Sembilan unsur diet bagi pria modern Pria lebih kuat dibanding wanita, otot mereka berkembang pesat, sehingga membutuhkan lebih banyak kalori. Selain itu, metabolisme kolesterol pria sering terganggu, sehingga rentan terhadap penyakit seperti hipertensi, penyakit jantung iskemik, stroke, infark miokard. Untuk itu, para ahli Amerika telah merangkum sembilan unsur diet khusus bagi pria. 1. Konsumsi kromium dalam jumlah tertentu. Kromium membantu mempromosikan metabolisme kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, serta dalam kondisi tertentu dapat membantu pembentukan otot dan mencegah penumpukan lemak. Pria dewasa membutuhkan minimal 50 mikrogram kromium per hari, sedangkan pria aktif membutuhkan 100–200 mikrogram per hari. Jumlah kromium seperti ini sulit didapat dari makanan biasa, oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi suplemen kromium (seperti vitamin kompleks dan mineral) atau minum bir. 2. Konsumsi makanan kaya serat nabati. Serat nabati utamanya berfungsi mempercepat gerakan usus, menurunkan kolesterol dan beberapa garam empedu, mengurangi glukosa dan asam lemak dalam darah, memiliki efek menurunkan tekanan darah, serta membantu menghilangkan zat karsinogenik tertentu dan mencegah kanker kolorektal. Makanan kaya serat membuat perut terasa kenyang tanpa khawatir menumpuk kalori berlebih, sehingga juga membantu menurunkan berat badan. Disarankan konsumsi 18–20 gram serat nabati per kali makan. Makanan kaya serat antara lain: tepung gandum, roti gandum utuh, kubis, kentang, wortel, apel, selada, brokoli, seledri. 3. Konsumsi makanan yang mengandung magnesium. Magnesium membantu mengatur aktivitas jantung, menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit jantung, serta meningkatkan kemampuan reproduksi pria. Disarankan pria sarapan dengan 2 mangkuk oatmeal dengan susu dan 1 buah pisang. Makanan yang kaya magnesium antara lain: kedelai, kentang panggang, kacang walnut, oatmeal, spaghetti, sayuran daun, produk laut. 4. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A. Vitamin A membantu meningkatkan sistem imun, mencegah kanker, serta melindungi penglihatan. Seorang pria dewasa membutuhkan 1000 mikrogram vitamin A per hari, tetapi konsumsi berlebihan dapat membahayakan tubuh. Makanan yang kaya vitamin A antara lain: hati, produk susu, ikan, tomat, wortel, alpukat, semangka. 5. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6. Vitamin B6 membantu meningkatkan sistem imun. Vitamin B6 dapat mencegah kanker kulit, kanker kandung kemih, batu ginjal. Pria membutuhkan total 2 miligram vitamin B6 per hari, setara dengan isi 2 pisang besar. Makanan yang kaya vitamin B6 antara lain: ayam, hati, kentang, biji bunga matahari, alpukat, pisang. 6. Konsumsi makanan yang kaya vitamin C. Fungsi utama vitamin C adalah meningkatkan sistem imun, mencegah kanker, penyakit jantung, stroke, katarak, melindungi gigi dan gusi, membantu penyembuhan luka, mencegah asma, serta membantu mengatasi ketidaksuburan pada pria. Selain itu, konsumsi rutin vitamin C dapat memperlambat proses penuaan. Makanan dengan kandungan vitamin C tertinggi antara lain: brokoli, paprika hijau, jeruk, jus anggur, tomat. Para ahli Amerika menyarankan dosis optimal vitamin C per orang per hari adalah 200–300 mg, minimal 60 mikrogram. Setengah cangkir jus jeruk segar sudah cukup memenuhi kebutuhan minimum vitamin C harian. Selain itu, minum setengah cangkir jus jeruk setiap hari dapat mencegah flu. Perokok harus lebih banyak mengonsumsi vitamin C. 7. Konsumsi makanan yang kaya vitamin E. Manfaat utama vitamin E adalah menurunkan kolesterol, membersihkan racun dalam tubuh, mencegah katarak. Almond dan kacang tanah kaya akan vitamin E, namun sulit mendapatkan cukup vitamin E dari makanan tersebut. Oleh karena itu disarankan pria mengonsumsi suplemen vitamin E sebanyak 10 mikrogram per hari. 8. Konsumsi makanan yang mengandung seng. Seng membantu menjaga fungsi seksual pria, mengobati impotensi, serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Disarankan pria mengonsumsi 15 mikrogram seng per hari, dosis ini untuk pria aktif; umumnya pria hanya perlu mengonsumsi 2/3 dosis tersebut. Namun, jumlah seng per hari tidak boleh melebihi 15 mikrogram, karena konsumsi berlebihan dapat mengganggu fungsi mineral lain dalam tubuh. 120 gram daging tanpa lemak mengandung 7,5 mikrogram seng. Selain itu, daging kalkun, produk laut, dan kedelai juga tinggi kandungan seng. 9. Minum air dalam jumlah yang cukup. Setiap sel tubuh manusia tidak bisa hidup tanpa air. Tubuh orang dewasa terdiri dari 60%–65% air, hati, otak, kulit mengandung 70% air, tulang mengandung 45% air, darah mengandung 80% air. Jika pria ingin menjaga otot yang sehat dan ideal, maka harus minum cukup air, karena air dalam otot lebih banyak daripada dalam lemak tiga kali lipat. Pria dengan tubuh sedang membutuhkan 8 gelas air per hari, sedangkan pria aktif membutuhkan lebih banyak air.
|