Manusia semua ingin kulit mereka lembut, sel-sel halus dan elastis. Namun, ada beberapa orang yang kulitnya tidak memuaskan, tampak kasar dan kurang bercahaya. Analisis penyebabnya, di satu pihak terkait faktor genetik dan pengaruh penyakit, di pihak lain berkaitan dengan nutrisi dan perawatan setelah lahir. Vitamin adalah nutrien penting yang diperlukan untuk fungsi tubuh normal, merupakan senyawa organik molekul rendah yang erat kaitannya dengan metabolisme tubuh, dan merupakan komponen penting enzim yang mengatur proses metabolisme zat. Walaupun kebutuhan tubuh terhadap vitamin sangat kecil, fungsinya sangat besar. Apabila pasokan vitamin dalam tubuh tidak mencukupi, dapat menyebabkan gangguan metabolisme, akibatnya fungsi kulit juga terganggu. Vitamin dibagi kepada dua jenis utama: vitamin larut lemak (seperti vitamin A, D, E, K) dan vitamin larut air (seperti kelompok vitamin B, vitamin C, vitamin P- asam folat). Setiap jenis vitamin memiliki fungsi unik dalam kecantikan dan perawatan kulit. Vitamin A: Mempertahankan fungsi sel kulit, membuat kulit lembut dan halus, mencegah keriput dan menghilangkan keriput. Kurangnya vitamin A dapat menurunkan fungsi sel epitel, menyebabkan elastisitas kulit menurun, kulit kering, kasar, dan kehilangan cahaya. Makanan yang kaya vitamin A termasuk hati hewan, krim, mentega, wortel, ubi jalar, sayuran hijau, kasturi, tomat. Kelompok vitamin B: Vitamin B1 membantu meningkatkan fungsi usus, merangsang nafsu makan, membantu pencernaan, menghilangkan keletihan, mencegah obesiti, melembapkan kulit dan mencegah penuaan kulit. Makanan kaya vitamin B1 termasuk daging tanpa lemak, kacang peanut, seledri, brokoli, jamur shiitake, biji-bijian kasar, bawang, bawang putih, dan daun bawang. Vitamin B2 membantu menjaga kecantikan kulit, mengurangi kedalaman kerutan, menghilangkan bintik kulit dan mencegah neuritis perifer. Kelemahan vitamin B2 dapat menyebabkan kulit kasar, pembentukan kerutan, serta mudah terkena dermatitis seboroik, radang mulut, radang bibir, jerawat, rambut putih, vitiligo, dan alopecia areata. Makanan yang kaya vitamin B2 termasuk telur bebek, telur burung pipit, keju kering, hati lembu, ikan belida, daging asap, susu bebas lemak, dan ikan lumpur; makanan ini harus dikonsumsi secara rutin. Vitamin B6 membantu metabolisme lemak dalam tubuh, melembapkan kulit; vitamin B12 membantu metabolisme kulit, melancarkan sirkulasi darah, sehingga disebut "vitamin kecantikan". Makanan yang mengandung vitamin B12 antara lain organ hewan, ikan, kerang, tauhu bau, tahu kecap. Vitamin C: Memecah melanin dalam kulit, mencegah pigmentasi, mencegah timbulnya flek kuning, flek matahari, menjaga kulit tetap putih dan halus, serta membantu penyembuhan luka, memperkuat pembuluh darah dan tulang. Oleh itu, perlu banyak mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C seperti buah arbei, kurma segar, lemon, jeruk, kiwi, mangga, limau, stroberi, tomat, sawi putih, sawi hijau, brokoli. Makanan-makanan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh, tetapi juga mengandung banyak air, menjadi produk pelindung kulit terbaik. Selain itu, sayur dan buah segar juga sumber vitamin C, baik untuk mengatur sirkulasi darah, mempercepat metabolisme tubuh, melindungi sel kulit dan elastisitas kulit. Vitamin D: Membantu metabolisme kulit, meningkatkan ketahanan terhadap eksim dan bisul, serta membantu pertumbuhan tulang dan perkembangan gigi. Pengambilan vitamin D dapat menghambat pembentukan ruam kulit, digunakan untuk rawatan psoriasis, alopecia areata, tuberkulosis kulit. Apabila tubuh kekurangan vitamin D, kulit mudah menjadi terluka. Vitamin D boleh didapat dari makanan, tetapi sebahagian besar dihasilkan melalui paparan sinar ultraviolet pada kulit. Cara paling mudah untuk menambahnya adalah mengambil suplemen minyak hati ikan. Namun, kerana minyak hati ikan mengandungi vitamin A dan D bersama, pengambilan berlebihan boleh menyebabkan keracunan, oleh itu lebih baik diambil di bawah petunjuk doktor. Makanan kaya vitamin D termasuk hati ikan laut seperti ikan kod, ikan sole, salmon, ikan sardin, hati haiwan darat, telur, susu. Vitamin E: Peranan vitamin E dalam kecantikan dan perawatan kulit tidak boleh diabaikan kerana pengoksidaan lipid kulit merupakan salah satu punca utama penuaan kulit, manakala vitamin E mempunyai sifat antioksidan yang melindungi lipid kulit, protein membran sel, dan kelembapan kulit. Ia juga membantu regenerasi sel tubuh, menunda proses penuaan sel. Selain itu, vitamin E membantu penyerapan vitamin A dalam tubuh, bekerja secara sinergi dengan vitamin C untuk melindungi kesihatan kulit, mengurangkan risiko infeksi kulit, memberi nutrisi kepada serat kolagen dan elastin kulit, memperbaiki dan mengekalkan elastisitas kulit, meningkatkan sirkulasi darah dalam kulit agar mendapat nutrisi dan kelembapan yang mencukupi, menjaga kelembutan dan kilauan kulit, serta menghalang pembentukan bintik pigmentasi dan bintik tua, mengurangkan kerutan wajah dan membuat kulit lebih putih, mencegah jerawat. Oleh itu, untuk mengekalkan kecantikan kulit dan menunda penuaan, perlu banyak mengambil makanan yang kaya vitamin E seperti minyak kacang polong, biji bunga matahari, minyak biji wijen, kuning telur, walnut, biji bunga matahari, kacang peanut, biji wijen, daun selada, kulit jeruk, daging tanpa lemak, susu. Secara amnya, pengambilan vitamin yang mencukupi setiap hari sangat bermanfaat bagi kesihatan tubuh dan kecantikan kulit.
|