Bahasa: 简体中文 | 繁體中文 | 日本語 | 한국어 | Tiếng Việt | ภาษาไทย | Bahasa Indonesia | Bahasa Melayu | Filipino
|
| Beranda → Resep Tradisional → Resep Herbal Tiongkok | Tambahkan ke bookmark |
Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:
| Pencarian Resep Tradisional Tiongkok | ||||
| Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya | ||||
| Resep Tradisional / Other / Perawatan Kesehatan Tradisional Tiongkok / Musim Awal Musim Gugur Harus "Lindungi Empat Hal" | Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya |
Musim Awal Musim Gugur Harus "Lindungi Empat Hal" | |
Udara kering dan suhu yang berubah-ubah di musim gugur, perlu mewaspadai dehidrasi musim gugur, asma bronkial, rinitis, dan kerusakan kulit.Musim gugur telah berlalu beberapa waktu. Menurut kalender musim, awal musim gugur menandai dimulainya musim gugur, suhu mulai turun, kelembapan udara juga berkurang. Meskipun saat ini suhu Guangzhou masih sangat panas, dokter memperingatkan bahwa meskipun perubahan musim belum terasa jelas, kita harus lebih waspada dalam hal pakaian, makanan, dan gaya hidup demi antisipasi dini.Untuk membantu warga menghadapi musim gugur yang aman, surat kabar ini mengundang dokter Tiongkok ternama Li Chengke dari Provinsi Guangdong dan Wakil Direktur Departemen Kedokteran Tradisional Tiongkok Rumah Sakit Merah Salib Guangzhou, Dr. Yang Xiwen, untuk menjelaskan pengetahuan tentang pencegahan dan perawatan kesehatan di musim gugur.NO.1. Mencegah Dehidrasi Musim GugurPada awal musim gugur, karena penurunan kelembapan udara, terjadi gejala dehidrasi musim gugur. Bagian tubuh yang paling terkena dampak negatif dari dehidrasi musim gugur adalah paru-paru. Dalam tradisi Tiongkok, paru-paru dianggap organ yang sensitif, menyukai kelembapan dan membenci kekeringan. Namun, angin kering paling mudah menyerang paru-paru, merusak cairan tubuh dan menyebabkan gejala seperti hidung kering, tenggorokan kering, suara serak, batuk kering, dan sembelit—yang dikenal sebagai "gejala dehidrasi musim gugur". Diketahui bahwa dehidrasi musim gugur mudah merusak qi paru-paru dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas, bronkitis akut, dan lain-lain.Oleh karena itu, untuk mencegah dampak buruk dari angin kering, di musim gugur sebaiknya mengonsumsi makanan yang melembabkan dan meningkatkan cairan tubuh, seperti wijen, pir, lobak, pisang, apel, jamur putih, bunga lili, persik, zaitun, daging bebek, paru babi, kura-kura, kadal, madu, dan berbagai sayuran untuk melembabkan paru-paru dan menghindari kekeringan. Hindari makanan pedas, panas, pedas, panggang, atau goreng. Dalam tradisi Tiongkok, ada metode membersihkan panas dan melembabkan paru-paru, gunakan 30 gram ophiopogon, 15 gram chrysanthemum, rebus menjadi teh untuk diminum.NO.2. Mencegah Asma BronkialCuaca musim gugur berubah-ubah, perbedaan suhu antara pagi, siang, malam, dan dalam ruangan serta luar ruangan cukup besar, selaput lendir saluran pernapasan terus-menerus terstimulasi oleh perubahan suhu yang cepat, menyebabkan daya tahan tubuh menurun, memberi kesempatan bagi patogen untuk masuk, sehingga asma bronkial mudah kambuh. Selain itu, di musim gugur jumlah alergen di udara lebih banyak, yang juga menjadi salah satu penyebab asma bronkial. Oleh karena itu, hindari kontak dengan faktor alergi. Selain itu, emosi positif dapat meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh, perbaiki lingkungan tempat tinggal, pastikan udara segar dan bebas dari debu dan polusi asap.NO.3. Mencegah RinitisPada masa pergantian musim panas dan gugur, suhu siang tinggi, suhu malam rendah, perbedaan suhu antara siang dan malam semakin besar, tubuh yang masih dalam kondisi kekurangan akibat musim panas, ditambah dengan kondisi alergi, sulit menyesuaikan diri dengan perubahan drastis ini.Saat musim gugur tiba, banyak orang sering bersin berulang-ulang sampai sakit kepala, nyeri dada, bahkan nyeri perut... Ini adalah penderitaan tersembunyi bagi penderita rinitis alergi. Pada saat ini, perlu lebih waspada terhadap perlindungan tubuh dari dingin, menghindari faktor pemicu utama, serta menjaga pola makan yang ringan dan menghindari sumber alergi sebisa mungkin.NO.4. Mencegah Kerusakan KulitDi musim gugur, penguapan air kulit meningkat, kulit yang terbuka akan menjadi kasar dan elastisitasnya menurun, bahkan bisa mengalami pecah-pecah. Oleh karena itu, hindari menggunakan produk pembersih yang terlalu basa. Perlu perawatan kulit rutin, makan makanan seperti ikan lumpur, ikan sungai, daging bebek putih, kacang tanah, pir, kurma, lotus, anggur, tebu, wijen, kacang kenari, madu, jamur putih, dan pir untuk melembabkan kulit dan mempercantik penampilan. | |
Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami
Email: [email protected]