat berjalan lancar, karier dapat berkembang; jika hati lega, perasaan terbuka, emosi tidak terganggu, fungsi organ akan seimbang dan sehat, kehidupan akan penuh semangat, tahan lama dan tidak mudah tua.
|