Belakangan ini jumlah pasien yang datang ke klinik TCM dengan keluhan "keringat malam" mengalami peningkatan signifikan, rata-rata mencapai 30% dari total kunjungan harian, terutama kalangan dewasa muda usia 30–50 tahun. Wang, usia 37 tahun, sebelumnya sehat, sejak akhir Februari setiap malam terbangun karena merasa panas, setelah terbangun ternyata bajunya basah keringat, mulut kering dan haus. Awalnya mengira karena selimut terlalu tebal, keringat karena panas, namun setelah mengganti selimut tipis, gejala tidak membaik, kualitas tidur terganggu, sehingga siang hari merasa pusing dan lemas, sangat mengganggu pekerjaan dan belajar. Setelah dokter melakukan observasi, auskultasi, anamnesis, dan palpasi, ditemukan bahwa ia menderita "keringat malam sedang". Dokter Pan Ruiliang dari Departemen TCM Rumah Sakit Pertama Nanjing menyatakan bahwa keringat malam adalah istilah medis tradisional Tiongkok, ciri utamanya adalah keringat abnormal saat tidur, berhenti setelah bangun. Keringat malam pada dewasa muda berbeda dari keringat malam anak-anak yang disebabkan oleh defisiensi kalsium darah. Musim semi dan musim gugur adalah periode tinggi terjadinya keringat malam pada dewasa muda, umumnya disebabkan oleh "kekurangan yin" pada pasien. Secara sederhana, setelah musim dingin yang panjang, energi vital ("jingqi") yang tersimpan dalam tubuh sudah berkurang. Ketika kondisi tubuh menurun, akan muncul gejala seperti keringat malam, panas dalam, wajah merah, gelisah, insomnia, dan kelemahan. Kalangan dewasa muda menghadapi tekanan kerja dan keluarga yang besar, kelelahan fisik dan mental sangat signifikan, sangat mungkin menyebabkan gangguan saraf vegetatif. Jika dalam kehidupan sehari-hari tidak menjaga "qì" (energi vital), maka pasti akan mengalami keringat malam. Dokter menyarankan agar orang dengan daya tahan tubuh lemah, setelah musim semi tiba, sebaiknya melakukan suplemen musim semi sesuai petunjuk dokter. Dalam hal makanan, lebih banyak mengonsumsi makanan yang memberi nutrisi dan memperkuat yin, seperti kurma, kacang hitam, kacang walnut, wijen hitam, beras merah, dan buah longan; lebih banyak makan buah-buahan dan sayuran segar, kurangi makanan pedas; jaga suasana hati tetap tenang, hidup teratur. Jika pada malam hari muncul gejala keringat malam, perlu memperhatikan penyebabnya, jika perlu segera ke dokter, jangan minum obat atau suplemen secara sembarangan, agar tidak menyebabkan konsekuensi buruk.
|