Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / / / Pengobatan Anemia Pada Anak Secara Diferensiasi TCM
lainnya
Kesadaran Umum TCM
Anemia anak-anak sering terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 3 tahun karena kekurangan zat besi, karena zat utama untuk produksi darah adalah protein dan zat besi. Bayi baru lahir umumnya mendapatkan asupan protein cukup dari ASI, sehingga protein tidak akan kekurangan. Namun, zat besi dalam ASI sangat sedikit, dan beberapa zat besi dalam makanan bisa terganggu penyerapannya karena senyawa seperti oksalat, karbonat, dan fitat. Akibatnya, terjadi anemia defisiensi zat besi. Bayi baru lahir memiliki cadangan zat besi dari ibu, sehingga biasanya tidak mengalami anemia. Namun, seiring pertumbuhan bayi, cadangan zat besi ini biasanya habis dalam waktu sekitar 6 bulan, sehingga anak usia 6 bulan ke atas rentan mengalami anemia. Pada periode ini, pertumbuhan bayi sangat cepat, hingga usia 1 tahun berat badannya menjadi 3 kali berat lahir, kapasitas pembawa oksigen dalam darah meningkat 2 kali lipat, sehingga butuh lebih banyak zat besi untuk sintesis hemoglobin. Bagaimana cara mengisi zat besi ini?
Pemberian makan yang tepat adalah cara penting untuk memastikan anak mendapatkan zat besi dan nutrisi yang cukup, serta mencegah anemia defisiensi zat besi. Yang dimaksud “tepat” di sini adalah mengatur makanan sesuai usia anak, memilih makanan yang sesuai. Misalnya, bayi usia 6 bulan harus mulai diberi makanan pendamping, untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan, bisa menggunakan kuning telur ayam, daging cincang, jus sayur, jus buah, bubur sayur, bubur hati sapi, dll. Dengan begitu, anemia defisiensi zat besi dapat dicegah secara efektif.
Jika anak sudah terkena anemia defisiensi zat besi, akan muncul gejala seperti mudah lelah, lesu, gelisah, nafsu makan menurun, perut kembung, diare, malnutrisi, dan mudah terkena infeksi. Hal ini sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika hasil tes laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin di bawah 11g/dL, maka sudah termasuk anemia, harus segera diobati dan diperbaiki. Dalam perspektif TCM, fungsi limpa dan lambung anak-anak masih lemah, makan terlalu banyak akan merusak lambung, makan terlalu sedikit akan merusak limpa, sehingga zat nutrisi tidak bisa diubah menjadi darah dan cairan tubuh, menyebabkan anemia. Selain itu, bahkan jika makan cukup, jika fungsi pencernaan dan penyerapan limpa dan lambung sangat lemah, juga bisa menyebabkan anemia. Oleh karena itu, TCM menyarankan pengobatan anemia defisiensi zat besi pada anak dengan metode memperkuat limpa, memperkuat qi, dan mengisi darah. Obat siap pakai yang dapat digunakan antara lain: Xiao'er Jianpi Wan, Qi Pi Jiu, Jianpi Xiaoshi Wan. Untuk ramuan herbal, dapat digunakan resep empiris:
Radix Codonopsis 10g, Radix Poriae 10g, Radix Atractylodis Macrocephalae 10g, Radix Astragali 10g
Radix Angelicae Sinensis 10g, Radix Paeoniae Rubra 10g, Radix Polygoni Multiflori 10g, Colla Corii Asini 10g
Fructus Dolichos Lablab 10g, Radix Dioscoreae 10g
Rebus air, minum 2 kali sehari, 100ml tiap kali.
Dapat juga digunakan:
Radix Angelicae Sinensis 10g, Radix Astragali 10g, Fructus Crataegi 10g, Shenqu 10g
Radix Hordei Germinatus 10g, Citrus Peel 10g, Herba Spinae 10g, Carthamus 5g
Chicken Gizzard Membrane 10g, Radix Rehmanniae 10g, Fructus Lycii 10g, Radix Polygoni Multiflori 10g
Radix Ginseng 10g, Radix Atractylodis Macrocephalae 10g, Radix Dioscoreae 10g, 20 biji Jujube
Madu 50g
Rebus 3 kali, saring ampas, konsentrasikan menjadi 200ml. Tambahkan madu, aduk rata. Minum 3 kali sehari, 10–20ml tiap kali. Metode ini sederhana, mudah dilakukan, anak mudah menerima, dan efeknya terpercaya.
Selain pengobatan obat, juga dapat menggunakan metode makanan. Karena banyak obat TCM yang memiliki efek tonik juga merupakan makanan, yang dikenal sebagai “obat dan makanan berasal dari sumber yang sama”. Bisa dibuat menu bergizi dari bahan seperti: Job's tears, Radix Dioscoreae, Jujube, Kacang tanah, Lotus seed, Black sesame, Red adzuki bean, Longan flesh, Madu, dll.
1. Beras ketan 300g, Job’s tears 50g, Jujube 20 biji, Lotus seed 20g, Radix Dioscoreae 30g, Fructus Dolichos Lablab 30g, rebus hingga lembut, makan bubur.
2. Jamur hitam 3g, Jujube 30g, rebus hingga matang, tambahkan sedikit gula merah.
3. Jamur hitam 25g, daging sapi 100g, rebus dengan air, tambahkan garam, makan daging dan minum sup.
4. Longan flesh 10g, kacang tanah 12g, Job’s tears 30g, Jujube 10g, rebus dan minum air rebusan.
Metode di atas dapat membantu pengobatan anemia defisiensi zat besi pada anak.
Dalam kehidupan sehari-hari, saat menambahkan makanan pendamping untuk anak, perlu diperhatikan untuk menambahkan makanan yang kaya zat besi dan mudah diserap, seperti hati hewan, daging tanpa lemak, ikan, kuning telur, dll. Selain itu, tambahkan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, jeruk mandarin, tomat, kiwi, yang dapat membantu penyerapan zat besi. Juga disarankan menggunakan peralatan masak dari besi seperti wajan besi, spatula besi untuk memasak makanan, yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Selain itu, banyak penyakit pada masa anak-anak seperti gangguan pencernaan, diare kronis, infeksi cacing usus, tuberkulosis, dll., dapat menyebabkan anemia. Oleh karena itu, pengobatan penyakit-penyakit ini secara tepat juga merupakan langkah pencegahan anemia pada anak.
Sebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Pengobatan Anemia Pada Anak Secara Diferensiasi TCM
lainnya
Kesadaran Umum TCM
Anemia anak-anak sering terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 3 tahun karena kekurangan zat besi, karena zat utama untuk produksi darah adalah protein dan zat besi. Bayi baru lahir umumnya mendapatkan asupan protein cukup dari ASI, sehingga protein tidak akan kekurangan. Namun, zat besi dalam ASI sangat sedikit, dan beberapa zat besi dalam makanan bisa terganggu penyerapannya karena senyawa seperti oksalat, karbonat, dan fitat. Akibatnya, terjadi anemia defisiensi zat besi. Bayi baru lahir memiliki cadangan zat besi dari ibu, sehingga biasanya tidak mengalami anemia. Namun, seiring pertumbuhan bayi, cadangan zat besi ini biasanya habis dalam waktu sekitar 6 bulan, sehingga anak usia 6 bulan ke atas rentan mengalami anemia. Pada periode ini, pertumbuhan bayi sangat cepat, hingga usia 1 tahun berat badannya menjadi 3 kali berat lahir, kapasitas pembawa oksigen dalam darah meningkat 2 kali lipat, sehingga butuh lebih banyak zat besi untuk sintesis hemoglobin. Bagaimana cara mengisi zat besi ini?
Pemberian makan yang tepat adalah cara penting untuk memastikan anak mendapatkan zat besi dan nutrisi yang cukup, serta mencegah anemia defisiensi zat besi. Yang dimaksud “tepat” di sini adalah mengatur makanan sesuai usia anak, memilih makanan yang sesuai. Misalnya, bayi usia 6 bulan harus mulai diberi makanan pendamping, untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan, bisa menggunakan kuning telur ayam, daging cincang, jus sayur, jus buah, bubur sayur, bubur hati sapi, dll. Dengan begitu, anemia defisiensi zat besi dapat dicegah secara efektif.
Jika anak sudah terkena anemia defisiensi zat besi, akan muncul gejala seperti mudah lelah, lesu, gelisah, nafsu makan menurun, perut kembung, diare, malnutrisi, dan mudah terkena infeksi. Hal ini sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika hasil tes laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin di bawah 11g/dL, maka sudah termasuk anemia, harus segera diobati dan diperbaiki. Dalam perspektif TCM, fungsi limpa dan lambung anak-anak masih lemah, makan terlalu banyak akan merusak lambung, makan terlalu sedikit akan merusak limpa, sehingga zat nutrisi tidak bisa diubah menjadi darah dan cairan tubuh, menyebabkan anemia. Selain itu, bahkan jika makan cukup, jika fungsi pencernaan dan penyerapan limpa dan lambung sangat lemah, juga bisa menyebabkan anemia. Oleh karena itu, TCM menyarankan pengobatan anemia defisiensi zat besi pada anak dengan metode memperkuat limpa, memperkuat qi, dan mengisi darah. Obat siap pakai yang dapat digunakan antara lain: Xiao'er Jianpi Wan, Qi Pi Jiu, Jianpi Xiaoshi Wan. Untuk ramuan herbal, dapat digunakan resep empiris:
Radix Codonopsis 10g, Radix Poriae 10g, Radix Atractylodis Macrocephalae 10g, Radix Astragali 10g
Radix Angelicae Sinensis 10g, Radix Paeoniae Rubra 10g, Radix Polygoni Multiflori 10g, Colla Corii Asini 10g
Fructus Dolichos Lablab 10g, Radix Dioscoreae 10g
Rebus air, minum 2 kali sehari, 100ml tiap kali.
Dapat juga digunakan:
Radix Angelicae Sinensis 10g, Radix Astragali 10g, Fructus Crataegi 10g, Shenqu 10g
Radix Hordei Germinatus 10g, Citrus Peel 10g, Herba Spinae 10g, Carthamus 5g
Chicken Gizzard Membrane 10g, Radix Rehmanniae 10g, Fructus Lycii 10g, Radix Polygoni Multiflori 10g
Radix Ginseng 10g, Radix Atractylodis Macrocephalae 10g, Radix Dioscoreae 10g, 20 biji Jujube
Madu 50g
Rebus 3 kali, saring ampas, konsentrasikan menjadi 200ml. Tambahkan madu, aduk rata. Minum 3 kali sehari, 10–20ml tiap kali. Metode ini sederhana, mudah dilakukan, anak mudah menerima, dan efeknya terpercaya.
Selain pengobatan obat, juga dapat menggunakan metode makanan. Karena banyak obat TCM yang memiliki efek tonik juga merupakan makanan, yang dikenal sebagai “obat dan makanan berasal dari sumber yang sama”. Bisa dibuat menu bergizi dari bahan seperti: Job's tears, Radix Dioscoreae, Jujube, Kacang tanah, Lotus seed, Black sesame, Red adzuki bean, Longan flesh, Madu, dll.
1. Beras ketan 300g, Job’s tears 50g, Jujube 20 biji, Lotus seed 20g, Radix Dioscoreae 30g, Fructus Dolichos Lablab 30g, rebus hingga lembut, makan bubur.
2. Jamur hitam 3g, Jujube 30g, rebus hingga matang, tambahkan sedikit gula merah.
3. Jamur hitam 25g, daging sapi 100g, rebus dengan air, tambahkan garam, makan daging dan minum sup.
4. Longan flesh 10g, kacang tanah 12g, Job’s tears 30g, Jujube 10g, rebus dan minum air rebusan.
Metode di atas dapat membantu pengobatan anemia defisiensi zat besi pada anak.
Dalam kehidupan sehari-hari, saat menambahkan makanan pendamping untuk anak, perlu diperhatikan untuk menambahkan makanan yang kaya zat besi dan mudah diserap, seperti hati hewan, daging tanpa lemak, ikan, kuning telur, dll. Selain itu, tambahkan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, jeruk mandarin, tomat, kiwi, yang dapat membantu penyerapan zat besi. Juga disarankan menggunakan peralatan masak dari besi seperti wajan besi, spatula besi untuk memasak makanan, yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Selain itu, banyak penyakit pada masa anak-anak seperti gangguan pencernaan, diare kronis, infeksi cacing usus, tuberkulosis, dll., dapat menyebabkan anemia. Oleh karena itu, pengobatan penyakit-penyakit ini secara tepat juga merupakan langkah pencegahan anemia pada anak.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]