Meminum anggur memiliki banyak hal penting, berikut penjelasan mengenai jenis anggur terbaik, waktu terbaik, jumlah konsumsi terbaik, dan lauk pendamping terbaik. Jenis Anggur Terbaik Anggur dibedakan menjadi anggur putih, bir, dan anggur buah. Dari sudut pandang kesehatan, anggur buah, khususnya anggur merah, adalah yang terbaik. Orang Prancis jarang menderita penyakit jantung karena hal ini. Peneliti menyatakan bahwa anggur merah mengandung zat pigmen tumbuhan. Zat ini berperan ganda sebagai antioksidan dan penghambat platelet, melindungi elastisitas pembuluh darah dan kelancaran aliran darah, mencegah kekurangan darah jantung, sehingga risiko penyakit jantung berkurang separuh jika rutin minum anggur merah. Waktu Terbaik Minum anggur setelah pukul 14.00 setiap hari lebih aman. Karena pada jam-jam pagi, konsentrasi enzim dehidrogenase alkohol dalam perut rendah, sehingga minum alkohol dalam jumlah yang sama akan lebih mudah diserap, menyebabkan kenaikan kadar alkohol dalam darah. Ini berpotensi merusak hati dan otak. Selain itu, tidak disarankan minum saat perut kosong, sebelum tidur, saat demam, atau saat emosi terganggu, terutama anggur putih, agar tidak merusak sistem kardiovaskular. Jumlah Konsumsi Terbaik Hati manusia dapat memetabolisme alkohol sekitar 1 gram per kilogram berat badan per hari. Seseorang dengan berat badan 60 kg sebaiknya batasi asupan alkohol di bawah 60 gram per hari. Orang dengan berat badan di bawah 60 kg harus mengurangi jumlahnya, idealnya sekitar 45 gram. Dalam bentuk minuman siap minum: anggur putih 60 derajat 50 gram, bir 1 liter, whiski 250 ml. Meskipun anggur merah bermanfaat bagi kesehatan, jangan berlebihan, disarankan minum 2–3 gelas per hari. Lauk Pendamping Terbaik Minum anggur saat perut kosong merusak kesehatan. Memilih lauk pendamping yang tepat tidak hanya memuaskan selera, tapi juga mengurangi dampak alkohol. Dari segi metabolisme alkohol, lauk terbaik adalah makanan dengan protein tinggi dan vitamin banyak, seperti sayuran segar, ikan segar, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan telur. Hindari mengonsumsi ikan asin, sosis, atau daging asap saat minum anggur, karena makanan asap seperti ini mengandung banyak pigmen dan nitrosamin, yang bereaksi dengan alkohol, tidak hanya merusak hati, tapi juga merusak selaput lendir mulut dan kerongkongan, bahkan dapat menyebabkan kanker.
|