Melakukan istirahat mata. Setiap kali menggunakan komputer selama 2 jam, istirahatkan mata selama 10–15 menit. Saat istirahat, pandang ke luar jendela; selama tidak fokus pada penglihatan dekat, semua aktivitas ini dapat memberikan efek istirahat. Menyembuhkan mata dengan panas atau memijat sekitar bola mata. Tutup kedua mata dengan handuk hangat atau kain kecil (sambil menutup mata), lakukan setiap hari 1–2 kali, masing-masing selama 10–15 menit. Bisa juga gunakan ibu jari untuk menekan tulang di sekitar rongga mata, mulai dari bagian dalam atas mata, lalu pijat secara perlahan mengikuti tulang ke arah sisi luar mata, kemudian turun ke arah bawah mata menuju hidung. Jangan biarkan cahaya dari luar jendela maupun lampu ruangan membentuk pantulan di layar. Lebih baik pasang filter khusus atau kacamata pelindung di depan layar. Jika layar berdebu, bersihkan dengan kain pembersih khusus komputer agar visibilitas lebih baik. Letakkan dokumen yang akan dimasukkan di samping layar monitor, semakin dekat semakin baik, untuk mengurangi gerakan leher dan mata serta gangguan perhatian. Perbesar ukuran huruf dan jarak baris pada layar agar lebih mudah dibaca, sehingga beban mata berkurang. Banyak berkedip dapat melembapkan mata, mencegah mata kering. Jika mata terasa tidak nyaman, sebaiknya segera periksakan ke dokter mata, jangan sembarangan menggunakan tetes mata. Jarak mata ke layar 14 inci minimal harus 60 cm, layar 15 inci minimal 70 cm. Semakin besar layar, jaraknya pun semakin diperluas sesuai pola tersebut. Ketinggian keyboard dan kursi harus disesuaikan agar nyaman. Keyboard harus diatur sedemikian rupa sehingga lengan depan sejajar dengan tanah saat mengetik. Kursi komputer sebaiknya memiliki sandaran punggung dan tidak memiliki pegangan tangan, jenis kursi yang bisa disesuaikan tinggi badannya, dengan posisi duduk yang membuat kaki bisa menyentuh tanah. Permukaan kursi sedikit condong ke depan agar tulang belakang tegak, dan paha sedikit condong ke bawah. Harus ada jarak minimal 1 meter antara bagian belakang komputer dan dinding, agar saat istirahat, pandangan bisa meluas dengan cukup.
|