"Orang Tiongkok memiliki budaya makan selama dua ribu tahun, tetapi sekarang semakin tidak tahu cara makan. Terutama orang dewasa usia 30–50 tahun, kurang kesadaran akan nutrisi dan perawatan kesehatan." Mengaitkan kondisi cuaca panas dan lembap saat ini, Profesor Wang Yun, anggota Dewan Asosiasi Gizi Tiongkok, memberikan resep makanan khusus untuk anak-anak, pekerja kantor, pekerja lapangan, penderita penyakit jantung dan otak, serta penderita diabetes. Menu anak-anak menekankan daya tarik visual Urutan asupan makanan (menurun): sayuran, buah-buahan, karbohidrat utama, daging (kelinci, ikan, ayam), telur, alga: sayuran segar seperti mentimun, labu, sawi, paprika hijau, tomat, dll. Makanan pokok: gunakan cetakan membentuk bentuk buah atau hewan kecil, campurkan tepung gandum utuh, tepung kacang, tepung putih halus untuk warna yang menarik. Resep rekomendasi (makan utama): 1. Mentimun, jamur hitam (atau jamur shiitake), telur, wort, tumis; 2. Ikan salmon (tanpa tulang), jamur hitam (atau jamur shiitake), daging babi cincang, tahu, jagung, kacang hijau, kukus. Tips: Sistem pencernaan anak-anak lemah, daya detoksifikasi terhadap makanan mengandung hormon dan bahan tambahan rendah, jadi sebaiknya hindari makanan seperti bawang bombai, daging babi, kacang panjang; jika ingin memperkuat mata, jangan makan hati terlalu sering, lebih baik ganti dengan hati domba. Pejabat kantor: jangan minum minuman dingin saat makan panas Urutan asupan makanan (menurun): sayuran, buah-buahan, karbohidrat utama (gandum campuran), kacang-kacangan, jamur, daging. Minuman: fog bark, licorice, chrysanthemum, dried tangerine peel, jus segar, teh fungsional. Resep rekomendasi (hidangan penutup): semangka, lily, bubur kacang hijau, agar-agar, dicampur dan dibekukan pada suhu -1°C. Tips: Sarapan sangat penting, susu, makanan pokok gandum campuran, dan telur tidak boleh dilewatkan. Karena mayoritas pekerja kantor duduk di kantor sepanjang hari, kurang aktivitas fisik, jadi harus makan banyak sayuran dan buah-buahan untuk menambah serat kasar agar fungsi buang air besar lebih baik, disarankan tidak menggabungkan makanan panas dan dingin dalam satu waktu, misalnya saat makan makanan panas jangan minum minuman dingin. Peringatan bagi wanita pekerja kantor: hindari camilan, terutama kue dan roti, karena tidak bergizi dan mudah menyebabkan kenaikan berat badan; selain itu, karena tinggal di ruangan ber AC dalam waktu lama, sebaiknya makan jahe secara teratur untuk menghilangkan kelembapan panas. Pekerja lapangan perlu tambahan garam Urutan asupan makanan (menurun): karbohidrat utama (campuran kasar dan halus), sayuran, daging, buah-buahan. Resep rekomendasi (makan utama): 1. Daging sapi, jamur shiitake, tomat, bawang bombai, selada, tumis atau rebus; 2. Bayam pahit, lily, ayam, jamur hitam, wort, tumis; 3. Bawang putih muda, jamur kancing, daging kambing, wort, tumis. Tips: Bekerja di luar ruangan dalam waktu lama, bisa makan makanan berkalori tinggi, tetapi hindari makanan berlemak tinggi; karena berkeringat banyak di musim panas, perlu tambahan garam secara moderat. Selain itu, minum air secara terus-menerus sangat penting, seperti bubur kacang hijau, semangka, hindari minum minuman dingin yang terlalu dingin agar tidak menyebabkan perbedaan suhu besar antara dalam dan luar tubuh, merusak usus. Penderita jantung dan otak: hindari makan pedas Urutan asupan makanan (menurun): sayuran, karbohidrat utama, telur, jamur, buah-buahan. Sayuran: pak choi, chrysanthemum greens, bitter greens, dll. Makanan pokok: tepung putih, tepung kacang, tepung jagung, campuran perbandingan 6:2:2. Tips: Penderita penyakit jantung dan otak, terutama lansia, sebaiknya tidak makan hati hewan dan makanan pedas, perlu tambahan protein berkualitas tinggi seperti ikan, produk kedelai, dan jumlah karbohidrat per porsi tidak boleh lebih dari 100 gram, dalam hal makanan harus lebih banyak mengikuti saran dokter. Penderita diabetes harus waspada terhadap "tanpa gula" Urutan asupan makanan (menurun): sayuran, karbohidrat utama, daging, telur, jamur, buah-buahan. Resep rekomendasi (makan utama): 1. Irisan bayam pahit, lily, jamur, daging sapi, bawang bombai, tumis; 2. Labu kuning, rumput laut, talas, nasi jiang, kukus dan gulung menjadi gulungan (sushi). Tips: Banyak makanan yang diklaim "tanpa gula" ternyata tetap mengandung gula, jadi perlu mengontrol total asupan makanan yang mengandung gula. Makanan pokok sebaiknya berbasis gandum campuran, seperti buckwheat, oat, kacang hijau; pilih daging seperti sapi, ikan, ayam, kelinci, unggas; hindari daging berlemak tinggi seperti paha babi, daging lemak.
|