Tahun-tahun belakangan ini, banyak orang menggunakan jamu reishi untuk menjaga kesehatan dan memperpanjang usia, namun ada banyak jenis reishi, sehingga banyak orang tua tidak tahu jenis reishi mana yang paling baik untuk dipilih? Saat ini, dunia memiliki 104 spesies reishi, sedangkan Tiongkok memiliki 84 spesies, namun hanya sekitar 10 spesies yang digunakan sebagai obat. Dalam karya farmakope kuno Tiongkok seperti *Shen Nong Ben Cao Jing*, reishi dibagi berdasarkan warna menjadi "Enam Reishi" (ada juga versi "Lima Reishi", tanpa Reishi Biru), yaitu: Chì Zhī (Dān Zhī), Huáng Zhī (Jīn Zhī), Bái Zhī (Yù Zhī), Hēi Zhī (Xuán Zhī), Zǐ Zhī (Mù Zhī), Qīng Zhī (Lóng Zhī). Namun menurut klasifikasi biologi modern, sangat sulit untuk mencocokkan semua spesies dalam keluarga reishi dengan "Enam Reishi" tersebut. Relatif, hanya Chì Zhī dan Zǐ Zhī yang dapat dipastikan secara ilmiah, dan saat ini dua jenis ini yang paling banyak digunakan serta dibiakkan secara massal. Kedua jenis ini memiliki efek umum sebagai pengobatan: menguatkan qi, mengisi kekurangan, meningkatkan kecerdasan, dan menenangkan jiwa. Inilah alasan mengapa reishi dianggap sebagai obat untuk memperpanjang usia dan memperkuat tubuh. Saat ini, penelitian telah membuktikan bahwa reishi memiliki efek farmakologis seperti meningkatkan fungsi imun, anti-kanker, dan perlindungan hati, yang mencerminkan sifat "memperkuat vitalitas dan mengisi kekurangan" dari reishi. Karena reishi liar sangat sulit ditemukan (reishi liar tidak selalu lebih baik dari yang dibudidayakan), saat ini mayoritas reishi medis yang digunakan adalah hasil budidaya manusia. Kualitas reishi dipengaruhi oleh kualitas bibit, lingkungan pertumbuhan (seperti suhu, kelembapan, cahaya, ventilasi), serta waktu panen. Jika panen dilakukan terlambat, reishi bisa mengalami lignifikasi, sehingga kualitas dan efeknya menurun. Ada yang berpendapat bahwa Reishi Emas dan Reishi Ungu adalah varietas terbaik dalam keluarga reishi. Namun setelah meneliti literatur terkait, belum ditemukan bukti yang jelas dan andal tentang hal ini. Bagi orang tua yang ingin menjaga kesehatan, menggunakan Reishi Merah dan Reishi Ungu biasa saja sudah cukup. Karakteristik Reishi Merah: umbi berbentuk ginjal, setengah bulat atau hampir bulat, permukaan tutup jamur berwarna kuning coklat atau merah coklat, berkilau seperti cat, tangkai jamur halus, sama warna atau lebih gelap dari tutup jamur. Karakteristik Reishi Ungu: umbi berwarna coklat atau hitam ungu hingga hampir hitam, daging jamur berwarna coklat seragam hingga coklat kemerahan, sporanya lebih besar dari Reishi Merah biasa. Secara umum, pilihlah reishi dengan tutup jamur besar, tangkai panjang, tekstur padat, dan berkilau seperti cat. Hindari yang terdapat lubang cacing, busuk, atau bagian dalam kosong.
|