Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan TCM / Lansia Jangan Ragu Buang Sisa MakananSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Lansia Jangan Ragu Buang Sisa Makanan

Dibandingkan dengan kaum muda yang boros dalam menghabiskan makanan, kebanyakan lansia menunjukkan sikap ekstrem lain, yaitu makanan sisa yang sudah dipanaskan berkali-kali, disimpan berhari-hari tetap tidak mau dibuang.
Dr. Wang Zemin, Direktur Departemen Internal Rumah Sakit Wangjing Akademi Ilmu Kedokteran TCM Tiongkok, mengatakan bahwa di kliniknya banyak pasien lansia yang mengalami gangguan saluran pencernaan karena makan makanan sisa. Gejala ringan seperti pusing, jantung berdebar, gejala berat seperti muntah, diare, bahkan bisa menyebabkan penyakit lain.
Menurutnya, makanan sebaiknya dimakan habis dalam satu hari. Makanan sisa yang disimpan terlalu lama atau disimpan tidak tepat dapat menghasilkan zat beracun. Karena banyak bakteri tetap bisa berkembang biak meski dalam suhu rendah, misalnya bakteri Yersinia dan Listeria tetap bisa berkembang biak di kulkas dengan suhu 4°C–6°C.
Jika harus menyimpan makanan sisa, perlu memperhatikan metode penyimpanan. Makanan kaldu, masakan rebus, dan masakan tumis harus direbus dulu, dimasukkan ke wadah tertutup, dinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke kulkas; saat dimakan harus direbus kembali hingga panas. Makanan campuran dan makanan asinan, olahan daging harus segera dimasukkan ke kulkas atau freezer, saat dimakan harus direbus kembali atau diolah ulang, misalnya dijadikan masakan kaldu atau rebusan.
Rekomendasi:
Produk laut yang paling mudah menyebabkan gangguan saluran pencernaan, saat dikonsumsi kembali harus lebih hati-hati. Padahal, banyak orang mengira sayuran tidak menyebabkan penyakit, padahal setelah disimpan semalaman, karena pengasinan, kandungan nitrit meningkat, dan setelah dipanaskan menjadi lebih beracun, sehingga sayuran justru paling tidak boleh disimpan semalam. Selain itu, makanan berbasis pati sebaiknya dimakan sekaligus, makanan seperti nasi ketan hanya boleh disimpan maksimal 4 jam, bahkan jika tidak berbau busuk, tetap bisa menyebabkan reaksi buruk.
Selain makanan sisa, penting juga untuk mengelola sisa nasi dengan benar. Untuk menyimpan sisa nasi, sebaiknya buka dan sebarkan nasi, letakkan di tempat yang sejuk, teduh, dan bersih, hindari kontaminasi. Setelah suhu nasi turun ke suhu ruangan, baru masukkan ke kulkas. Durasi penyimpanan sisa nasi sebaiknya tidak lebih dari satu kali makan, makan siang sisa makan malam, makan malam sisa makan siang, waktu penyimpanan sebaiknya tidak lebih dari 5–6 jam. Jangan makan nasi yang diseduh dengan air panas atau kaldu, jangan mencampurkan nasi sisa dengan nasi baru, agar tidak terjadi pemanasan tidak sempurna. Saat memasak, nasi sisa bisa dimasukkan bersama beras mentah ke dalam panci.
Harus ditegaskan bahwa makanan sisa nasi sering menyebabkan keracunan makanan, meskipun tampaknya tidak ada perubahan, oleh karena itu, meskipun nasi sisa tampak normal secara sensorik, harus dipanaskan hingga matang sebelum dikonsumsi.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]