Insomnia mengganggu banyak orang, dan banyak dari mereka ingin mencari bantuan dari TCM agar terbebas dari penderitaan insomnia. Untuk itu, wartawan melakukan wawancara dengan Dr. Li Tao dari Departemen Neurologi Rumah Sakit Xiyuan Akademi TCM Tiongkok. Dr. Li menjelaskan bahwa dalam TCM, insomnia disebut sebagai "bumei", dianggap sebagai akibat ketidakseimbangan yin dan yang pada organ dalam. TCM percaya bahwa manusia pada siang hari aktivitas mental aktif, qi yang kuat; malam hari aktivitas mental berkurang, qi yin dominan. Malam hari manusia harus berubah dari yang ke yin, menjadi tenang. Jika yang tidak masuk ke yin, aktivitas mental terlalu aktif akan menyebabkan insomnia. Selain itu, TCM percaya bahwa "jantung menyimpan jiwa", semua aktivitas mental manusia dikelola oleh jantung (dalam konsep TCM kuno, "jantung" lebih merupakan fungsi, bukan organ fisik seperti sekarang). Oleh karena itu, pendekatan dasar TCM untuk mengobati insomnia adalah menenangkan jantung dan menenangkan pikiran, menghilangkan panas dan memelihara yin. Metode pengobatan TCM meliputi ramuan herbal, akupunktur, dan qigong, dengan ramuan herbal paling umum digunakan. Dr. Li menjelaskan bahwa ketika meresepkan obat, dokter tidak memberikan formula seragam, melainkan menyesuaikannya berdasarkan kondisi pasien, sehingga sulit bagi satu formula yang cocok untuk semua orang. Dr. Li pernah memiliki pasien wanita berusia 40-an tahun yang mengalami insomnia selama lebih dari satu bulan. Awalnya dia mengonsumsi obat tidur sendiri, 1 tablet sekali, namun lama-kelamaan meningkat menjadi 2 tablet sekali, sehingga timbul tekanan psikologis, takut mengonsumsi lagi, lalu beralih ke TCM. Dr. Li menilai pasien tersebut menderita defisiensi jantung dan limpa, disertai panas dan dahak. Formula utama adalah Gui Pi Tang (mengandung dangshen, huangqi, baizhu, fuling, danggui, shudihuang, longyanrou, dll.), ditambahkan beberapa bahan pendingin seperti sourjiao ren, hehuanpi, baihe, dan chao zhi zi. Pasien minum 1 resep per hari, direbus dua kali, dibagi dua dosis. Setelah seminggu, insomnia mulai membaik; setelah dua minggu, kondisinya hampir pulih sepenuhnya. Dr. Li menambahkan bahwa selain Gui Pi Tang, ada juga Huanglian Ajiao Jizi Huang Tang, Sourjiao Ren Tang, dan obat paten seperti Tianwang Buxin Dan, yang semuanya digunakan untuk memperkuat jantung dan limpa, membersihkan panas jantung, dan menenangkan pikiran, sering digunakan untuk mengobati insomnia. Mengenai terapi akupunktur dan lainnya, karena pasien harus datang berkali-kali ke rumah sakit, sementara ramuan herbal bisa dikonsumsi di rumah, Dr. Li merasa kurang praktis untuk dipromosikan secara luas. Selain itu, terapi diet juga banyak digunakan dalam mengatasi insomnia. Bahan-bahan yang sering digunakan antara lain baihe, jujube, gandum (gandum mengambang), lotus seed (atau inti lotus), dll. Bahan-bahan ini bisa direbus menjadi sup atau dimasak menjadi bubur, mudah dikonsumsi. Dr. Li juga menekankan pentingnya kebiasaan tidur. Kurang tidur dalam waktu singkat tidak menyebabkan kerusakan kesehatan yang signifikan, sehingga tidak perlu takut terhadap tidur. Jika tidak bisa tidur, bangun saja, tidur lagi saat merasa ngantuk, hindari tidur siang. Bagi orang biasa yang mengalami insomnia sesekali, cukup istirahat yang cukup atau menyesuaikan lingkungan hidup, gejalanya akan hilang.
|