Di rak produk ikan beku supermarket, berbagai jenis ikan tersedia sepanjang tahun, dan orang-orang biasanya memilih berdasarkan selera dan preferensi pribadi, namun ada prinsip penting yang sering dilupakan: ikan memiliki musim tertentu. Profesor Wang Cunxin dari Lembaga Ikan Laut Akademi Sains Tiongkok mengatakan bahwa ikan yang mendekati masa pemijahan adalah yang paling enak dimakan. Saat ini adalah masa pemijahan ikan kuning besar, ikan kuning kecil, ikan tuna, ikan bunglon, salmon, dan ikan dorado, sehingga ikan-ikan ini paling cocok dikonsumsi di musim panas. Profesor Wang menjelaskan bahwa setiap jenis ikan memiliki masa pemijahan yang berbeda, tersebar di musim yang berbeda. Ikan yang mendekati masa pemijahan menyimpan banyak lemak dan nutrisi dalam tubuh, tubuhnya gemuk dan padat, sehingga rasanya paling segar dan manis. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kandungan zat rasa umami—glutamat. Setelah masa pemijahan, ikan menjadi kurus, dan kandungan protein maupun lemak serta nutrisi lainnya jauh lebih rendah dibanding sebelumnya. Ia menyatakan bahwa di antara ikan yang cocok dimakan di musim panas, ikan kuning sangat kaya nutrisi. Dalam daging ikan segar terdapat kandungan protein tinggi serta mineral seperti kalsium, fosfor, besi, yodium. Daging ikan kuning lunak dan mudah dicerna. Karena daging ikan kuning berbentuk seperti bawang putih, tidak memiliki tulang kecil, sangat cocok untuk lansia, anak-anak, dan orang yang baru sembuh dari sakit. Ikan tuna memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding ikan kuning besar, ikan tongkol, dan ikan kakap, termasuk jenis ikan tinggi protein dan rendah lemak, sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan remaja, serta membantu meningkatkan kecerdasan. Salmon dan ikan dorado adalah jenis ikan yang berasal dari Eropa. Salmon mengandung asam lemak tak jenuh yang melimpah, vitamin dan mineral tinggi, merupakan ikan paling sehat di dunia; konsumsi rutin dapat secara efektif menurunkan risiko hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung. Ikan dorado memiliki kandungan kolagen tinggi, memiliki efek pelembut kulit dan kecantikan, serta membantu memperkuat ginjal dan otak, meningkatkan daya tahan tubuh. Profesor Wang menekankan bahwa selain ikan laut yang sedang masa pemijahan, sebagian besar ikan air tawar dapat dikonsumsi di musim panas karena tidak memiliki musim pemijahan yang jelas seperti ikan laut. Selain itu, ikan dari wilayah utara memiliki tekstur daging lebih tebal dan kandungan lemak lebih tinggi, sehingga nilai gizinya lebih tinggi. Ia memperingatkan bahwa meskipun pasar saat ini banyak ikan beku, dari segi nilai gizi dan keamanan konsumsi, ikan segar lebih baik dikonsumsi di musim panas. Terutama ikan laut berwarna biru kehitaman seperti ikan bambu, tuna, ikan sarden, ikan herring, dan ikan sungai seperti ikan mas, mengandung histidin yang cukup tinggi. Di musim panas suhu panas, jika disimpan tidak tepat, ikan-ikan ini mudah rusak dan cepat berkembang biak bakteri, menyebabkan histidin kehilangan karboksil menjadi histamin—zat beracun yang dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi.
|