Menjaga napas adalah aspek penting dalam metode hidup sehat. Tidak memiliki keinginan berlebihan akan membantu memelihara energi dasar, yang merupakan dasar kehidupan. Manusia harus memiliki tujuan, tetapi tidak boleh menginginkan terlalu banyak. Menginginkan terlalu banyak tanpa dapat memperolehnya akan menyebabkan hambatan energi dan merusak tubuh. Di era masyarakat konsumerisme, peluang semakin banyak, namun faktor kesempatan dan keberuntungan tidak selalu seimbang. Seseorang harus mencari apa yang bisa dicapai, melepaskan apa yang tidak bisa dicapai, sehingga hati tenang dan puas, serta memelihara energi dasar, agar tercapai kondisi "energi positif kuat, penyakit tidak bisa masuk". Orang yang memiliki keinginan sangat kuat akan merusak energi dasar, sehingga kesehatan menjadi tidak mungkin dibicarakan. Melebarkan lambung untuk menjaga energi Tubuh manusia bergantung pada lambung dan usus untuk mencerna dan menyerap nutrisi, sehingga penting untuk melebarkan lambung demi menjaga energi. Makanan sebaiknya ringan, jangan terlalu kenyang, dan perlu kombinasi seimbang antara makanan nabati dan hewani, kasar dan halus. Makan tanpa batas dan minum alkohol atau merokok secara berlebihan akan menyebabkan kurangnya energi lambung dan kelemahan darah serta energi. Selain itu, emosi tertekan dan sering bersedih dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, bertentangan dengan prinsip "melebarkan lambung dan menjaga energi". Jiwa tenang dan napas seimbang Dalam tradisi medis Tiongkok, kemarahan berlebihan merusak paru-paru dan menyebabkan pembengkakan darah, kegembiraan berlebihan menyebabkan dispersi energi dan darah, sedangkan pikiran berlebihan melemahkan lambung dan usus. Di zaman modern ini, persaingan semakin ketat, maka lebih penting untuk menghindari jiwa yang tergesa-gesa. Harus belajar menahan diri, menghilangkan stres sendiri, melupakan urusan kepentingan dan dendam, serta mengelola hubungan sosial dengan baik. Yang menekan pikiran negatif akan mendapatkan seribu keberuntungan, sementara yang terus memikirkan hal buruk akan mengalami seribu malapetaka; jiwa tenang dan napas seimbang dapat menyeimbangkan yin dan yang, menyesuaikan denyut nadi, serta mencegah penyakit dan memperpanjang umur. Berteriak panjang untuk membuka energi Ini adalah metode latihan penting dari orang-orang kuno. Saat berteriak panjang, terjadi pijatan dan rangsangan pada saluran pernapasan, tenggorokan, dada, dan perut, yang terbukti oleh kehidupan panjang para penyanyi. Setelah makan atau saat santai di sore hari, berjalan-jalan santai, membaca puisi favorit dengan lembut, menyanyikan opera Beijing, atau bernyanyi dengan suara keras, semua itu dapat menyegarkan suasana hati, menghilangkan pikiran kotor, dan mencapai kondisi "tanpa batas antara diri dan dunia". Diam untuk mengalirkan energi Setiap hari, jika dapat menjaga pikiran tetap tenang selama setengah jam hingga satu jam di siang hari, maka potensi sel otak dapat digunakan secara maksimal, mengkoordinasikan fungsi fisiologis dan emosional, serta mengurangi pengeluaran energi panas. Pikiran yang tenang membuat otot lebih mudah rileks, aliran darah dan energi menjadi lancar, mencapai kondisi "jiwa tenang, pikiran damai, tua tapi tak rontok". Melihat hijau setiap hari sangat bermanfaat bagi kesehatan
|