Bubur Daun Teratai dan Poria Daun teratai 1 lembar (kering atau segar boleh), Poria 50 gram, beras 100 gram. Rebus daun teratai terlebih dahulu, saring ampasnya, kemudian tambahkan Poria dan beras, rebus menjadi bubur, minum dua kali sehari (pagi dan sore). Cocok untuk gejala kepala berat, dada sesak, urine kuning, diare karena panas dan kelembapan akibat cuaca panas. Juga bermanfaat untuk hipertensi, penyakit jantung koroner, obesitas, dan kelemahan saraf. Bubur Kacang Hijau Bubur kacang hijau adalah bubur paling umum yang dibuat di kalangan masyarakat musim panas. Fungsinya adalah menyejukkan panas, menghilangkan racun, menyejukkan tubuh dan menghasilkan cairan tubuh. Dapat mencegah heatstroke, serta memiliki efek terhadap bisul. Bubur Chrysanthemum: masukkan beras 150 gram ke dalam panci, rebus hingga 7/10 matang, tambahkan bubuk bunga chrysanthemum, rebus dengan api kecil sebentar. Setelah bubur menjadi kental, matikan api, tutup rapat, dinginkan sedikit, baru bisa dikonsumsi. Fungsi: menyejukkan angin, menenangkan hati, memperjelas penglihatan. Tidak hanya mencegah heatstroke, tetapi juga menyeimbangkan hati dan memperjelas mata, sangat cocok bagi penderita penyakit jantung koroner dan hipertensi. Bubur Job’s Tears dan Kacang Polong Job’s Tears 50 gram, kacang polong goreng 50 gram, beras 100 gram. Rebus bersama menjadi bubur, minum dua kali sehari (pagi dan sore). Fungsi: memperkuat limpa dan lambung, menyejukkan panas, menghilangkan haus. Cocok sebagai bubur obat musim panas ideal bagi orang tua dengan limpa dan lambung lemah.
|