Coba 10 latihan otak sederhana yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, bangun pola hidup sehat, agar otak Anda lebih cerdas! Dr. Smell, direktur pusat memori dan penuaan di UCLA, dalam bukunya "Buat Otak Lebih Muda", mengatakan bahwa pencegahan penuaan otak yang cepat lebih mudah daripada mencoba memperbaiki sel-sel otak yang rusak, dan melawan penuaan otak tidak pernah terlalu dini atau terlalu terlambat. Alih-alih percaya pada obat ajaib yang membuat pintar, atau menghabiskan banyak uang untuk kursus otak, cobalah 10 latihan otak sederhana yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, bangun pola hidup sehat. 1. Mainkan Kreativitas Bahkan pemula, saat bermain game yang membutuhkan pemikiran, penilaian, dan perencanaan (seperti bridge, catur Barat, catur Tiongkok), setiap langkah bisa menghasilkan lebih dari 10 variasi strategi. Studi 21 tahun dari Akademi Einstein New York menemukan bahwa orang tua yang bermain game (seperti catur, bridge) setidaknya sekali seminggu memiliki risiko 50% lebih rendah terkena demensia dibandingkan yang tidak bermain game. 2. Kembangkan Kemampuan Respons Cepat Mainan video seperti Nintendo, bola kecil dapat melatih respons cepat, dan setelah fokus cepat, akan terasa rileks. Profesor Neurologi George Washington University, Dr. Ristack, menyarankan saat istirahat kerja bermain permainan melempar kertas: berdiri dengan punggung menghadap tempat sampah sekitar enam kaki, pegang bola kertas, cepat berputar dan lempar ke tempat sampah. 3. Ciptakan Pengalaman Baru dalam Kehidupan Gaya hidup yang monoton akan membunuh kecerdasan otak. Ahli biologi saraf Duke University, Dr. Katz, dalam bukunya "Buat Otak Anda Lebih Baru", mendorong orang untuk mengubah kebiasaan sehari-hari dan menciptakan pengalaman baru. Misalnya, pilih rute baru untuk pergi ke kantor atau sekolah, cari tahu suara, aroma, pemandangan baru di jalan tersebut; makan di restoran berbeda setiap hari, cicipi rasa baru, membuat pengalaman sensorik menjadi lebih beragam. 4. Rasakan Nikmatnya Travel Mandiri Makna perjalanan adalah membuka wawasan dan merasakan rangsangan lingkungan baru, jadi perjalanan keluar negeri sebaiknya hindari paket wisata besar atau tur kota yang menggunakan bahasa Mandarin, lebih baik pilih travel mandiri atau wisata independen, terutama sewa mobil atau gunakan transportasi umum. Berkeliaran di pasar lokal, habiskan waktu lebih lama di area rempah-rempah atau herbal, cium aroma yang belum pernah Anda cium, bicarakan dengan penduduk setempat, agar otak tetap siap menghadapi masalah baru kapan saja. Tantangan tak terduga akan memberi kesempatan bagi sel-sel saraf otak untuk membentuk koneksi baru. 5. Gunakan Musik untuk Melepaskan Stres Dikatakan bahwa mendengarkan musik Mozart dapat meningkatkan persepsi spasial dan mendorong perkembangan logika otak, namun penata musik bersertifikat AMTA Amerika Serikat, Xiu Qi, mengatakan bahwa "efek Mozart" adalah hasil dari media yang mengambil kutipan secara terpisah dan pemasaran yang berlebihan. Peneliti awal yang melakukan studi tentang efek Mozart kemudian mengatakan bahwa sampel penelitian terlalu kecil dan durasi terlalu singkat, sehingga tidak dapat membuktikan manfaat jangka panjang musik Mozart bagi perkembangan otak. Namun, musik tetap memiliki dampak positif terhadap otak.
|