Resep Tradisional
BerandaResep TradisionalResep Herbal Tiongkok Tambahkan ke bookmark

Akses Cepat

Berikut adalah tautan cepat untuk gejala umum:

Pemberitahuan Penting: Resep di situs ini hanya untuk referensi. Harap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
7000+
Jumlah Total Resep
9
Bahasa yang Didukung
10
Kategori
24/7
Aksesibilitas
Pencarian Resep Tradisional Tiongkok
Cari resep:
Kategori resep:: Penyakit Dalam Bedah Tumor Kulit THT Kandungan Andrologi Anak Kesehatan Anggur Obat Lainnya

Resep Tradisional / Obat Tumbuhan / / Kecap Kedelai: Dengan Anggur untuk Mengobati Angin, Dengan Bawang Putih untuk Menghentikan PendarahanSebelumnya Lihat Semua Selanjutnya

Kecap Kedelai: Dengan Anggur untuk Mengobati Angin, Dengan Bawang Putih untuk Menghentikan Pendarahan

Kecap kedelai adalah makanan tradisional Tiongkok, mirip dengan saus kedelai, merupakan bahan penyedap yang tak tergantikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain digunakan untuk memasak sayuran, ikan, daging merah, juga bisa dimasak sendiri atau dikukus, bahkan bisa direbus dengan air panas untuk menghasilkan jus yang bisa menggantikan saus kedelai.
Kecap kedelai dibuat dari kedelai hitam atau kedelai kuning, melalui proses mencuci, mengukus, mendinginkan, fermentasi di dalam tong, pengasinan, lalu dikeringkan. Berdasarkan jumlah garam, dibagi menjadi dua jenis: asin dan tidak terlalu asin. Diketahui bahwa kecap kedelai dulunya disebut "You Ji", karena zaman dahulu kedelai disebut "Shu", dan "You Ji" berarti merebus kedelai, kemudian mengasingkannya untuk difermentasi. Pada zaman Dinasti Qin, nama tersebut diubah menjadi "Dou Chi", dan nama ini masih digunakan hingga kini.
Kecap kedelai sangat disukai karena rasanya enak dan lezat, selain itu juga kaya nutrisi, mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, kobalt, selenium, molibdenum, thiamin, riboflavin, nikotinamida, dan unsur mikro lainnya. Bukti percobaan menunjukkan bahwa nutrisi kecap kedelai hampir setara dengan daging sapi, protein kecap kedelai mencapai 39,3%, sedangkan daging sapi hanya 22,7%; lemak kecap kedelai 8,2%, sedangkan daging sapi 4,9%
Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan kobalt dalam kecap kedelai 40 kali lebih tinggi dari gandum, memiliki efek baik dalam mencegah penyakit jantung koroner; kandungan molibdenum 50 kali lebih tinggi dari gandum, kandungan selenium lebih tinggi dari makanan kaya selenium seperti bawang putih dan bawang bombai, sementara kobalt dan selenium memiliki efek kuat dalam mencegah kanker. Kecap kedelai juga mengandung hormon urin yang dapat melarutkan trombus, sangat efektif dalam mencegah pembentukan trombus otak, serta sangat efektif dalam meningkatkan aliran darah otak dan mencegah demensia penuaan.
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kecap kedelai sering digunakan untuk mengobati dahak banyak, dada sesak, muntah, gangguan pencernaan, daya ingat menurun, dan mabuk.
Dokter Li Shizhen dari zaman Ming menganalisis: "Kedelai hitam bersifat netral, tetapi ketika dibuat menjadi kecap maka bersifat hangat, karena melalui proses pemanasan dan fermentasi, sehingga bisa naik dan menyebar. Dengan bawang daun bisa mengeluarkan keringat, dengan garam bisa menyebabkan muntah, dengan anggur bisa mengobati angin, dengan bawang putih bisa menghentikan pendarahan, digoreng matang bisa menghentikan keringat, sama seperti efek batang ramuan Ma Huang." Ilmu kedokteran modern menyatakan bahwa kecap kedelai memiliki fungsi menyelesaikan gejala luar, membersihkan panas, menyebar ruam, dan menghilangkan racun, cocok untuk gejala kepala pusing akibat angin panas, dada sesak, muntah, dahak banyak, dan gelisah.

Cara Menggunakan Situs

  1. Masukkan nama penyakit atau gejala di kotak pencarian
  2. Klik tombol pencarian untuk menemukan resep terkait
  3. Jelajahi hasil pencarian, klik resep yang menarik
  4. Baca dengan teliti penjelasan detail dan cara penggunaan resep
  5. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan

Pencarian Populer Minggu Ini

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan hubungi kami

Email: [email protected]