1. Sup Baihe: 20-30 gram Baihe direbus menjadi sup atau dikukus matang, diminum setiap hari, dapat dikonsumsi secara terus-menerus. Fungsi: Melembabkan paru-paru, menghentikan batuk, menenangkan jiwa dan pikiran. Baihe mengandung senyawa seperti kolchisin yang memiliki efek pencegahan dan pengobatan artritis gout. 2. Mi Baihe: 20 gram Baihe dan 30 gram Cheqianzi direbus hingga mendapatkan sekitar 500 ml air, tambahkan satu sendok madu, aduk rata, minum setiap hari. Fungsi: Memperkuat paru-paru dan energi vital, memperkuat limpa dan ginjal, serta mengurangi retensi cairan. Cheqianzi membantu menghilangkan asam urat. Dapat mencegah serangan artritis gout. 3. Bubur Merahdan Yiren: 50 gram merahdan dan 50 gram yiren dimasak menjadi bubur, dikonsumsi setiap hari. Fungsi: Memperkuat limpa dan lambung, mengurangi kelembapan dan menghilangkan cairan. Membantu meningkatkan ekskresi asam urat. 4. Bubur Tuling Jingmi: 30 gram tuling dan 50 gram beras putih. Rebus tuling terlebih dahulu menjadi ramuan, lalu masukkan beras putih untuk membuat bubur encer, konsumsi setiap hari, dapat dikonsumsi secara rutin. Fungsi: Membersihkan panas dalam, menghilangkan kelembapan, melancarkan jaringan. Tuling dapat meningkatkan ekskresi asam urat dalam darah. 5. Mi Shancu: 5 gram shancu direbus menjadi air, tambahkan satu sendok madu, aduk rata, minum setiap hari. Fungsi: Menghilangkan racun, mengencerkan dahak, menghilangkan benjolan dan mengurangi pembengkakan. Shancu mengandung kolchisin dan komponen lain, cocok digunakan pada fase akut gout tipe lembap-panas. 6. Bubur Taoren: 15 gram taoren dan 150 gram beras putih. Taoren dihaluskan menjadi bubur, campur dengan air, saring ampas, lalu rebus bersama beras putih menjadi bubur, konsumsi setiap hari. Fungsi: Melancarkan peredaran darah, menghilangkan stasis darah, melancarkan jaringan dan mengurangi nyeri. Cocok untuk kasus gout dengan gejala stagnasi darah dan dahak. 7. Sup Lobak Berbumbu: 250 gram lobak dan 30 gram baizi ren. Lobak dicuci bersih, potong tipis, tumis dengan minyak nabati, lalu tambahkan baizi ren dan 500 ml air, rebus hingga matang, tambahkan garam secukupnya. Fungsi: Menenangkan jantung dan pikiran, menghilangkan kelembapan dan mengurangi retensi cairan. Konsumsi rutin dapat mencegah serangan gout. 8. Bubur Fangfeng Yiyiren: 10 gram fangfeng dan 30 gram yiyiren. Rebus hingga beras matang, konsumsi setiap hari selama seminggu. Fungsi: Membersihkan panas, menghilangkan angin dan menghilangkan kekakuan. Cocok untuk jenis gout dengan gejala kekakuan karena lembap-panas. 9. Bubur Shuyu Xiebai: 100 gram shanyao segar, 10 gram xiebai, 50 gram beras putih, 30 gram banxia, 30 gram huangqi, dan gula pasir secukupnya. Cuci beras bersih, tambahkan shanyao yang telah dipotong halus dan banxia, xiebai yang sudah dibersihkan, rebus bersama, tambahkan gula pasir sebelum dikonsumsi. Fungsi: Memperkuat qi, mengaktifkan energi yang positif, menghilangkan dahak dan menghilangkan kekakuan. Cocok untuk kasus gout akibat kelemahan limpa yang tidak bekerja optimal dan timbulnya dahak dalam tubuh. 10. Kue Baajie Lianzi Shanyao: 5 gram bubuk baajie, 100 gram bubuk lianzi, 200 gram shanyao segar, 5 gram serutan kulit jeruk, 200 gram daging kurma. Pertama, kupas dan potong shanyao, hancurkan daging kurma, campur dengan bubuk lianzi, bubuk baajie, serutan kulit jeruk, tambahkan air secukupnya, aduk rata, kukus menjadi kue sarapan pagi, konsumsi 50-100 gram per kali. Fungsi: Memperkuat qi, menghilangkan dahak, melancarkan jaringan. Cocok untuk kasus gout tipe qi limpa lemah.
|